Kebangkitan Liverpool atau Hanya Ledakan Sesaat?
Setelah mengalami tiga kekalahan beruntun, kemenangan Liverpool atas West Ham United 2-0 di London Stadium akhir pekan lalu memberikan angin segar bagi The Reds. Meski pertandingan tersebut diwarnai kartu merah kontroversial untuk Lucas Paquetá, performa tim asuhan Arne Slot terlihat lebih terstruktur dibanding sebelumnya.
Alexander Isak membuka keunggulan dengan gol pertamanya di Premier League bersama Liverpool, sedangkan Cody Gakpo memastikan kemenangan melalui gol yang datang di akhir pertandingan. Hasil ini menjadi momentum penting bagi Liverpool, yang kini duduk di posisi kedelapan klasemen sementara, hanya terpaut tiga poin dari Chelsea di peringkat ketiga.
Arne Slot mendapat apresiasi publik setelah menurunkan starting XI yang berani, termasuk keputusan mengejutkan meletakkan Mohamed Salah di bangku cadangan sepanjang pertandingan. Meski wacana masa depan Salah kembali mencuat, Slot menegaskan bahwa ikon Mesir itu masih menjadi bagian penting dari proyek tim.
Statistik juga mendukung: Liverpool memenangi 12 laga terakhir Premier League melawan tim promosi, baik kandang maupun tandang. Namun, lawan mereka pada laga kali ini bukanlah tim sembarangan.
Sunderland: Mental Baja Berbuah Comeback Bersejarah
Sunderland tampil luar biasa pekan lalu dengan comeback dramatis 3-2 atas Bournemouth setelah sempat tertinggal dua gol. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Premier League—setelah 188 percobaan—Sunderland mampu bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menang. Kemenangan ini memutus tiga laga tanpa kemenangan dan membuat Sunderland tetap berada di posisi keenam, di atas Liverpool, Tottenham, Manchester United, dan Newcastle.
Meski statistik tandang mereka menunjukkan dua sisi koin: serangan Sunderland di laga tandang menjadi salah satu yang paling mandul di liga (hanya 3 gol), tetapi pertahanan mereka justru termasuk elit dengan hanya kebobolan 6 kali — terbaik ketiga di luar kandang.
Namun, ada dinding sejarah yang menanti: Sunderland tidak pernah menang di Anfield di era Premier League. Terakhir kali mereka pulang membawa tiga poin dari Anfield terjadi pada tahun 1983.
Kondisi Tim dan Prediksi Susunan Pemain
Fokus utama publik jelas tertuju pada nama Mohamed Salah. Namun, jika Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz, Cody Gakpo, dan Alexander Isak tampil energik seperti di London, Arne Slot diprediksi tidak akan merusak dinamika yang sedang berjalan.
Rotasi justru kemungkinan besar terjadi di posisi full-back. Joe Gomez dinilai tidak siap untuk dua start beruntun dalam waktu singkat, sementara Milos Kerkez juga berpotensi digeser. Curtis Jones dapat kembali mengisi pos bek kanan seperti eksperimen Slot beberapa kali musim ini. Cedera masih menahan Giovanni Leoni, Conor Bradley, dan Jeremie Frimpong dari skuad.
Sunderland relatif lebih nyaman dengan kondisi tim. Aji Alese dan Habib Diarra dipastikan absen, tetapi mayoritas skuad bugar. Gol kemenangan Brobbey dari bangku cadangan menempatkannya dalam situasi ideal untuk menghuni starting lineup, terutama jika Le Bris ingin menampilkan formasi yang lebih pragmatis dengan memasukkan Lutsharel Geertruida demi kestabilan lini belakang.
Prediksi susunan pemain Liverpool:
Alisson; Jones, Konate, Van Dijk, Robertson; Mac Allister, Gravenberch; Szoboszlai, Wirtz, Gakpo; Isak
Prediksi susunan pemain Sunderland:
Roefs; Mukiele, Geertruida, Ballard, Alderete, Reinildo; Xhaka, Sadiki; Le Fee; Traore, Brobbey
Prediksi Skor Akhir
Permainan Sunderland disiplin terutama di lini pertahanan, tetapi Anfield tetap merupakan arena yang sangat berat untuk tim manapun. Liverpool dalam tekanan wajib menang demi menjaga peluang ke Eropa, dan jika Isak & Wirtz dapat mempertahankan level permainan seperti akhir pekan lalu, tiga poin seharusnya dalam jangkauan.
Prediksi: Liverpool 2 – 1 Sunderland











