Peristiwa Pencurian di Rumah Wanda Pratiwi Saat Ditinggal Mudik
Pada akhir Maret 2026, sebuah rumah di Jalan Pedongkelan RT 002/016, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat menjadi sasaran aksi pencurian. Kejadian ini terjadi saat pemilik rumah, Wanda Pratiwi, sedang mudik ke Jawa Tengah. Ketika kembali ke rumah pada Jumat (27/3/2026) siang, Wanda menemukan kondisi rumah dalam keadaan berantakan.
Aksi Pencurian yang Mengakibatkan Kerugian Besar
Wanda mengungkapkan bahwa pelaku masuk melalui jendela yang dicongkel. Setelah membuka pintu, ia langsung melihat besi jendela tergeletak di sofa, sehingga memicu rasa curiga. Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, keluarga menemukan bahwa jendela di lantai dua telah rusak dan kaca pecah, yang diduga menjadi akses masuk pelaku.
Di dalam rumah, kondisi sangat berantakan. Lemari milik anggota keluarga di lantai dua dalam keadaan terbuka dan isinya berserakan. Selain itu, beberapa barang seperti cincin dan kalung juga hilang. Dari hasil pengecekan awal, korban kehilangan sejumlah barang berharga, termasuk satu gelang emas tanpa surat, uang tunai sekitar Rp300 ribu, serta uang milik orang tua korban sebesar Rp1 juta.
Selama pemeriksaan lebih lanjut, keluarga menemukan adanya barang tambahan yang hilang, seperti dua tas kerja dan satu unit laptop. Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, termasuk emas seberat ±7,5 gram senilai Rp30 jutaan dan uang tunai Rp1,3 juta.
Penanganan Oleh Polsek Cengkareng
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Cengkareng untuk ditindaklanjuti. Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban, Wanda, telah membuat laporan ke polisi, dan pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk memburu pelaku.
Gultom menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya menangkap pelaku pencurian. Ia juga menegaskan bahwa proses penyelidikan sedang berlangsung dengan maksimal.
Harapan Korban dan Imbauan untuk Masyarakat
Wanda menyampaikan harapan agar pelaku dapat segera ditangkap dan barang-barang yang hilang dapat dikembalikan. Ia juga menilai kejadian ini sangat meresahkan. Selain itu, korban berharap adanya peningkatan patroli di lingkungan sekitar untuk mencegah kejadian serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama seperti saat mudik. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keamanan rumah, seperti memasang kunci tambahan atau melibatkan pengawasan lingkungan sekitar.
Langkah-Langkah Pencegahan yang Direkomendasikan
Untuk mencegah risiko pencurian saat ditinggal, berikut beberapa langkah yang direkomendasikan:
- Pasang sistem keamanan seperti kamera CCTV atau alarm
- Pastikan semua pintu dan jendela terkunci dengan baik
- Libatkan tetangga atau warga sekitar dalam pengawasan lingkungan
- Jangan memberi tahu orang lain tentang rencana perjalanan atau kepergian
- Simpan barang berharga di tempat yang aman, seperti brankas atau kotak penyimpanan
Dengan kesadaran dan persiapan yang tepat, masyarakat dapat mengurangi risiko kejahatan yang bisa terjadi saat rumah ditinggal.











