Kehadiran Jersey Baru Timnas Indonesia yang Menarik Perhatian
Direktur Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), Marsal Masita, mengungkapkan bahwa ada kejutan besar yang akan diberikan kepada para suporter. Selain tampilan baru, jersey Timnas Indonesia juga akan memiliki jersey ketiga dan dipastikan didesain oleh desainer lokal anak bangsa.
PSSI resmi mengumumkan Kelme sebagai apparel baru Timnas Indonesia dengan durasi kerja sama selama empat tahun hingga tahun 2030. Kelme terpilih setelah melalui tender yang melibatkan enam brand lainnya, baik dari dalam maupun luar negeri.
Tender ini dilakukan sejak 3 Juli 2025, dan akhirnya brand asal Spanyol ini menjadi pemenang. PSSI mengklaim bahwa pemilihan Kelme didasarkan pada pertimbangan kapasitas, manufaktur yang superior, reputasi level internasional, serta komitmen untuk sepak bola Indonesia, tidak hanya terbatas pada Timnas Indonesia saja.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menyatakan bahwa kerja sama dengan PSSI akan berlangsung dalam jangka panjang. Ia menegaskan bahwa komitmen yang diberikan oleh Kelme dan PSSI untuk Timnas Indonesia dan Timnas Futsal Indonesia adalah jangka panjang.
“Kami akan mendukung dan berusaha sekuat mungkin untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Kevin Wijaya. “Meskipun ada kemungkinan adanya aral melintang di depan, kami tetap memiliki niatan visi yang sama dan komitmen untuk bisa mendukung ini.”
Ia juga memastikan bahwa Kelme akan memberikan harga yang terjangkau untuk penjualan jersey Timnas Indonesia nantinya.
Desain Jersey yang Mewakili Identitas Indonesia
Marsal Masita menjawab secara blak-blakan tentang desain jersey Timnas Indonesia. PSSI akan merilis jersey kandang dan tandang Timnas Indonesia lebih dulu pada Maret mendatang. Hal ini karena saat ini PSSI masih memiliki kerja sama dengan sponsor sebelumnya yakni Erspo, sehingga kerja sama dengan Kelme akan dimulai pada 1 Maret 2026.
Untuk itu, ia memastikan peluncuran jersey baru Timnas Indonesia akan dilakukan pada awal Maret. Terkait detail desain, Marsal menegaskan bahwa akan lebih kaya dan memiliki filosofi yang merepresentasikan Indonesia. Ia menekankan bahwa ini akan menjadi pembeda, karena akan membawa identitas Indonesia yang lebih kuat.
Dalam proses pemilihan apparel, PSSI mewajibkan keterlibatan desainer lokal Indonesia agar identitas nasional bisa ditampilkan lebih kuat dalam setiap detail jersey skuad Garuda. PSSI menegaskan bahwa fleksibilitas desain diberikan agar nuansa Indonesia dapat hadir lebih menonjol, baik pada jersey kandang maupun tandang.
“Ada beberapa poin yang kami coba rencanakan. Kami letakkan dalam syarat tender,” kata Marsal. “Di tempat tender tersebut kami bilang bahwa siapa pun pesertanya, siapa pun manufakturnya, mereka harus bekerja sama dengan desainer lokal Indonesia. Anak bangsa. Dan mereka sudah setuju.”
Jersey Ketiga yang Dinanti-nantikan
Tidak hanya jersey kandang dan tandang, PSSI juga membuka peluang hadirnya jersey ketiga yang ditargetkan bisa diperkenalkan pada September 2026. Tentu ini diharapkan melengkapi rangkaian apparel Timnas Indonesia untuk agenda internasional sepanjang tahun.
Jersey Timnas Indonesia akan didesain oleh desainer lokal, tetapi Marsal masih enggan membocorkannya. “Kejutannya, kita akan mengeluarkan koleksi home jersey dan away jersey duluan. Harusnya segera, pada Maret,” jelas Marsal. “Dan yang tadi saya ceritakan, se-detail apa jerseynya. Nanti kita bisa lihat di sana.”
“Tapi, kami mencoba ada fleksibilitas yang bisa bawa Indonesia lebih tinggi di dalam jersey tersebut, baik itu home maupun away,” tuturnya. “Satu lagi, kami sedang ngobrol dengan mereka untuk punya third jersey. Yang semoga bisa kita pakai di September,” pungkasnya.











