"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Taktik Cerdas Kletus Ghabe Mengalahkan Perseftim dengan Strategi Hebat

Kletus, Pelatih PSN Ngada yang Mengubah Taktik dengan Strategi Cerdik

Kletus Ghabe bukan lagi nama asing dalam dunia sepak bola Indonesia. Sejak masih berstatus sebagai pemain, ia telah beberapa kali membawa PSN Ngada meraih gelar dalam El Tari Memorial Cup. Kini, sebagai pelatih, Kletus terus menunjukkan kemampuannya dalam memimpin timnya menuju kemenangan.

Pada pertandingan melawan Persefim, meskipun menghadapi kesulitan di babak pertama, Kletus berhasil mengubah taktik dan memanfaatkan peluang kecil untuk meraih kemenangan. Ia juga berani mengungkap adanya mafia dalam sepak bola, menunjukkan komitmennya untuk menjaga profesionalisme olahraga ini.

Integritas dan Dedikasi Kletus

Selain menjadi pelatih, Kletus juga dikenal sebagai sosok yang berani dan tegas dalam menyuarakan integritas sepak bola. Beberapa oknum di PSSI kala itu bahkan sampai diperiksa oleh polisi dan menjalani hukuman. Hal ini menunjukkan bahwa Kletus tidak pernah ragu dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai pelatih sekaligus warga negara yang peduli pada olahraga.

Tahun lalu, PSN Ngada harus pulang lebih cepat setelah kalah adu penalti dari Perse Ende di Liga 4. Namun, kini Kletus memiliki ambisi lain: mengembalikan kejayaan sepak bola Ngada. Meski beberapa pemain andalan Ngada memilih bermain dari klub lain, Kletus tetap optimis dan percaya pada kemampuan timnya.

Kejelian Kletus dalam Membaca Permainan

Kejeliannya dalam membaca permainan Persefim adalah bukti kualitasnya sebagai pelatih. Kehilangan jenderal lapangan, Minggus Raga yang cedera saat latihan, membuat alur bola ke depan mudah dibaca oleh pemain belakang Perseftim. Kokohnya lini belakang Perseftim yang tetap setia berbaris di garis 16, membuat pemain PSN kesulitan untuk mencetak gol, meski menguasai permainan.

Namun, Kletus tidak kehilangan akal. Ia memberi instruksi kepada striker untuk sedikit turun ke belakang, menarik pemain bertahan agar maju ke depan. Strategi ini berhasil. Pemain belakang Perseftim mulai kelimpungan ketika mendapatkan serangan balik mendadak. Kesalahan pun dilakukan, dan tendangan bola mati menjadi ‘makanan’ anak-anak Ngada yang sudah terkenal sejak lama. Akhirnya kebuntuan itu pecah. PSN menang, meski gawangnya juga dibobol.

Pengakuan atas Kualitas Perseftim

Dan, permainan berkualitas Perseftim pun diakui oleh Kletus. “Saya menyampaikan rasa hormat terhadap Perseftim. Saya berikan apresiasi karena Perseftim luar biasa. Terutama di babak pertama, kami tidak bermain sebagaimana mestinya. Saya instruksikan untuk bermain lebih taktis karena pertahanan Perseftim cukup bagus,” ujar Kletus.

“Saya minta striker turun ke bawah untuk menarik pemain Perseftim ke depan. Dan strategi ini berhasil. Saya senang kami bisa mencuri gol lewat detail kecil. Saya mensyukuri hasil yang kami peroleh pada malam hari ini,” tambahnya.

Mitos PSN Selalu Dikalahkan Persim

Meski sudah lolos ke babak 16 besar, Kletus tetap membidik hasil sempurna di penyisihan grup. Lawannya di pertandingan terakhir adalah Persim Manggarai. Kletus tidak percaya mitos bahwa PSN selalu kalah dari Persim. “Lawan Persim tidak ada mitos kami selalu kalah. Itu hanya kata orang. Lawan Persim, ini kesempatan kami untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Motivasi ini juga diungkapkan sang kapten, Heron Ago. “Untuk pertandingan berikut, kami harus tetap fokus. Kami harus jaga grafik agar tetap stabil. Kami akan berusaha untuk bisa tetap menang,” ujar Heron.

Kapten PSN Ngada, Heron Ago, Diapresiasi

Sebelumnya, duel panas sarat gengsi di Grup B El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Ende antara Perseftim Flores Timur melawan PSN Ngada berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk PSN Ngada. Usai laga yang digelar di Stadion Marilonga, Jumat (14/11/2025), Pelatih Perseftim, Kholid Zhafran Mawardi, memberikan pengakuan mengejutkan.

Ia secara terbuka memuji tendangan keras dari kapten tim lawan, Heron Ago, yang disebutnya sangat luar biasa. Pengakuan tersebut disampaikan Kholid kepada wartawan dihadapan Pelatih PSN Ngada, Kletus Gabhe, meskipun timnya harus menelan kekalahan.

Kholid menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam mengantisipasi permainan umpan-umpan panjang langsung ke area pertahanan. Ia mengakui strategi tersebut membuat pemain Perseftim berada di posisi yang salah dan kerap melakukan pelanggaran.

“Itu yang membuat anak-anak kami sering membuat pelanggaran karena kita tahu bahwa Heron Ago itu punya spesialis tendangan yang sangat bagus,” ujar Kholid.

Perseftim sejatinya sudah berupaya mematikan pergerakan Heron Ago sepanjang 45 menit babak pertama. Namun, mereka kecolongan di 10 menit terakhir, yang terbukti menjadi pembeda hasil akhir.

Meski kalah, Kholid tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan lawan. Ia mengakui PSN Ngada telah mempertontonkan permainan yang luar biasa.

“Saya rasa bahwa teman-teman dari PSN Ngada mempertontonkan permainan yang luar biasa, itulah sepakbola, kalau Perseftim dengan PSN Ngada itu rivalitasnya sangat tinggi, tensi yang sangat tinggi, hari ini dua tim sudah menunjukkan penampilan yang terbaik,” kata Kholid.

Klasemen Sementara Grup B

Berkat hasil imbang tanpa gol antara Persim Manggarai dan PS Kota Kupang, Perseftim Flores Timur saat ini berada di peringkat dua klasemen sementara Grup B. Dengan torehan tersebut, Perseftim memastikan diri lolos ke babak 16 besar mendampingi PSN Ngada yang kokoh di puncak klasemen sementara Grup B dengan raihan sempurna 6 poin dari dua pertandingan.

Untuk laga puncak fase grup B melawan PS Kota Kupang, Kholid bertekad melakukan perombakan.

“Di laga puncak fase grup B melawan PS Kota Kupang nanti, Kholid bakal merubah strategi permainan,” tutupnya.

Klasemen Sementara Grup B:

  1. PSN Ngada (6 poin)
  2. Perseftim (3 poin).
  3. Persim (1 poin).
  4. PS Kota Kupang (1 poin).

Empat tim ini akan bertanding lagi Rabu (19/11/2025).

Pukul 18.30 WITA: PSKK Kota Kupang Vs Perseftim Flores Timur

Pukul 20.30 WITA: Persim Manggarai vs PSN Ngada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *