Reuni yang Unik dalam Laga Pembuka ASEAN Championship U-17 2026
Laga pembuka Grup A ASEAN Championship U-17 2026 antara Timnas U-17 Indonesia dan Timor Leste akan menjadi momen istimewa bagi dua pelatih yang sama-sama berasal dari Indonesia. Kurniawan Dwi Yulianto, yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas U-17 Indonesia, akan berhadapan dengan Emral Abus, pelatih Timor Leste. Keduanya memiliki hubungan yang unik, karena sebelumnya pernah menjadi murid dan guru dalam dunia sepak bola.
Pertemuan ini akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Senin (13/4/2026) malam WIB. Bagi Kurniawan Dwi Yulianto, Emral Abus bukan hanya seorang pelatih, tetapi juga sosok yang sangat dihormati. Menurutnya, Emral Abus adalah gurunya saat ia mengikuti kursus kepelatihan. Meskipun telah lama berpisah, silaturahmi antara keduanya tetap terjalin hingga saat ini.
Kurniawan Dwi Yulianto menyampaikan rasa hormatnya kepada Emral Abus, yang selalu bersedia berdiskusi tentang sepak bola. Ia menjelaskan bahwa Emral Abus tidak pernah pelit ilmu, bahkan sering memberikan masukan dan pengarahan yang sangat berguna.
“Coach Emral ini adalah sosok yang luar biasa buat saya,” ujar Kurniawan Dwi Yulianto dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). “Saya mengikuti kursus AFC C, AFC B, dan AFC A, dan beliau sebagai pembimbing saya.”
Ia menambahkan bahwa hubungan antara mereka tidak hanya berupa diskusi sepak bola, tetapi juga silaturahmi yang terus berlanjut. “Sosok beliau sangat menginspirasi terutama bagi kami, pelaku sepak bola di Indonesia, dengan kapasitas dan ilmu beliau, serta yang paling penting adalah beliau tidak pelit dengan ilmu.”
Meski begitu, Kurniawan tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan melawan Timor Leste. Ia menegaskan bahwa meskipun ada rasa hormat terhadap Emral Abus, ia tetap ingin memberikan yang terbaik bagi timnya.
“Di pertandingan melawan Timor Leste, dengan tidak mengurangi rasa hormat, kita tetap harus fight,” ujarnya.
Pengalaman Bersama di PPLP Padang
Emral Abus juga mengungkapkan bahwa ia memiliki kenangan panjang dengan Kurniawan Dwi Yulianto. Dirinya mengenal Kurniawan saat masih menjadi pelatih PPLP Padang. Saat itu, Kurniawan dikenang sebagai salah satu pemain berbakat dari PPLP Salatiga.
“Kurniawan adalah salah satu pemain berbakat dari PPLP Salatiga,” kata Emral Abus. “Saya sudah mengenalnya sejak dulu.”
Ia juga menjelaskan bahwa pengalamannya melatih di PPLP Padang cukup berharga. “Saya pernah menjadi asisten pelatih di PPLP Padang selama 6 tahun, kemudian menjadi pelatih kepala selama 6 tahun juga.”
Menurut Emral Abus, pengalaman melatih di U-17 sangat menantang dan menyenangkan. “Pengalaman melatih di U-17 itu cukup kuat,” ujarnya. “Maka dari itu, saya sangat senang melatih di U-17.”
Dengan latar belakang yang sama, pertemuan antara Kurniawan Dwi Yulianto dan Emral Abus dalam laga pembuka ASEAN Championship U-17 2026 akan menjadi momen spesial yang penuh makna. Baik sebagai guru maupun murid, keduanya akan saling menghormati, namun tetap bertarung di lapangan hijau.











