"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Snex-Panser Biru Kritik Meski PSIS Curi Poin dari Persiku: 1 Jadi Penyebabnya

Evaluasi Ketat dari Snex dan Panser Biru Pasca Laga Persiku vs PSIS Semarang

Pertandingan antara Persiku Kudus melawan PSIS Semarang berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah, pada Sabtu (11/4/2026), pukul 15.30 WIB. Meskipun PSIS Semarang berhasil mencuri poin dari markas Persiku Kudus, evaluasi ketat dilakukan oleh Snex dan Panser Biru terhadap jalannya pertandingan.

Dalam laga tersebut, PSIS Semarang unggul lebih dulu melalui gol Beto Goncalves pada menit ke-24 dan Rafinha pada menit ke-45+7′. Keunggulan ini membawa PSIS Semarang memimpin 2-0 di babak pertama. Namun, Persiku Kudus tidak menyerah dan memberikan perlawanan yang sengit.

Igor Henrique mencatatkan brace pada menit ke-57 dan menit ke-90+29′, sementara Caique Silvio Souza mencetak gol tendangan bebas pada menit ke-76′. Akhirnya, Rafinha kembali menjadi pembeda dengan golnya di menit ke-90+36′, yang sukses membungkam Persiku Kudus. Skor akhir laga adalah 3-3.

Hasil seri ini membuat PSIS Semarang tetap berada di posisi ke-8 dengan raihan 20 poin dari 24 laga. Masih ada kemungkinan untuk mengejar Persiba Balikpapan yang berada di zona degradasi dengan margin 3 angka.

Reaksi dari Penggemar dan Komentar di Media Sosial

Reaksi dari penggemar PSIS Semarang sangat beragam. Beberapa komentar mengkritik jalannya pertandingan, khususnya wasit yang dinilai tidak objektif. Dalam unggahan terbaru di Instagram resmi PSIS Semarang, banyak komentar yang menyampaikan kekecewaan terhadap wasit.

Beberapa komentar seperti:
– “GETIHH TENANN SUWUNNN NGGO WASITTT DAN PARA ELEMENNYA NDANG MOD**,” tulis @jovanargaa.
– “nek iki jelas diawur wasit, jane maine yoo wes apik. tapi nek wes menang langsung do orak fokus, iki nek rak ditulung wasit, porak wes diosak asik rafinha ro cah cah, wasite kok taii ancen. cukkkk tenan,” tulis @suryakiw.
– “Penuh drama, babak ke2 bener bener digembosi wasit,” tulis @afrzlftrchmn.
– “Walaupun di gembosi wasit, masih aja imbang,” tulis @yzdfynz.
– “PSIS vs WASIT,” tulis @in_amuttaqin.
– “rapopo rang, akuu bangga kalo perjuangan muu, kwe layak menang mau, cuma wasite a
, meh coro kyok pie go ngalahke semarang tetep raiso, wasit baj*,” tulis @dhanii9947.
– “2x match psis vs wasit gob
*,” tulis @ferikunyek.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Di awal babak pertama, PSIS Semarang langsung tampil agresif. Namun, Persiku Kudus tidak tinggal diam dan beberapa kali melakukan serangan balik. Di menit ke-3, Persiku Kudus mendapat peluang lewat sepak pojok, namun bisa dihalau. Di menit ke-6, PSIS Semarang mendapat peluang emas, namun kiper Persiku Kudus masih bisa melakukan penyelamatan.

Menit ke-8, Persiku Kudus kembali mendapat sepak pojok, namun bisa dibendung. Hingga menit ke-15, kedua tim saling jual beli serangan, namun masih buntu. Di menit ke-19, Rafinha nyaris menjebol gawang Persiku Kudus, namun sayang tendangannya masih melambung di atas mistar.

Di menit ke-23, Beto Goncalves memecah kebuntuan dengan sundulan yang tak mampu dibendung oleh kiper. Skor 0-1, PSIS Semarang unggul. Di menit ke-30, terjadi benturan keras antara Mario Londok dan Igor Henrique di depan gawang. Kapten Persiku Kudus, Igor Henrique, mendapat kartu kuning dari wasit.

