Inter Miami Raih Gelar Ketiga Bersama Lionel Messi
Inter Miami berhasil meraih gelar ketiga mereka dalam sejarah klub, kali ini melalui trofi MLS Cup. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi klub yang dipimpin oleh bintang asal Argentina, Lionel Messi. Dalam laga final yang digelar di Chase Stadium pada Minggu (7/12/2025), Inter Miami mengalahkan Vancouver Whitecaps dengan skor 3-1. Dalam pertandingan tersebut, Messi tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua assist yang berkontribusi langsung terhadap dua gol kemenangan tim.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Messi, yang akhirnya berhasil meraih gelar yang selama ini ia incar di Amerika Serikat. Sejak awal kehadirannya di Miami, target utama Messi adalah membawa klub muda ini bersaing di level tertinggi. Ia menyatakan bahwa Piala MLS adalah salah satu tujuan utama ketika ia memutuskan untuk bergabung dengan Inter Miami.
“Tujuan itu sudah kami capai. Tahun ini kami menjalani musim yang hebat dan berkompetisi dalam segala hal yang kami mainkan,” ujarnya. Kemenangan ini juga menandai gelar ketiga yang diraih Inter Miami, setelah sebelumnya meraih Leagues Cup 2023 dan Supporters’ Shield 2024.
Perjalanan Panjang Inter Miami
Sebelum kedatangan Messi, Inter Miami sempat kesulitan dalam beberapa musim awal. Klub yang baru berdiri pada 2018 dan bergabung dengan MLS pada 2020 ini awalnya berada di posisi bawah klasemen. Pada musim debutnya, mereka hanya mengumpulkan 24 poin dan finis di peringkat kesepuluh Wilayah Timur. Pada tahun 2021, mereka finis di peringkat kesebelas dengan 41 poin.
Namun, situasi mulai berubah pada tahun 2022, ketika Inter Miami berhasil lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pada tahun 2023, klub ini meraih gelar pertamanya lewat Leagues Cup, yang dimenangkan setelah mengalahkan Nashville di final melalui adu penalti. Musim berikutnya, mereka kembali sukses dengan memenangkan Supporters’ Shield.
Tantangan di Era Messi
Meski telah meraih tiga gelar dalam era Messi, perjalanan Inter Miami tidak selalu mulus. Messi mengakui bahwa musim 2025 ini sangat berat, baik secara fisik maupun mental. “Tim melakukan upaya besar; musim yang sangat panjang, dengan banyak pertandingan, dan mereka menyelesaikan tugas sepanjang tahun,” katanya.
Ia juga menyebut bahwa jadwal kompetisi di MLS sangat padat, dengan perjalanan yang seringkali melelahkan. “Banyak perjalanan…di sini perjalanannya panjang, berat. Kami ke Vancouver, Los Angeles, perjalanan enam atau tujuh jam,” ujarnya. Inter Miami bahkan turut serta dalam Piala Dunia Antarklub pada musim panas lalu, yang memberi pengalaman indah tetapi juga menambah beban fisik.
Fokus pada Masa Depan
Meski kini bisa merayakan kemenangan, Messi tidak ingin terlalu lama tenggelam dalam euforia. Ia menutup wawancaranya dengan fokus pada babak berikutnya. “Sekarang saatnya untuk pramusim yang baik dan memulai semuanya dari awal lagi,” jelasnya.
Dengan tiga gelar yang diraih dalam era Messi, Inter Miami menunjukkan perkembangan pesat. Klub yang dulu sempat terseok-seok kini menjadi salah satu tim terkuat di MLS. Kemenangan di MLS Cup menjadi bukti bahwa usaha dan kerja keras seluruh pemain serta pelatih telah membuahkan hasil yang luar biasa.











