"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Identitas Pria di Sungai Batang Agam Terungkap, Korban Warga Situjuah Batua

Identitas Jasad Pria Mengambang di Sungai Batang Agam Terungkap

Identitas jasad pria yang ditemukan mengambang di Sungai Batang Agam, Jorong Sawah Laweh, Nagari Situjuah Tungka, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota akhirnya terungkap. Jasad tersebut diketahui bernama AY (55) dan beralamat di Jorong Bumbuang, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.

Keterangan ini disampaikan oleh Kapolsek Situjuah Limo Nagari, AKP Hendra saat dikonfirmasi pada Minggu (12/4/2026), setelah penemuan jasad tersebut. Menurutnya, pihaknya menerima laporan dari Wali Nagari Situjuah Tungka, Yusrizal, sekira pukul 12:12 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian.

“Kita dapat informasi dari wali nagari, ada penemuan mayat di Sungai Batang Agam, lalu langsung ke lokasi,” ucapnya.

Saat dilakukan pendataan, jenazah tersebut dikenali sebagai Ari Yusman (55) dengan jenis kelamin laki-laki. Ia menjelaskan, kronologi kejadian bermula dari laporan warga tentang seseorang yang hanyut di batang pohon di aliran Sungai Batang Agam, Lubuak Gadang, Jorong Sawah Laweh.

“Saat di lokasi, kondisi jasad sudah membengkak, kemudian warga dan petugas berusaha membawa korban ke pinggir sungai,” katanya.

Petugas sempat menghadapi kendala karena lokasi kejadian jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu, akses medan juga menjadi tantangan dalam proses evakuasi. “Kini, jasad tersebut sudah dibawa ke RS Adnaan WD Payakumbuh untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Penemuan Awal Dilaporkan oleh Warga

Wali Nagari Situjuah Tungka, Yusrizal, menyebutkan bahwa penemuan jasad pria tersebut berawal dari laporan warga. Menurutnya, data sementara yang didapatkan pihaknya menunjukkan bahwa awalnya warga melaporkan penemuan jasad pria tersebut.

“Tadi masyarakat menghubungi lewat telepon, ada penemuan mayat di Sungai Batang Agam. Kita sudah kontak Jorong Sawah Laweh, Bhabinkamtibmas dan Kapolsek Situjuah Limo Nagari,” katanya, Minggu (12/4/2026).

Ia mengatakan, masyarakat tersebut memberikan informasi kepada dirinya sekira pukul 11:00 WIB. Masyarakat tersebut kata Yusrizal juga mendapatkan informasi dari anak-anak pesantren yang sedang berada di Sungai Batang Agam.

Saat itu masyarakat bernama Ema, sedang berada di sawah miliknya yang berada di sekitar Sungai Batang Agam, lalu diberitahu oleh anak pesantren jika ada penemuan mayat yang mengambang. “Barulah, masyarakat bernama Ema memberitahu kepada saya lewat telepon. Mayat tersebut untuk sementara waktu diprediksi berumur sekitar 50 an,” tambahnya.

Sementara itu, untuk kronologi lengkapnya, Yusrizal masih melakukan pendataan kepada saksi yang menemukan. Sampai berita ini ditayangkan, masih menunggu kronologi lengkap penemuan jasad pria tersebut dari pihak nagari setempat.

Proses Evakuasi dan Penanganan Lebih Lanjut

Sebelumnya diberitakan, warga Jorong Sawah Laweh digegerkan dengan penemuan jasad manusia yang mengambang di Sungai Batang Agam, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (12/4/2026) siang. Berdasarkan video yang beredar di akun Instagram @payakumbuhkini, tampak jasad tersebut mengambang dan terdampar di bagian pinggir Sungai Batang Agam.

Video tersebut sudah tayang sekitar 18 menit lalu, yang dikutip sekira pukul 14:15 WIB. Pada postingan tersebut disebutkan bahwa identitas korban belum diketahui, namun aparat kepolisian sudah berada di lokasi. Sedangkan petugas Damkar Limapuluh Kota juga sedang menuju ke lokasi guna melakukan proses evakuasi.

Kemudian menghubungi Kapolsek Sitijuah Limo Nagari, AKP Hendra membenarkan terkait penemuan jasad tersebut. “Benar, tadi dapat informasi dari Wali Nagari Situjuah Tungkar sekira pukul 12:12 WIB dan langsung dilakukan evakuasi,” ucapnya saat memberikan keterangan melalui telepon Whatsapp.

Kata dia, jenazah tersebut beridentitas laki-laki dan sedang dibawa ke RS Adnaan WD Payakumbuh untuk penanganan lebih lanjut. Sementara untuk kronologi lengkap penemuan jasad tersebut, AKP Hendra belum memberikan keterangan karena masih proses pendataan. “Kita data dulu, karena yang menemukan pertama kali belum diketahui,” tambahnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *