Kepedulian Suporter Persebaya Surabaya
Surabaya Jersey Community (SJC) kembali menunjukkan kepedulian terhadap bencana yang terjadi di Sumatera dengan menggelar lelang amal jersey Persebaya Surabaya milik Francisco Rivera. Lelang ini bertujuan untuk membantu korban banjir dan longsor yang terdampak musibah kemanusiaan.
Lelang amal ini diumumkan melalui akun Instagram resmi SJC dan langsung menarik perhatian publik. Seluruh hasil lelang akan disalurkan sepenuhnya untuk membantu saudara-saudara di Sumatera yang terkena dampak bencana. Jersey yang dilelang merupakan jersey matchworn Persebaya Surabaya kandang musim 2025/2026. Jersey tersebut dikenakan Francisco “Cachis” Rivera saat menghadapi Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu, 2 November 2025.
Laga tersebut menjadi momen spesial karena Rivera tampil impresif dengan torehan satu gol dan satu key pass. Catatan itu membuat jersey bernomor punggung 7 ini memiliki nilai historis dan emosional yang tinggi. SJC membuka lelang dengan harga awal Rp 1.000.000 dan kenaikan minimal Rp 100.000 atau kelipatannya. Lelang dijadwalkan berakhir pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 21.30 WIB.
Aturan dan Proses Lelang
Peserta lelang wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi menjaga kepercayaan dan tujuan amal. Penawaran dilakukan di kolom komentar Instagram dengan format khusus yang harus ditulis secara benar. Akun peserta juga diwajibkan tidak terkunci dan tidak menggunakan akun palsu. SJC menegaskan larangan keras praktik bid and run karena lelang ini murni untuk kegiatan sosial.
Jersey akan diserahkan kepada pemenang setelah pembayaran dilunasi sepenuhnya. Biaya pengiriman ditanggung oleh pemenang lelang sebagai bentuk komitmen dalam kegiatan amal ini. Jika pemenang dengan bid tertinggi gagal memenuhi kewajibannya, hak pemenang akan dialihkan ke penawar di bawahnya. Aturan ini diterapkan agar donasi tetap berjalan maksimal tanpa hambatan.
Ide Awal Lelang Amal
Koordinator SJC, Yudha Mustopo, mengungkapkan ide lelang amal ini berangkat dari keprihatinan atas bencana di Sumatera. Ia melihat banyak elemen tribun yang sudah lebih dulu membuka donasi. “Jadi awalnya datang ide lelang amal edisi Francisco Rivera ini berawal dari mulai naiknya berita tentang bencana di Sumatera itu,” ujar Yudha Mustopo.
Dari situ muncul keinginan untuk mengajak lebih banyak pihak agar bisa bersinergi. Yudha ingin melibatkan komunitas jersey dan Bonek agar kontribusi yang diberikan bisa lebih besar. “Terbersit untuk meminta bantuan kepada rekan-rekan Bonek yang bisa support dan diajak bersinergi buat lelang amal kali ini,” ucapnya.
Kolaborasi dengan Pemain
Ide tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan menghubungi jaringan yang dimiliki. Yudha lalu menghubungi Devara Noumanto atau Sinyo Devara yang dikenal sebagai Koordinator Tribun Kidul. Keduanya sudah saling mengenal sejak lama sehingga komunikasi berjalan cepat. “Akhirnya jatuh pilihan kepada mas Devara Noumanto atau yang biasa dipanggil Sinyo Devara,” kata Yudha.
Devara menyambut baik gagasan tersebut dan bersedia membantu. Ia kemudian menjadi penghubung antara SJC dan pihak pemain. “Devara yang kebetulan koordinator Tribun Kidul akhirnya menyanggupi dan membantu mengontak pemain,” lanjut Yudha. Dan yang kita pilih waktu itu Francisco Rivera.
Pemilihan Francisco Rivera
Pemilihan Rivera bukan tanpa alasan karena ia merupakan salah satu idola Bonek. SJC juga berharap jersey Rivera memiliki daya tarik tinggi untuk mendongkrak nilai lelang. “Selain karena salah satu idola, tentunya kita menginginkan hasil yang terbaik buat lelang amal kali ini,” ujar Yudha. Harapan itu akhirnya terwujud melalui komunikasi yang intens.
Devara kemudian bertemu langsung dengan Rivera untuk menyampaikan maksud lelang amal. Respons positif langsung diberikan oleh pemain asal Amerika Latin tersebut. “Banyak cerita di balik setiap lelang amal jersey yang kita buat,” ujar Yudha. Ia menilai edisi Rivera menjadi salah satu yang paling berkesan.
Harapan dan Antusiasme
Yudha berharap pemenang lelang nantinya mendapatkan lebih dari sekadar jersey. “Bukan hanya sekadar jersey, namun juga memorabilia yang penuh berkah dan manfaat,” ucapnya. Hingga pembaruan terakhir, nilai lelang telah menembus Rp 10 juta. Angka tersebut masih berpotensi terus meningkat menjelang penutupan lelang.
Antusiasme ini menunjukkan kuatnya solidaritas suporter Persebaya Surabaya. Melalui lelang jersey, SJC kembali menegaskan bahwa sepak bola bisa menjadi jembatan kepedulian dan kemanusiaan.











