Batas Pendaftaran Petugas Haji 2026
Batas pendaftaran petugas haji 2026 tersisa tiga hari lagi, yakni sampai dengan tanggal 28 November 2025 pukul 23:59 WIB. Pendaftaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) atau petugas haji 2026 telah dibuka sejak Sabtu, 22 November 2025 secara online hanya melalui link resmi petugas.haji.go.id.
Rekrutmen petugas haji 2026 dibuka untuk formasi PPIH Kloter (Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah) dan PPIH Arab Saudi (Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Bimbingan Ibadah, dan SISKOHAT). Berikut adalah rincian persyaratan dan prosedur pendaftaran yang harus dipenuhi oleh calon petugas haji.
Syarat Daftar Petugas Haji 2026
Kriteria dan syarat pendaftaran petugas haji 2026 dibagi menjadi dua, yakni syarat umum dan syarat khusus sesuai formasi. Berikut rinciannya:
1. Syarat Umum Daftar Petugas Haji 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Beragama Islam
- Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat yang dikeluarkan oleh dokter pemerintah
- Tidak dalam keadaan hamil (bagi wanita)
- Berkomitmen penuh dalam pelayanan jemaah haji
- Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik serta tidak sedang menjadi tersangka pada proses hukum pidana
- Memiliki identitas kependudukan yang sah
- Mendapat izin tertulis dari atasan langsung/instansi asal (bagi PNS atau Pegawai Instansi lainnya)
- Mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau aplikasi gawai berbasis Android dan/atau iOS
- Diutamakan mampu berkomunikasi dalam bahasa Arab dan/atau bahasa Inggris
- Tidak sedang menjalani tugas belajar
- Pasangan suami istri dilarang bertugas sebagai PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi pada tahun yang sama.
Selain syarat-syarat di atas, yang menjadi PPIH juga dapat berasal dari:
– Pejabat Negara, Aparatur Sipil Negara (ASN), Non-ASN yang berasal dari Kementerian Haji dan Umrah, kementerian/lembaga; atau
– unsur masyarakat dari organisasi masyarakat Islam, lembaga pendidikan Islam, dan/atau tenaga profesional; dan tidak menjadi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi sebanyak tiga kali terhitung sejak 2022.
2. Syarat Khusus PPIH Kloter
Berikut syarat khusus berdasarkan jenis tugas yang dipilih pada formasi PPIH Kloter:
- Ketua Kloter
- Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah dan/atau Kementerian Agama;
- Berusia paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 58 tahun pada saat mendaftar;
- Sedang menjabat minimal setingkat Eselon IV dan/atau memiliki pangkat/golongan minimal III/c dan/atau jabatan fungsional Ahli Muda;
-
Berpendidikan paling rendah Strata Satu (S1); dan diutamakan yang sudah menunaikan ibadah haji.
-
Pembimbing Ibadah Kloter
- Berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar;
- Telah menunaikan ibadah haji;
- Memiliki sertifikat pembimbing ibadah Haji;
- Berpendidikan paling rendah strata satu (S1);
- Sertifikat Pembimbing Ibadah
- Surat Pernyataan bersedia memberikan bimbingan ibadah.
Syarat administrasi formasi PPIH Kloter (Ketua dan Pembimbing Ibadah):
– Surat Usulan/Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Lembaga
– KTP yang sah dan masih berlaku
– Ijazah terakhir
– SK pegawai terakhir (wajib bagi Ketua, opsional bagi Pembimbing Ibadah Kloter)
– Surat keterangan sehat dari puskesmas/rumah sakit pemerintah
– Surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau gawai berbasis android dan/atau iOS
– Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK (opsional)
– Surat pernyataan telah berhaji (wajib bagi Pembimbing Ibadah Kloter, opsional bagi Ketua)
– Surat izin suami, bagi perempuan menikah (opsional)
– Sertifikat kemampuan Berbahasa Inggris dan Arab yg dilegalisir oleh Lembaga (opsional)
– Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (opsional).
3. Syarat Daftar PPIH Arab Saudi
Berikut syarat khusus berdasarkan jenis tugas yang dipilih pada formasi PPIH Arab Saudi:
- Pelaksana pelayanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi
-
Usia paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar.
-
Pelaksana Bimbingan Ibadah
- Usia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 60 tahun pada saat mendaftar
- Telah menunaikan ibadah haji
-
Memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji.
