Kehadiran Pedro Matos di Persebaya Surabaya Membuka Peluang Perubahan Besar
Pedro Matos, kreator 40 persen gol Semen Padang FC, kini menjadi sorotan utama dalam bursa transfer sepak bola Indonesia. Gelandang asal Portugal ini disebut-sebut akan segera bergabung dengan Persebaya Surabaya untuk memperkuat lini tengah tim berjuluk Green Force pada putaran kedua Super League 2025/2026. Keberadaannya diharapkan mampu memberikan solusi instan bagi permainan Persebaya yang sering kehilangan arah saat Francisco Rivera absen.
Bonek, suporter setia Persebaya, mulai menyimpan harapan besar terhadap langkah transfer ini. Mereka menilai bahwa kehadiran playmaker baru sangat penting agar permainan tim tetap stabil. Sejak awal musim, Bonek cukup vokal menginginkan adanya pelapis sepadan bagi Rivera. Namun, ketergantungan tinggi pada satu pemain membuat permainan Persebaya sering kali kehilangan arah ketika Rivera tidak berada di lapangan.
Isu kepindahan Pedro Matos pertama kali muncul melalui akun Instagram @bocahbolaid pada Sabtu, 17 Januari 2026. Akun tersebut mengumumkan bahwa gelandang berkebangsaan Portugal milik Semen Padang FC, Pedro Matos (27 tahun), dikabarkan akan segera merapat ke Persebaya Surabaya.
Pedro Matos memulai kariernya di sepak bola Indonesia pada musim 2025/2026. Ia direkrut Semen Padang dari klub Liga Portugal, Sanjoanense, dengan status bebas transfer. Meski baru pertama kali bermain di Liga Tanah Air, ia langsung mendapat peran penting di Semen Padang. Ia tampil dalam 15 pertandingan dengan total 1.144 menit bermain di Super League musim ini.
Kontribusinya tidak bisa dipandang sebelah mata karena mencetak satu gol dan empat assist. Catatan itu membuat Pedro Matos terlibat langsung dalam sekitar 40 persen gol Semen Padang di putaran pertama. Perannya sebagai kreator utama membuatnya menjadi salah satu pemain paling menonjol di skuad Kabau Sirah. Ia kerap menjadi penghubung antarlini sekaligus pemecah kebuntuan saat tim kesulitan mencetak gol.
Kondisi tersebut membuat peluang kepindahan Pedro Matos ke Persebaya Surabaya terbuka lebar. Semen Padang dikabarkan akan melakukan perombakan besar-besaran pada putaran kedua musim 2025/2026. Sinyal cuci gudang disampaikan langsung oleh penasihat klub Semen Padang, Andre Rosiade.
Pernyataan itu muncul melalui unggahan Instagram Semen Padang yang dikolaborasikan dengan Andre Rosiade pada Selasa, 13 Januari 2026. Perombakan skuad dilakukan usai Semen Padang kalah dramatis dari Persis Solo pada laga pekan ke-17. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Minggu, 11 Januari 2026.
Semen Padang sudah mengamankan enam pemain asing baru untuk putaran kedua. Mereka adalah Guilermo Fernandez, Jaime Giraldo, Kazaki Nakagawa, Boubakarry Diarra, Kianz Froese, dan Ravy Tsouka. Enam pemain tersebut bahkan sudah resmi didaftarkan untuk memperkuat tim. Selain itu, Semen Padang masih berencana mendatangkan dua pemain asing tambahan di posisi penyerang.
Andre Rosiade menyebut hanya dua pemain asing lama yang akan dipertahankan. Artinya, sejumlah nama lama berpotensi dilepas, termasuk Pedro Matos. “Selain 6 pemain asing baru, kami akan menambahkan 2 orang pemain asing baru lagi, untuk posisi Striker dan Winger,” tulis Andre Rosiade. Ia menegaskan perombakan dilakukan demi meningkatkan kualitas tim.
“Sedangkan pemain asing tersisa, kami hanya pertahankan dua,” lanjut Andre Rosiade. Total Semen Padang akan menggunakan 10 pemain asing di putaran kedua. “Jadi total sementara sampai malam ini, Semen Padang akan menggunakan 10 pemain asing,” tulisnya lagi. Delapan di antaranya merupakan pemain baru, sementara dua lainnya pemain lama.
Tidak hanya pemain asing, Semen Padang juga berburu pemain lokal berkualitas. Langkah ini dilakukan untuk menambal kelemahan tim di berbagai sektor. “Kami tetap akan terus mencari pemain lokal,” tulis Andre Rosiade. Ia mengakui proses pencarian tidak mudah, tetapi manajemen tetap berusaha maksimal.
“Meskipun sulit, kami tetap berusaha akan mencari pemain lokal yang berkualitas untuk menambal kekurangan tim ini,” sambungnya. Perubahan besar diyakini akan terlihat pada putaran kedua. “Insyaallah, putaran kedua Semen Padang akan main dengan tim baru,” tutup Andre Rosiade. Pernyataan ini memperkuat sinyal berakhirnya masa Pedro Matos di Padang.
Jika benar bergabung ke Persebaya Surabaya, Pedro Matos berpotensi menjadi solusi instan yang dibutuhkan. Kreativitas dan visinya dinilai cocok untuk menopang performa Francisco Rivera dan menjaga keseimbangan permainan Green Force.











