"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Tujuh Taman di Solo Jateng, Ideal untuk Wisata Keluarga, Termasuk Pracima dan Balekambang

Taman-Taman di Solo yang Cocok untuk Wisata Keluarga

Kota Surakarta, atau lebih dikenal dengan nama Solo, tidak hanya terkenal dengan budaya dan kulinernya. Kota ini juga memiliki beragam taman kota yang asri dan ramah keluarga. Taman-taman ini menjadi pilihan ideal bagi warga maupun wisatawan yang ingin bersantai, bermain, atau menghabiskan waktu berkualitas bersama orang tercinta. Mulai dari konsep budaya hingga edukasi, setiap taman menawarkan pengalaman unik yang tidak bisa dilewatkan.

Berikut adalah tujuh taman di Solo yang cocok dikunjungi bersama keluarga:

1. Taman Pracima: Pusat Budaya dan Kuliner Pura Mangkunegaran



Taman Pracima baru saja diresmikan pada 21 Januari 2023. Berada di kompleks Pura Mangkunegaran, taman ini dirancang sebagai wadah kebudayaan sekaligus destinasi kuliner. Pengunjung dapat menikmati menu khas istana seperti dendeng age, brubus, dan garang asem. Suasana taman yang tertata rapi dan arsitektur Pura Mangkunegaran membuat pengunjung seolah dibawa ke masa lampau, merasakan nuansa kerajaan.

2. Taman Balekambang: Seabad Pesona Kerajaan



Taman Balekambang berdiri sejak 1921 dan awalnya hanya diperuntukkan bagi keluarga kerajaan Mangkunegara. Kini, taman ini tetap memukau meski usianya sudah lebih dari satu abad. Terletak di Jalan Balekambang, Manahan, taman ini memiliki kolam dengan dua patung putri kerajaan, Gusti Raden Ayu Partinah dan Gusti Raden Ayu Partini. Meski gratis untuk masuk, pengunjung bisa menikmati wahana seperti becak air dengan biaya tambahan. Lingkungan hijau dan rimbunnya pepohonan menjadikan Taman Balekambang cocok untuk foto dan bersantai.

3. Taman Bendung Tirtonadi: Jembatan Kaca di Pinggir Sungai

Taman Bendung Tirtonadi yang diresmikan pada 2019 menawarkan konsep yang modern dan unik. Terletak tepat di depan Terminal Bus Tirtonadi, taman ini menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi penumpang maupun warga sekitar. Ikon taman adalah jembatan kaca yang membentang di atas Sungai Pepe, lengkap dengan atap biru yang estetik. Jalur pedestrian di pinggir sungai dan area hijau membuat pengunjung betah berjalan-jalan atau duduk santai menikmati pemandangan air.

4. Taman Cerdas Soekarno-Hatta: Edukasi dan Rekreasi dalam Satu Lahan

Terletak di utara kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) dan belakang Solo Technopark, Taman Cerdas Soekarno-Hatta atau Taman Cerdas Jebres, seluas 3,5 hektar ini menawarkan beragam fasilitas edukatif. Ada gazebo, arena bermain anak, ruang serbaguna, perpustakaan, ruang IT, teater terbuka, ruang audio visual, radio anak, dan ruang gamelan. Ikon taman berupa relief tokoh proklamator Soekarno-Hatta, bapak pendidikan Ki Hajar Dewantara, dinosaurus, serta enam patung tokoh pewayangan: Kresna, Bima, Gatotkaca, Rama, Shinta, dan Hanoman. Pengunjung hanya perlu membayar retribusi parkir Rp2.000 untuk sepeda motor, sedangkan semua fasilitas bisa diakses gratis.

5. Taman Sunan Jogo Kali: Menyusuri Bengawan dengan Kapal Naga

Taman Sunan Jogo Kali di Kelurahan Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, menawarkan pengalaman berbeda. Primadonanya adalah wahana kapal naga yang membawa pengunjung menyusuri Sungai Bengawan Solo. Biaya Rp30.000 per orang untuk durasi 20–30 menit, tergantung derasnya arus sungai. Area taman yang luas dan hijau membuatnya cocok untuk bersantai atau berfoto, sementara fasilitas lainnya bisa dinikmati gratis.

6. Taman Sriwedari: Sejarah yang Hidup



Taman Sriwedari, dibangun pada 1899, adalah salah satu taman tertua di Solo dengan usia 124 tahun. Awalnya merupakan taman kota, kemudian menjadi kawasan rekreasi sejak 1901 di atas lahan yang dibeli Pakubuwono IX. Taman ini memiliki Museum Radya Pustaka, gedung wayang orang, kebun binatang mini, dan gedung pagelaran wayang kulit. Dikenal dahulu sebagai Taman Raja, taman ini memadukan nilai sejarah dan hiburan, serta masih menjadi destinasi populer bagi warga dan wisatawan.

7. Taman Jayawijaya: Ruang Terbuka Hijau yang Ramah Keluarga



Taman Jayawijaya, yang diresmikan pada Desember 2017, terletak di Jalan Jaya Wijaya, Mojosongo. Dikelilingi pepohonan rindang, taman ini cocok untuk keluarga. Anak-anak bisa bermain di jungkat-jungkit, ayunan, dan wahana lainnya. Fasilitas pendukung seperti kursi, toilet, jogging track, mushola, serta pedagang kaki lima membuat taman ini nyaman untuk bersantai sambil menikmati jajanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *