"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Alibi Terduga Pencuri di Warung Rejang Lebong, Luka Bukan Akibat Serangan Warga

Penangkapan Irawan: Alibi Tidak Sesuai Fakta

Terduga pelaku pembobolan rumah di Desa Warung Pojok, Kecamatan Sindang Dataran, berinisial Irawan alias IR (42), ditangkap oleh Polsek Sindang Dataran dan Sat Reskrim Polres Rejang Lebong pada Minggu (30/12/2025). Irawan, yang merupakan warga Desa Warung Pojok, Kecamatan Muara Kemumu, Kabupaten Kepahiang, diamankan saat sedang menjalani pengobatan di halaman RS As-Salam Curup. Ia mengalami luka sabetan senjata tajam yang diduga akibat dikejar warga.

Irawan membantah keras terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut. Ia mengklaim bahwa luka di tubuhnya bukan akibat dikejar warga, melainkan karena perkelahian dengan adiknya sendiri. Namun, pengakuan ini tidak dapat dibuktikan dan tidak sesuai dengan fakta lapangan. Penyidik telah mengumpulkan bukti dan keterangan yang mengarah kuat kepada terduga pelaku.

Pada pemeriksaan, Irawan menolak menandatangani surat penangkapan dan tetap mengelak dalam pemeriksaan. Meski demikian, polisi memastikan proses hukum tetap berjalan. Semua petunjuk hasil penyelidikan mengarah kepadanya. Irawan juga tidak dapat menunjukkan bukti kuat bahwa luka tersebut disebabkan karena perkelahian dengan adiknya.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, menjelaskan bahwa Irawan telah menjalani pemeriksaan oleh Unit Reskrim Polsek Sindang Dataran di ruang Unit Pidum Sat Reskrim Polres Rejang Lebong. Meskipun terduga pelaku tetap mengaku bukan pelakunya, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Ada sejumlah bukti dan keterangan yang mengarah bahwa terduga ini memang terlibat dalam kejadian tersebut.

Saat ini, penyidik masih memburu satu pelaku lainnya yang kabur pada malam kejadian. Sementara itu, terduga pelaku Irawan hingga kini masih diamankan di Mapolres Rejang Lebong. “Satu terduga sudah diamankan, satu lagi masih dalam pengejaran,” tutup Sinar.

Aksi Pencurian yang Hebohkan Warga

Seperti diketahui, peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (27/11/2025) malam di rumah pedagang kopi, Shodikul Hadiyan (53), yang sedang menunaikan ibadah umroh sehingga rumah dalam keadaan kosong. Aksi kejar-kejaran sempat bikin heboh warga Rejang Lebong beberapa waktu lalu.

Saat kejadian, terjadi aksi saling menyerang menggunakan senjata tajam antara maling dan warga. Pelaku bahkan terkena serangan namun berhasil melarikan diri. Aksi pencurian itu menimpa rumah milik Shodikul Hadiyan (53) warga setempat yang diketahui merupakan pedagang. Di mana korban ini sedang pergi umrah sehingga rumahnya dalam keadaan kosong.

Aksi pencuri terungkap bermula sekitar pukul 23.30 WIB ketika anak pelapor mendengar suara mencurigakan dari rumah korban. Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, menerangkan aksi pencurian itu dilaporkan oleh tetangga korban. Menurutnya, kasus ini kini tengah ditangani Polsek Sindang Dataran bersama Opsnal Satreskrim Polres Rejang Lebong. Adapun pelakunya berjumlah dua orang yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

“Ya betul, laporannya sedang ditindaklanjuti, pelakunya dua orang,” ungkap Sinar, Jumat (28/11/2025). Saksi yang merupakan anak pelapor membangunkan orang tuanya setelah mendengar suara aktivitas dari rumah sebelah. “Saat dicek oleh mereka ternyata benar ada aksi pencurian,” lanjut Sinar.

Ketika keluar rumah, pelapor dan saksi melihat dua orang pelaku melarikan diri sambil membawa barang curian. Saksi langsung mengejar salah satu pelaku tapi pelaku melakukan perlawanan dengan mengarahkan sebilah pisau. “Saksi membalas dengan mengayunkan kapak ke arah punggung pelaku hingga membuatnya tersungkur,” jelas Sinar. Pelaku kedua sempat mencoba membantu rekannya.

Dalam situasi gelap dan berbahaya itu, pelapor juga menebas paha pelaku dengan parang untuk menghentikan upaya kabur. Namun kedua pelaku berhasil melarikan diri memanfaatkan kondisi malam yang gelap. “Pelaku berhasil melarikan diri karena kondisinya gelap, saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” papar Sinar.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku masuk ke rumah korban melalui gudang dengan memanjat dinding. Setelah berada di dalam, mereka menemukan kunci gudang yang tergantung, lalu membuka pintu dari dalam. Pelaku berhasil mengambil 1 karung kopi, 1 unit sepeda motor dan 1 unit mesin gergaji. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku.

“Sekarang kita masih melakukan penyelidikan intensif, kedua pelaku sedang dalam pengejaran, kami juga mengimbau warga lebih waspada, terutama saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama,” imbuh Sinar.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *