"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Cristiano Ronaldo Dapat Hadiah Mewah dari Trump, Setara dengan Elon Musk dan PM Jepang

Kunjungan Cristiano Ronaldo ke Gedung Putih

Cristiano Ronaldo, megabintang sepak bola asal Portugal, mendapat penghargaan khusus dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, setelah melakukan kunjungan ke Washington DC. Kehadirannya di Gedung Putih (White House) menarik perhatian publik karena menjadi momen langka bagi seorang atlet.

Kunjungan Ronaldo ke negara Paman Sam ini dilaporkan sebagai bagian dari undangan resmi. Ia hadir dalam pertemuan yang diselenggarakan oleh Presiden Trump untuk menyambut Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Meski BBC melaporkan bahwa Ronaldo tidak termasuk dalam delegasi resmi MBS, kehadirannya tetap memiliki makna penting.

Sebagai duta pariwisata Arab Saudi dan ikon utama Liga Arab Saudi, Ronaldo berperan dalam upaya pemerintah negara tersebut untuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan minyak. Saat ini, Arab Saudi sedang berupaya memperluas diversifikasi ekonomi ke bidang pariwisata dan olahraga.

Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, Ronaldo terlihat hadir dalam jamuan makan malam yang digelar Trump bersama MBS di Gedung Putih. Setelah pertemuan tersebut, Ronaldo diberi hadiah pribadi oleh Trump. Dilaporkan Daily Mail, hadiah itu adalah kunci emas Gedung Putih yang dibuat khusus oleh presiden AS tersebut.

Menurut laporan yang sama, hadiah kunci emas ini dirancang oleh Trump dan telah diberikan kepada tamu-tamu istimewa sejak 2020. Selain Ronaldo, tiga tokoh ternama lainnya juga telah menerima hadiah serupa. Mereka adalah Elon Musk, Perdana Menteri Jepang Taro Aso, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Netanyahu menjadi tokoh pertama yang menerima hadiah kunci emas dari Trump pada 2020.

Dengan demikian, Ronaldo menjadi tokoh olahraga pertama yang menerima hadiah pribadi dari mantan presiden AS yang pernah menjabat dua periode tersebut.

Keistimewaan yang Diberikan oleh Trump

Selain menerima hadiah khusus, Ronaldo juga diberi kesempatan khusus selama kunjungannya ke Gedung Putih. Ia diajak berkeliling Ruang Oval, tempat di mana Trump bertemu dengan tokoh-tokoh dunia. Pengalaman ini menunjukkan perhatian khusus dari presiden AS terhadap sang bintang sepak bola.

Kedatangan Ronaldo ke Amerika Serikat menjadi yang pertama sejak 2014. Sebelumnya, ia pernah berkunjung ke AS saat menjalani tur pramusim bersama Real Madrid. Namun, sejak saat itu, Ronaldo tidak pernah kembali ke negara adidaya tersebut.

Diduga, hal ini terkait dengan tuduhan pemerkosaan yang pernah ia terima. Pada 2009, Ronaldo dituduh memperkosa seorang wanita bernama Kathryn Mayorga di sebuah klub malam. Meski tuduhan tersebut dibantah, kasus ini sempat membuatnya tidak pernah kembali ke AS hingga saat ini.

Namun, dalam persidangan, Ronaldo dinyatakan tidak bersalah. Hal ini membuktikan bahwa ia tidak pernah dihukum atas tuduhan tersebut. Kini, dengan kunjungan ke Gedung Putih, Ronaldo kembali menunjukkan kehadirannya di tengah dunia politik internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *