eksplorbanten.com.com – MOSCOW – Stasiun Karskaya diakui sebagai stasiun kereta terutara di dunia yang berada di bawah kekuasaan Rusia, dikenal sebagai jalur ujung dunia.
Tidak seperti stasiun-stasiun lainnya, Stasiun Karskaya merupakan bagian dari proyek mega Yamal Gazprom. Proyek ini sebenarnya hanya melanjutkan pembangunan yang sebelumnya dilakukan oleh otoritas Soviet.
Sebelumnya, jalur kereta ini hanya menghubungkan Obskaya dan Bovanenkovo, namun akhirnya dilakukan perpanjangan hingga ke Karskaya. Bovanenko sendiri merupakan ladang gas terbesar di Semenanjung Yamal, Siberia.
Seperti stasiun-stasiun lainnya, Stasiun Karskaya digunakan untuk mengangkut penumpang dan barang. Jalur kereta Obskaya – Karskaya memiliki panjang 572 kilometer, lebih jauh 47 kilometer dari jalur Obskaya – Bovanenkovo yang hanya 525 kilometer.
Jalur ini memiliki lima stasiun, 12 jalur penyusun, dan 70 jembatan yang totalnya mencapai 12 kilometer. Jalur Obskaya – Bovanenko pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 2010 dan diperpanjang hingga Karskaya pada Februari 2011. Tidak lama setelah itu, jalur ini dibuka untuk umum. Kabarnya, jalur ini akan diperpanjang hingga ke pelabuhan Arctic Sabetta.
Berbeda dengan Oriental Desert Express di Maroko yang harus melawan pasir, kereta yang melintasi jalur Obskaya – Karskaya ini harus menghadapi dinginnya es di Kutub Utara. Kereta Yamal Express yang beroperasi di jalur ini juga harus dilengkapi dengan perlindungan ekstra agar tidak terganggu oleh suhu dingin.
Dengan prestasinya sebagai stasiun kereta terutara di dunia, Stasiun Karskaya menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi para pecinta kereta api. Dengan pemandangan es yang unik dan tantangan cuaca yang berat, perjalanan di jalur Obskaya – Karskaya akan menjadi pengalaman yang menarik dan tidak terlupakan bagi para penumpangnya.











