Kesiapan PSS Sleman di Bursa Transfer Januari 2026
Jelang pembukaan bursa transfer Januari 2026, banyak pihak memperhatikan apakah PSS Sleman akan melakukan perubahan dalam komposisi pemainnya. Meskipun ada indikasi bahwa klub akan aktif di jendela transfer tersebut, baik klub maupun tim pelatih masih enggan memberikan informasi lebih lanjut.
Sebagai informasi, aktivitas PSS Sleman di bursa transfer Pegadaian Championship 2025/2026 mulai terlihat menjelang bursa transfer Januari. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai rencana merombak skuad.
Evaluasi Internal yang Masih Berlangsung
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian tentang rencana mendatangkan atau melepas pemain. Ia mengatakan, “Sampai saat sekarang belum bisa dibuka (rencana mendatangkan dan melepas pemain PSS Sleman).”
Menurut Ansyari, tim pelatih akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melakukan evaluasi sebelum membuat kebijakan di bursa transfer paruh musim nanti. “Nanti pasti akan ada evaluasi dari pelatih, direktur teknik, dan manajemen. Artinya kemungkinan ada, kemungkinan juga tidak. Tapi tergantung dengan kedalaman skuad kita yang cukup bagus,” tuturnya.
Peran Direktur Teknik dan Evaluasi Kompetisi
Ansyari menegaskan bahwa keputusan terkait aktivitas transfer bukan hanya menjadi kewenangannya, tetapi melibatkan banyak pihak. Termasuk dalam hal ini adalah mendengarkan evaluasi dan masukan dari direktur teknik serta peta persaingan dalam kompetisi dan bursa transfer.
“Saya kira itu kan nggak mungkin hanya saya sendiri evaluasi, pasti kita akan rapat dulu untuk evaluasi,” jelasnya.
Pertandingan Terakhir di Bulan Desember
Sebagai informasi, bursa transfer akan dibuka pada awal Januari 2026, di mana PSS Sleman masih memiliki satu pertandingan pada Desember. Pada akhir bulan itu, PSS Sleman akan menjamu Persipal Palu pada tanggal 28 Desember 2025.
Karena itu, Ansyari menilai evaluasi akan semakin jelas setelah melihat performa tim di sisa laga tahun ini. “Kita kan nggak bisa keluar statement tanpa ada rapat bersama. Jadi nanti kita lihat lah,” lanjutnya.
Dengan kondisi skuad yang dinilai cukup dalam, PSS Sleman masih membuka peluang untuk bergerak atau tetap mempertahankan komposisi pemain yang ada, bergantung hasil evaluasi internal klub.
Kunci Performa Apik PSS Sleman
Sebelumnya, Ansyari Lubis mengungkap kunci derasnya keran gol Laskar Super Elja di Grup Timur musim ini. Sebagai informasi, PSS Sleman berhasil mencuri perhatian di Kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 setelah tampil sebagai tim paling banyak mencetak gol hingga pekan ke-12.
Walaupun untuk sementara saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara, Super Elja tercatat sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak sejauh ini. Menurut catatan, hingga pekan ke-12, Laskar Sembada telah mengoleksi 24 total gol, yang berarti menjadi yang terproduktif di Grup Timur.
Bahkan jumlah tersebut melampaui pemuncak klasemen sementara, Barito Putera, yang baru mencatatkan total 20 gol. Secara statistik, perbedaan kedua tim terlihat pada lini pertahanan. Barito Putera unggul karena baru kebobolan empat gol, menjadikannya tim dengan pertahanan paling solid. Sementara PSS Sleman sudah kemasukan sembilan gol.
Kedalaman Skuad yang Merata
Menurut Ansyari Lubis, produktivitas timnya lahir dari kedalaman skuad yang merata serta persaingan internal yang sehat. “Yang pasti kami tidak harus bergantung pada beberapa pemain saja. Mencetak gol siapapun pemain harus bisa dan berani,” katanya, Minggu (30/11/2025).
Ia menyebut, kontribusi pemain-pemain yang sebelumnya bukan pilihan utama namun mampu tampil maksimal saat diberi menit bermain. “Kami terkejut Mofu ketika diturunkan bisa menjawab kepercayaan. Pemain-pemain yang jarang main pun ketika ditampilkan juga cukup bagus,” jelasnya.
Faktor Kondisi Internal
Lebih lanjut, ia mengatakan, kondisi internal tim yang kondusif membuat kualitas permainan tetap terjaga meski dilakukan rotasi. “Persaingan antarpemain juga sangat baik. Tidak ada pemain yang bisa santai ketika pemain inti tidak perform. Pasti ada pemain lain yang muncul. Persaingan yang kondusif ini sangat bagus untuk tim,” jelasnya.