Di menit ke-45+8′, Rafinha menggandakan keunggulan PSIS Semarang lewat skema tendangan bebas dari luar kotak penalti, yang tak disangka-sangka melengkung dan langsung menjebol gawang.

Babak Kedua

Di awal babak kedua, Persiku Kudus langsung ambil inisiatif serangan. Pelanggaran keras dilakukan oleh pemain PSIS Semarang di dalam kotak penalti. Perebutan bola 50-50 salah dibaca oleh pemain PSIS Semarang. Sapuan kakinya justru mengarah ke kaki Igor Henrique yang sukses mendapatkan bola. Penalti pun diberikan wasit ke Persiku Kudus.

Penalti didapatkan oleh Igor Henrique yang sukses tipu kiper Mahesa Jenar, Raka. Skor berubah, Persiku Kudus sukses memperkecil ketertinggalan atas PSIS Semarang. Setelah terus menyerang, akhirnya tuan rumah Persiku Kudus sukses samakan kedudukan. Gol Persiku Kudus tercipta melalui tendangan bebas Caique Silvio.

Tensi panas di akhir babak kedua terjadi. Bench PSIS Semarang mendapatkan kartu kuning karena disinyalir protes berlebihannya. Di injury time drama terjadi. Sepakan keras Igor Henrique dari dalam kotak penalti jadi sebab. Sepakan kerasnya mengenai tangan kanan pemain PSIS Semarang. Protes dan adu mulut sempat terjadi antara kedua tim.

VAR pun telah dicek, wasit akhirnya memutuskan penalti untuk Persiku Kudus. Protes keras masih terjadi. Terlihat adu jotos hampir terjadi antara Iman Bagus dan Rafinha. Bahkan, protes keras masih saja dilakukan oleh pemain PSIS Semarang meski cek VAR sudah dilakukan.

Igor Henrique yang maju sebagai algojo gagal realisasikan penalti jadi gol. Sepakannya masih mampu ditepis oleh Raka Okta. Raka Okta diklaim sudah maju lebih dahulu dari garis gawang. Penalti diulang, Igor Henrique berhasil catat kemenangan untuk Persiku Kudus. Tendangan penalti Igor Henrique ke sudut kanan jala PSIS Semarang gagal dihentikan Raka Okta.

Di menit akhir, PSIS Semarang dapat tendangan bebas melalui Rafinha. Di luar dugaan, sepakan Rafinha mampu merobek jala Riki Pambudi. Tendangan bebas yang sama seperti dilakukannya di babak pertama sukses buyarkan pesta Persiku Kudus. Skor akhir, PSIS Semarang bermain seri 3-3 kontra tuan rumah Persiku Kudus.

Susunan Pemain

Persiku Kudus

Pelatih: Bambang Pujo Sumantri

Kiper: Riki Pambudi

Belakang: Aldo Claudio, Bhima Wibnu Fiki Ramadhan, Dhanu Syah Putra, Ifan Nanda Pratama, Jaimerson da Silva Xavier

Gelandang: Achmad Subagja Baasith, Caique Silvio Souza da Silva, David Maulana, Hugo Samir

Penyerang: Igor Henrique (C)

Cadangan: Achmad Faris Ardiansyah, Alfath Faathier, Imam Bagus Kurnia, Nuri Agus Wibowo, Fathul Ihsan, Abdul Khafid, Muhamad Firman Januari, Dheo Budi Prakoso, Muhammad Khoirul Anam, Nurdian Syaputra Chaniago, Lerby Eliandry Pong Babu

PSIS Semarang

Pelatih: Andri Ramawi Putra

Kiper: Mario Londok

Belakang: Aldair Simanca, Habil Abdillah Ya’fi Prasasti Akbar, Muhammad Alwi Fadillah, Otavio Dutra (C)

Gelandang: Denilson Rodrigues, Muhammad Hidayat, Tegar Infantrie

Penyerang: Beto Goncalves, Rafael Rodrigues, Taufan Hidayat

Cadangan: Muhammad Rio Saputro, Moch Fahmi Al Ayyubi, Gustur Cahyo Putro, Krisna Sulistia Budianto, Raka Octa Bernanda, Safna Maula Delpi, Dejan Alikha Muhammad, Ibrahim Sanjaya, Wawan Pebrianto, Ahmad Syiha Buddin


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *