"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Australian Open 2025 – Jafar/Felisha Tak Menyesal Beri Karpet Merah ke Unggulan Malaysia

Kekalahan dari Pasangan Indonesia, Jhenicha Sudjaipraparat Tetap Bersemangat

Kekalahan yang dialami oleh Jhenicha Sudjaipraparat dan Ruttanapak Oupthong di semifinal Australian Open 2025 meninggalkan kesan mendalam bagi atlet asal Thailand ini. Sebagai salah satu andalan negara mereka dalam nomor ganda campuran, langkah pasangan ini terhenti di fase empat besar setelah kalah dari wakil Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Sydney Olympic Park, Australia, pada hari Sabtu (22/11/2025), Oupthong/Sudjaipraparat harus mengakui keunggulan Jafar/Felisha melalui rubber game dengan skor akhir 21-19, 13-21, 14-21. Laga yang berlangsung selama 88 menit tersebut menjadi ujian berat bagi pasangan peringkat ke-12 dunia ini.

Sebelumnya, Jafar/Felisha berhasil mengalahkan Oupthong/Sudjaipraparat di babak perempat final Hylo Open 2025. Meski kalah, Sudjaipraparat tidak merasa menyesal karena ia merasa telah memberikan yang terbaik di lapangan. Ia mengakui bahwa Jafar/Felisha tampil lebih baik, terutama di gim kedua dan ketiga, dengan ritme dan fokus yang konsisten hingga akhir.

Sudjaipraparat juga menyampaikan apresiasinya kepada para penonton yang memberikan motivasi luar biasa selama pertandingan. Dukungan tersebut membantunya bertahan meskipun sangat lelah menghadapi permainan agresif Jafar/Felisha.

“Kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan tadi,” ujar Sudjaipraparat melalui laman resmi BWFBadminton. “Tidak ada yang perlu disesali, dukungan dari penonton sangat membantu di lapangan, meskipun kami sudah sangat lelah.”

Kemenangan ini membuat Jafar/Felisha memperoleh peluang untuk menjalani misi balas dendam di partai final Australian Open 2025. Di laga puncak, mereka akan berhadapan dengan unggulan pertama asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi performa Jafar/Felisha, mengingat mereka belum pernah menang dalam empat pertemuan sebelumnya melawan pasangan tersebut.

Jafar Hidayatullah mengungkapkan bahwa di laga final nanti, ia dan Felisha akan berjuang habis-habisan. “Besok main saja, nothing to lose lawan Chen/Toh. Sudah laga final jadi harus berjuang,” kata Jafar melalui siaran PBSI yang diterima.

Jafar juga mengatakan bahwa kekalahan di gim pertama melawan Oupthong/Sudjaipraparat memberinya banyak pelajaran. Ia dan Felisha kemudian bangkit di gim kedua dan ketiga, sehingga bisa memenangkan pertandingan.

Felisha merasa senang karena berhasil menaklukkan Oupthong/Sudjaipraparat setelah sebelumnya kalah di Hylo Open 2025. Ia juga merasa lega setelah mampu mengamankan tiket untuk tampil di BWF World Tour Finals 2025.

“Bersyukur banget, Puji Tuhan bisa lolos ke World Tour Finals,” ucap Felisha. “Ini kesempatan yang kami nantikan juga dalam beberapa pertandingan terakhir, banyak kepikiran juga setiap mau main. Akhirnya lolos, lega dan lepas rasanya, senang juga bisa revans dari pasangan Thailand,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *