"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

3 Orang Terpenting: Presiden Kolombia hingga Ratusan Siswa Hilang

Top 3 Dunia: Presiden Kolombia Akui Kunjungan ke Klub Striptis, Penculikan Siswa Sekolah Katolik, dan Pembangunan Pulau Tahan Nuklir Cina

Berikut adalah tiga berita terkini yang menjadi perhatian dunia. Mulai dari pengakuan presiden negara hingga ancaman serangan di Nigeria dan inovasi teknologi Cina.

1. Presiden Kolombia Jujur, Mengaku ke Klub Striptis Bayar Rp 800 Ribu

Presiden Kolombia Gustavo Petro mengungkapkan laporan keuangannya minggu ini untuk membantah tuduhan Washington tentang kejahatan keuangan. Namun, kejujuran Petro justru memicu kontroversi karena ia mengaku pernah mengunjungi klub tari telanjang di Lisbon, Portugal.

Petro telah menjadi sasaran sanksi AS. Ia dituduh melakukan perdagangan narkoba dan pencucian uang dalam perang kata-kata yang berlangsung lama dengan presiden AS Donald Trump. Pengungkapan transaksi keuangannya mencakup pembayaran sebesar US$ 50 atau sekitar Rp 800 ribu di sebuah klub tari telanjang di Portugal selama perjalanan resmi pada bulan Mei 2023.

Kontroversi ini menimbulkan kemarahan dari kelompok hak-hak perempuan Kolombia. Sara Jaramillo dari Jaringan Penghapusan Perbudakan Medellin menyampaikan pertanyaan kritis. “Bagaimana mungkin kita mengalami krisis eksploitasi seksual di Kolombia, sementara di saat yang sama ada presiden yang sering mengunjungi tempat-tempat seperti itu?”

2. 215 Siswa Sekolah Katolik di Nigeria Diculik Kelompok Bersenjata

Lebih dari 200 siswa dan belasan guru diculik saat fajar ketika orang-orang bersenjata menyerbu Sekolah Katolik St. Mary di Negara Bagian Niger pada hari Jumat. Ini menandai salah satu penculikan massal terbesar di Nigeria dalam beberapa tahun terakhir, penculikan sekolah kedua di Nigeria dalam seminggu ini.

Serangan itu terjadi antara pukul 01.00 dan 03.00 pagi di Papiri, Agwara, tepatnya St. Mary, sekolah berasrama menengah yang terhubung dengan kompleks sekolah dasar yang luas dengan lebih dari 50 gedung. Pasukan keamanan mengatakan bahwa mereka menerima peringatan pertama sekitar pukul 02.00 dini hari, beberapa saat setelah para penyerang menerobos masuk dan menembak seorang penjaga sekolah.

Al Jazeera melaporkan bahwa penculikan Jumat ini merupakan bagian dari pola serangan di Nigeria barat laut dan tengah. Sebelumnya penculikan 25 siswi dari Negara Bagian Kebbi pada hari Senin, dimana salah satunya kemudian melarikan diri. Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan sebelumnya bahwa sekolah-sekolah di wilayah tersebut menghadapi ancaman yang lebih tinggi.

3. Cina Bangun Pulau Terapung Tahan Nuklir, Beroperasi 2028

Cina sedang mempercepat pembangunan pulau terapung buatan pertama di dunia yang tahan terhadap ledakan nuklir, sebuah platform semi-submersible seberat 78.000 ton yang akan beroperasi pada tahun 2028.

Proyek ini, secara resmi dikenal sebagai Fasilitas Penelitian Terapung Residen Segala Cuaca Laut Dalam, memiliki bobot benaman yang sebanding dengan kapal induk Fujian milik Cina. Lin Zhongqin, akademisi yang memimpin proyek ini, menyatakan bahwa mereka sedang berlomba untuk menyelesaikan desain dan konstruksi, dengan target status operasional pada tahun 2028.

Menurut Times of India, para peneliti Cina menggambarkan struktur tersebut sebagai “infrastruktur sains mega” baru, yang mencerminkan upaya Beijing untuk memperluas jangkauan strategis di laut. Platform ini dirancang untuk mendukung 238 personel selama empat bulan tanpa pasokan ulang saat berlayar dengan kecepatan 15 knot, memungkinkan operasi jangka panjang melintasi perairan yang disengketakan.

Para ilmuwan mengatakan fasilitas tersebut menggunakan panel metamaterial yang mampu menyerap kekuatan ekstrem. Panel tersebut dilaporkan dapat mengubah “guncangan dahsyat menjadi tekanan ringan”, fitur kunci di balik desainnya yang tahan ledakan nuklir.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Yang Deqing dari Universitas Shanghai Jiao Tong menekankan tujuan platform tersebut. “Fasilitas ilmiah utama laut dalam ini dirancang untuk residensi jangka panjang di segala cuaca. Super strukturnya menampung sistem penting untuk daya darurat, komunikasi, dan navigasi, sehingga perlindungan terhadap ledakan nuklir menjadi sangat vital,” ujar Profesor Yang Deqing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *