Fun Run 5K Road to Jogja10K 2026 Digelar di Plaza Malioboro
Ratusan pelari dari berbagai komunitas mengikuti Fun Run 5K Road to Jogja10K 2026 yang digelar di Plaza Malioboro, Kota Yogyakarta, Minggu (25/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian acara menuju Jogja10K 2026 yang ditargetkan diikuti ribuan peserta pada 3 Mei 2026 mendatang.
Prosesi pelepasan peserta dilakukan pada pukul 05.55 WIB. Tepat pukul 06.00 WIB, Fun Run 5K resmi dimulai dengan titik start dan finis di area Plaza Malioboro. Para peserta menempuh rute lari di kawasan pusat Kota Yogyakarta, menyusuri jalanan kota yang selama ini menjadi ikon aktivitas wisata dan budaya.
Setelah seluruh peserta mencapai garis finis, panitia menyediakan sesi refreshment, hiburan DJ performance, serta berbagai aktivitas interaktif. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah launching tanggal pembukaan registrasi Jogja10K 2026. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan jersey peserta dan medali finisher, sesi permainan, serta pembagian doorprize.
Dukungan Pemkot Yogyakarta
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyampaikan bahwa penyelenggaraan Road to Jogja10K 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta. Ia menilai tingginya partisipasi peserta dalam Fun Run 5K ini menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap ajang Jogja10K.
“Jadi, hari ini adalah acara Road to Jogja 10K, yang mana nanti Jogja 10K sendiri akan diadakan 3 Mei 2026,” ujar Wawan. “Alhamdulillah, tadi kita lihat dari peserta Road to ini sudah cukup banyak, bahkan mendekati—atau sudah (hampir) sama dengan race-nya sendiri.”
Ia juga menyampaikan harapan agar Jogja10K dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan menjadi salah satu andalan Kota Yogyakarta. “Tentu, kami support di sini agar Jogja 10K menjadi suatu event tahunan, yang setiap tahun akan semakin berkembang dan menjadi salah satu andalan Kota Jogja,” kata Wawan.
Terkait target peserta dan pengembangan sport tourism, Wawan Harmawan menyebutkan bahwa Jogja10K diharapkan mampu menarik peserta dalam jumlah besar, termasuk dari luar daerah. “Ya, target utama kita justru kita bisa menembus (angka) 5 ribu lebih ya. Jadi harapan kami untuk Jogja 10K bisa mencapai 7 ribu peserta, lalu kita akan meningkat lagi,” ujarnya.
Gabungkan Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata
Sementara itu, Project Director Jogja10K Sentanu Wahyudi menjelaskan bahwa Jogja10K dirancang sebagai event lari yang menggabungkan olahraga, kebudayaan, dan pariwisata. Konsep tersebut, menurut dia, diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi para pelari.
“Jadi, event Jogja 10K ini adalah event lari yang menggabungkan antara sport (olahraga) lari, kebudayaan, dan juga pariwisata. Di mana kita menggandeng seluruh pelaku pariwisata di Kota Yogyakarta untuk memeriahkan acara ini, sehingga pelari akan mendapatkan suatu experience yang berbeda, di mana akan disambut oleh seluruh masyarakat Kota Yogyakarta,” kata Sentanu.
Dari sisi rute, Sentanu menjelaskan bahwa Jogja10K akan mengusung rute budaya dengan melintasi sejumlah landmark ikonik Kota Yogyakarta. “Juga rutenya kita akan menggabungkan rute budaya, yaitu Jalan Malioboro dengan begitu banyak landmark-nya, di mana kita akan memberikan penjelasan dan melewati rute-rute tersebut.”
“Rutenya kita akan ke Malioboro, menuju Kraton, muter Beteng, ya. Kita muterin Beteng, ya, Beteng Kraton. Kita akan melewati beberapa site seperti Gedung Agung (Istana Negara), Benteng Vredeburg, Kraton, Pojok Beteng, dan museum-museum.”
Adapun target peserta yang dipatok untuk pelaksanaan Jogja10K 2026 terbilang ambisius. “Targetnya sendiri, kita memiliki target 10 ribu peserta,” kata Sentanu. Ia menyebutkan bahwa Fun Run 5K Road to Jogja10K 2026 tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga bertujuan membangun semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan antar komunitas lari.
Melalui kegiatan Road to Jogja10K 2026, penyelenggara berharap antusiasme masyarakat terhadap ajang Jogja10K semakin meningkat, sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu kota tujuan sport tourism di Indonesia.











