"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Pandji Kritik Anies 2 Jam, Tak Berani Roasting: DP 0 Persen

Pandji Pragiwaksono Bantah Tuduhan Tak Berani Me-roasting Anies Baswedan

Sejumlah netizen dan penggemar komedi menganggap bahwa Pandji Pragiwaksono tidak berani me-roasting mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Tuduhan ini muncul setelah Pandji tidak secara eksplisit menyebutkan nama Anies dalam materi stand-up comedy terbarunya yang bertajuk Mens Rea. Meski begitu, Pandji langsung membantah tudingan tersebut dengan tegas.

Pandji menegaskan bahwa dirinya justru paling banyak mengkritik dan me-roasting Anies Baswedan dalam berbagai kesempatan. Ia bahkan mengklaim bahwa tidak ada satu pun YouTuber di Indonesia yang lebih sering menjadikan Anies sebagai bahan lelucon daripada dirinya.

Materi Stand-Up Comedy Mens Rea dan Pembahasan Politik Nasional

Pertunjukan Mens Rea digelar di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada 30 Agustus 2025. Setelah sukses dipentaskan secara langsung, pertunjukan ini kini dapat disaksikan tanpa sensor melalui platform streaming Netflix sejak 27 Desember 2025.

Dalam materi komedinya, Pandji menyinggung berbagai isu politik nasional, termasuk Pemilu 2024 serta kondisi dan kebijakan politik Indonesia saat ini. Beberapa tokoh politik dan aparat negara pun tak luput dari bahan leluconnya. Nama-nama seperti Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo, mantan Kapolda Sumatra Barat Teddy Minahasa Putra, hingga eks Wakil Kepala BSSN Dharma Pongrekun disebut dalam materi lawakannya.

Meski sempat muncul secara singkat dalam sebuah punchline yang diarahkan kepada Gibran, nama Anies Baswedan tidak dibahas secara khusus dalam Mens Rea. Hal ini menjadi dasar bagi beberapa orang untuk menganggap bahwa Pandji tidak berani me-roasting Anies.

Pandji Bantah Tuduhan dan Sebut Dirinya Paling Banyak Mengkritik Anies

Pandji mengaku mendapat sindiran lantaran minimnya pembahasan Anies Baswedan dalam Mens Rea. Ia juga disebut sebagai pendukung mantan calon presiden di Pilpres 2024. Apalagi, dulu Pandji pernah menjadi juru bicara tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Namun, Pandji langsung membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya justru paling banyak mengkritik Anies Baswedan. “Oke, banyak yang bilang alasan kenapa Pandji tidak ngebahas Anies Baswedan di Mens Rea adalah karena Pandji enggak berani ngebahas Anies Baswedan dan enggak berani ngebercandain, dan karena saya mendukung Anies Baswedan,” ujarnya.

“Jadi, kalau dibilang Pandji enggak pernah mengkritik dan ngebercandain Anies Baswedan, faktanya akan membantah,” tegas Pandji.

Banyak Video Kritik Anies Baswedan di YouTube

Pandji kemudian menjelaskan bahwa dirinya pernah membuat banyak video yang mengkritik Anies Baswedan selama periode 2017 hingga 2023. Ia menyebutkan bahwa jika seseorang membuka YouTube dan mencari “Pandji Anies”, mereka akan menemukan banyak video yang membahas kritik terhadap Anies.

“Ada banyak video dirinya menyindir Anies di platform YouTube selama periode 2017 hingga 2023. Buka aja YouTube, search Pandji Anies, habis itu scroll aja terus tuh, lewatin yang video wawancara, yang media-media, terus aja, pasti bakal ketemu. Kalau mau, buka YouTube-nya gua dari periode 2017 sampai 2023, banyak banget,” kata Pandji.

Ia juga mengungkap bahwa dirinya pernah membuat video review masa jabatan Anies Baswedan yang berdurasi lebih dari dua jam. “Waktu itu gua pernah bikin video review satu masa jabatan Anies Baswedan. Durasinya 2 jam 22 menit kalau enggak salah, dengan skor dua bintang dari lima bintang.”

Video Kritik Spesifik Terhadap Anies Baswedan

Pandji juga menyebutkan video lain di mana dirinya mengkritik Anies Baswedan. Mulai dari video khusus polemik program hunian DP 0 Rupiah era Anies Baswedan, lalu video tentang pernyataan Anies yang menyebut Kali Item sudah diibaratkan seperti septic tank, tanki bawah tanah kedap air untuk menampung dan mengolah limbah tinja.

“Semua orang yang nonton pasti tahu nih yang di Septic Tank Anies, banyak banget, yang dia telepon pas gua lagi di luar negeri tanpa nanya gua lagi di mana. Terus gua bilang, ‘Katanya peduli rakyat. Gua bayarin billing-nya aja kagak dipeduliin tuh, roaming soalnya,’ kata gua.”

Selain itu, Pandji juga mengungkap video lain di mana ia membandingkan perlakuan berbeda dari Anies Baswedan, saat menggerebek kafe di kawasan Senopati pada Juni 2021 lalu terkesan garang soal disiplin protokol kesehatan era pandemi Covid-19, tetapi terkesan ramah saat bertemu Habib Rizieq.

“Terus yang sempat viral, yang gua bilang Anies elektabilitasnya rendah, tiba-tiba menang jadi gubernur DKI, pasti curang. Itu semuanya ada,” papar Pandji.

Pandji Juga Me-roasting Anies Di Depan Wajahnya Sendiri

Pandji juga mengungkap bahwa ia pernah me-roasting Anies Baswedan di depan wajahnya sendiri. Saat acara Adili Idola, ia me-roasting Fedy Nuril di depan Anies Baswedan. “Saat Fedy Nuril diroasting, Mas Anies nongol. Terus di depannya, gua bilang, ‘Mas Anies janganlah semua undangan didatengin, kelihatan banget nganggurnya.’ Duaar.. meledak banget.”

Pandji sekali lagi menegaskan bahwa dirinya jelas terbukti pernah mengkritik dan me-roasting Anies Baswedan. Bahkan, ia mengklaim bahwa tidak ada komika lain yang lebih sering menjadikan Anies sebagai bahan lelucon ketimbang dirinya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *