Mohamed Salah Kembali Jadi Sorotan Usai Unggah Pohon Natal
Mohamed Salah, penyerang andalan Liverpool dan timnas Mesir, kembali menjadi perbincangan setelah mengunggah foto pohon Natal di akun Instagram pribadinya. Postingan tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet, baik yang mendukung maupun yang menentang. Sebagian besar komentar bermunculan di kolom komentar, terutama karena Salah dikenal sebagai figur Muslim yang sering kali dianggap tidak seharusnya merayakan hari raya Natal.
Pada unggahan terbaru, Salah tidak terlihat dalam foto tersebut, melainkan dua putrinya, Makka dan Kayan, yang duduk di depan pohon Natal yang dihias meriah. Caption sederhana dengan tagar #SelamatNatal menambahkan nuansa kebersamaan keluarga dalam postingan tersebut. Namun, hal ini justru memicu debat tentang toleransi dan identitas agama.
Kontroversi seperti ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi. Setiap musim liburan akhir tahun, unggahan bernuansa Natal dari Salah selalu memicu perdebatan panjang di ruang publik. Sebagian netizen menilai bahwa tindakan Salah bisa dianggap tidak sesuai dengan keyakinannya sebagai Muslim. Beberapa bahkan menyampaikan kritik tajam, seperti:
- “Anda seorang Muslim, seharusnya menghormati agama dan budayamu sendiri, apa yang Anda tunjukkan kepada jutaan orang?”
- “Saya kira Anda tidak akan merayakan festival ini, yang dilarang dalam agamamu.”
Namun, tidak sedikit pula yang memberikan dukungan kepada Salah. Mereka menilai bahwa unggahan tersebut hanyalah bentuk kebersamaan keluarga dan kehidupan pribadi yang tidak seharusnya dipolitisasi. Banyak penggemar Liverpool menyebut Salah sebagai simbol inklusivitas dan toleransi, yang selama ini ditunjukkan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Fokus pada Performa di Piala Afrika 2025
Meski tengah dihujani kritik, Mohamed Salah tetap fokus pada performanya bersama timnas Mesir di Piala Afrika 2025. Saat ini, ia sedang berjuang untuk meraih gelar AFCON pertamanya sejak bergabung dengan timnas. Di Grup B, Mesir saat ini menduduki peringkat kedua dengan 3 poin setelah mengalahkan Zimbabwe 2-1 pada matchday pertama.
Salah menjadi pahlawan Mesir dalam pertandingan tersebut dengan mencetak gol di masa injury time babak kedua. Meskipun Mesir adalah negara paling sukses dalam sejarah AFCON dengan tujuh gelar, mereka belum memenangkan turnamen tersebut sejak 2010, tahun sebelum Salah masuk ke tim nasional.
Pada matchday kedua, Mesir akan berhadapan dengan Afrika Selatan di Adrar Stadium, Maroko. Pertemuan ini menjadi duel sengit untuk memperebutkan posisi puncak klasemen grup. Hanya dua tim teratas tiap grup dan empat peringkat ketiga terbaik yang akan lolos ke babak 16 besar Piala Afrika 2025.
Secara historis, Afrika Selatan merupakan lawan yang sulit bagi Mesir. Dalam enam pertemuan terakhir di semua kompetisi, Mesir belum pernah meraih kemenangan atas Afrika Selatan, dengan catatan empat kekalahan dan dua hasil imbang. Oleh karena itu, laga nanti dipastikan menjadi ujian berat bagi Mohamed Salah dan rekan-rekannya.