-
Pelaksana Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu)
- Berusia paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 57 tahun pada saat mendaftar
- Pegawai yang bertugas sebagai operator Siskohat pada Kemenhaj dan/atau Kemenag (Pusat, Provinsi, atau Kabupaten/Kota) yang sedang dan telah bekerja paling sedikit 3 tahun. Dibuktikan dengan surat keterangan dari pimpinan satuan kerja
- Mampu mengoperasikan aplikasi Siskohat dan pengolahan data
- Diutamakan pernah mengikuti bimbingan teknis Siskohat yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam.
Syarat administrasi formasi PPIH Arab Saudi:
– Surat Usulan/Rekomendasi dari Pimpinan Instansi/Lembaga
– KTP yang sah dan masih berlaku
– Ijazah terakhir
– Surat keterangan sehat dari puskesmas/rumah sakit pemerintah
– Surat pernyataan mampu mengoperasikan aplikasi komputer dan/atau gawai berbasis android dan/atau iOS
– Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi non-ASN
– SK pegawai terakhir (opsional)
– Surat pernyataan telah berhaji (opsional)
– Sertifikat kemampuan Berbahasa Inggris dan Arab yg dilegalisir oleh Lembaga (opsional)
– Surat izin suami, bagi perempuan menikah (opsional)
– Sertifikat/Piagam 2 tahun terakhir yang terkait dengan penyelenggaraan haji (opsional).
Cara Daftar Petugas Haji 2026
Berikut langkah-langkah untuk mendaftar seleksi pendaftaran petugas haji 2026:
- Pembuatan akun pendaftaran
- Buka https://petugas.haji.go.id/ di web browser komputer Anda.
- Klik menu “Pendaftaran Petugas”.
- Masukkan nomor WhatsApp aktif, dan isi kolom penjumlahan untuk mengonfirmasi. Klik “Kirim OTP”.
- Periksa kode OTP yang dikirim ke nomor WhatsApp Anda. Masukkan nomor OTP ke kode yang tersedia. Klik “Submit”.
- Akan muncul laman formulir pendaftaran. Isi dengan lengkap sesuai dengan data yang diminta.
- Pada formulir tersebut, Anda juga akan diminta untuk membuat username dan password akun pendaftaran.
- Unggah surat rekomendasi dan KTP (file PDF ukuran maksimal 2 MB).
- Beri centang pada kota pernyataan konfirmasi dan isi kolom penjumlahan dengan benar. Klik “Submit”.
- Sebelum mengeklik tombol “Submit” pastikan seluruh data telah terisi dengan benar dan lengkap.
-
Setelah formulir dikirim, data dan berkas persyaratan Anda akan diverifikasi oleh verifikator Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota dan Provinsi tahap 1.
-
Melengkapi biodata dan berkas
- Jika semua sudah dinyatakan lengkap dan valid, Anda akan menerima notifikasi via WhatsApp untuk melengkapi biodata dan berkas persyaratan pendaftaran.
- Buka petugas.haji.go.id. Klik menu “Masuk”.
- Masuk menggunakan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.
- Setelah masuk, lengkapi biodata dan unggah seluruh berkas persyaratan yang dibutuhkan.
- Pada bagian “Biodata”, lengkapi data diri Anda dengan mengeklik tombol “Edit” yang ada di sisi kanan.
- Setelah mengunggah foto dan melengkapi data, klik “Simpan”.
- Kemudian pada bagian “Kelengkapan Dokumen”, unggah dokumen sesuai yang diminta (file PDF ukuran maksimal 2 MB).
- Setelah semua telah diunggah dan dilengkapi, kembali ke bagian “Biodata” dan klik “Submit Pendaftaran”.
- Selanjutnya verifikator akan melakukan verifikasi kembali pada biodata dan berkas persyaratan. Jika persyaratan valid, maka Anda akan mendapatkan notifikasi via WhatsApp.
- Masuk kembali ke akun pendaftaran petugas haji Anda untuk mencetak kartu ujian dan mengunduh aplikasi CAT ujian.
- Pada bagian biodata, klik tombol “Download Kartu Ujian” dan “Download Aplikasi Android” di kanan layar.
Demikian rincian persyaratan dan cara daftar petugas haji 2026 untuk formasi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi.











