"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Mengapa Posisi Mesin Bus Diletakkan di Belakang, Ini 5 Alasannya yang Menarik

Eksplorbanten.com.com – JAKARTA – Jika Anda merupakan seorang penggemar kendaraan berat seperti bus, pasti Anda akan memperhatikan bahwa bus sekolah di masa lalu memiliki desain yang sangat unik. Mesin bus dipasang di bagian depan, berdampingan dengan pengemudi.

Namun, desain tersebut telah berubah pada bus modern saat ini. Kini, komponen mesin dan transmisi diposisikan sepenuhnya di bagian belakang, meskipun masih menggunakan rangka tangga yang sama seperti sebelumnya.

Desain mesin di belakang poros roda sebenarnya mengingatkan kita pada merek mobil mewah Porsche 911 yang terkenal dengan penempatan mesin di belakang sasis untuk tujuan penanganan yang lebih baik. Namun, pada kendaraan niaga seperti bus, tujuan pemasangan mesin di bagian belakang berbeda.

Beberapa alasan mengapa mesin bus modern dipasang di bagian belakang adalah sebagai berikut:

1. Ruang yang lebih luas – dengan memasang mesin dan powertrain di bagian belakang, perusahaan bus dapat menciptakan ruang yang lebih luas untuk mengangkut penumpang dan barang bawaan mereka. Ruang yang sebelumnya diisi oleh roda gigi dan poros baling-baling dapat dimanfaatkan untuk menampung barang bawaan penumpang, terutama untuk perjalanan jarak jauh. Bahkan, pada bus kota, ruang tersebut dapat digunakan untuk menampung penumpang yang berdiri untuk perjalanan jarak pendek. Semakin banyak penumpang yang diangkut, semakin besar pula keuntungan yang dapat diperoleh dari satu perjalanan.

2. Kemudahan naik dan turun – tanpa adanya mesin dan gigi di bagian depan, lantai bus dapat didesain lebih rendah untuk memudahkan penumpang naik dan turun. Lantai yang datar juga memungkinkan pergerakan penumpang menjadi lebih lancar, terutama dalam situasi darurat. Selain itu, hal ini juga memudahkan para lansia untuk menggunakan transportasi umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *