Kabar Duka: Muliandy Nasution, Direktur Garuda TV, Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut
Muliandy Nasution, Commercial Director Garuda TV sekaligus anggota BPP HIPMI, meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Pangkalpinang–Mentok, Desa Terentang, Bangka Barat pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kecelakaan terjadi saat mobil Nissan Serena yang ditumpanginya gagal menyalip dan bertabrakan dengan truk sawit dari arah berlawanan.
Korban meninggal di lokasi kejadian akibat cedera kepala berat. Kepergian Muliandy menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja di dunia media serta organisasi pengusaha nasional.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan terjadi pada siang hari di Jalan Pangkalpinang–Mentok, Desa Terentang, Kecamatan Kelapa, Bangka Barat. Mobil Nissan Serena (B-2477-WBD) yang dikemudikan oleh Anisul Hakimi mengalami tabrakan dengan truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sawit (BN-8879-RP).
Menurut keterangan Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, kecelakaan dipicu oleh upaya menyalip yang tidak sempurna. Mobil penumpang yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok berupaya mendahului kendaraan di depannya, tetapi dari arah berlawanan melaju kendaraan truk sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Kondisi Korban dan Penumpang Lainnya
Tabrakan keras tersebut menyebabkan bagian depan mobil Nissan Serena ringsek parah. Selain Muliandy, sopir Serena bernama Anisul Hakimi mengalami luka berat dengan patah di kedua kakinya. Tercatat ada beberapa penumpang lain, termasuk warga negara asing (WNA) asal Singapura dan China yang mengalami luka-luka.
Jenazah Muliandy Nasution direncanakan akan segera diterbangkan ke Jakarta untuk proses pemakaman. Saat ini, kasus kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat.
Profil Muliandy Nasution
Muliandy Nasution (42 tahun) adalah Commercial Director Garuda TV & Anggota BPP HIPMI. Garuda TV adalah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia yang dimiliki oleh PT Digdaya Media Nusantara, terafiliasi dengan Prabowo Subianto dan dikenal dengan program bernuansa kebangsaan, pendidikan, serta hiburan. Sebelumnya, Garuda TV bernama Digdaya TV dan bertransformasi dengan semangat nasionalisme dan konten edukatif.
Selain itu, Muliandy Nasution merupakan suami dari desainer ternama Ayu Dyah Andari. Ayu dan Muliandy diketahui baru merayakan ulang tahun pernikahan ke-17 mereka dan menunaikan ibadah umroh sekeluarga.
Kepergian Muliandy menyisakan duka mendalam bagi Ayu Dyah Andari. Di unggahan terakhir media sosialnya, Ayu mengunggah momen terakhir saat ia sempat menunaikan umroh bersama suami dan anak-anak. Ayu bersyukur lantaran kenangan terakhir bersama suami adalah kenangan indah ketika mereka beribadah di tanah suci.
Ayu juga berdoa agar jalan pulang sang suami dimudahkan, juga dosanya diampuni. Berikut isi unggahan Ayu Dyah Andari:
“Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah.. Allah ijinkan memory terakhir bersamamu indah sayangku sayangku sayangku…
Alhamdulillah Allah beri kebahagiaan umroh sekeluarga lengkap untuk terakhir kalinya..
Alhamdulillah kamu selalu senyum, sabar, khusyuk..
Ya Allah.. mudahkanlah jalan nya..
Ampunilah dosanya
Rahmatilah suamiku
Selamatkanlah suamiku
Maafkanlah suamiku…
Kumohon terimalah semua amal ibadahnya ya Allah.. ampunilah Dosa2nya..
Terimalah suamiku yang paling sabar ini ditempat terbaik disisi-Mu ya Allah..
Sayangku sayangku sayangku..”
Duka Mendalam
Kabar duka ini menyelimuti dunia media dan organisasi pengusaha nasional. Muliandy Nasution meninggal di lokasi kejadian akibat cedera kepala berat. Ia meninggalkan kesan mendalam sebagai tokoh yang aktif dalam dunia bisnis dan media. Duka juga dirasakan oleh para rekan kerja dan sahabat yang mengenalnya sebagai sosok yang baik dan penuh dedikasi.
Proses pemakaman akan dilakukan secara terbatas dengan mengutamakan protokol kesehatan. Pihak keluarga berharap kepergian Muliandy dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.











