"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Pengacara Purwokerto Dibunuh, Jenazah Dibuang ke Hutan, Polisi Beberkan Motif

Penemuan Jasad Aris Munadi di Kubangkangkung

Sebuah kasus pembunuhan yang mengejutkan terjadi terhadap pengacara asal Purwokerto, Aris Munadi. Jasadnya ditemukan di wilayah Kubangkangkung, Kabupaten Cilacap, setelah menghilang selama 19 hari sejak 22 November 2025.

Aris Munadi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (10/12/2025) malam. Lokasi penemuan jenazah berjarak cukup jauh dari tempat ditemukannya mobil Aris di Kutowinangun, Kebumen, pada Jumat (28/11/2025). Hal ini memunculkan banyak pertanyaan dan teka-teki tentang apa yang terjadi selama periode hilangnya Aris.

Lokasi Eksekusi dan Pembuangan Jasad

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buwono, menjelaskan bahwa para tersangka telah menyiapkan beberapa lokasi sebelum dan sesudah eksekusi. Ada tujuh lokasi di wilayah Jeruklegi dan Kawunganten yang disiapkan oleh tersangka.

Lokasi eksekusi berada di Jeruklegi, di suatu area pemakaman, sedangkan tempat membuang jasad korban ada di Kawunganten, yaitu di alas Kubangkangkung. Pihak kepolisian menemukan lokasi jasad Aris berdasarkan keterangan dari para terduga pelaku.

Dua Tersangka dalam Kasus Ini

Terbaru, polisi telah resmi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut. Mereka adalah S (43) dan J (36). Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan dan gelar perkara, penyidik resmi menaikkan status dua orang dari saksi menjadi tersangka.

Menurut Kapolresta, peran kedua tersangka berbeda dalam peristiwa pembunuhan tersebut. Tersangka berinisial S bertindak sebagai eksekutor, sedangkan tersangka berinisial J diduga membantu pelaku utama memindahkan tubuh korban ke dalam mobil.

Proses Penyidikan Lanjutan

Kapolresta menyatakan bahwa proses penyidikan telah dimulai dan akan terus dilakukan untuk mengungkap peran para pelaku serta motif mereka melakukan aksi keji tersebut. Pemeriksaan saksi dilakukan secara maraton untuk menentukan motif dan hal-hal terbaru terkait kasus ini.

Tersangka S sebagai eksekutor melakukan pemukulan di bagian leher korban menggunakan kayu. Namun, penyidik masih terus menggali alasan dan latar belakang tindakan tersebut. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan.

Perkembangan Terkini

Kasus ini mencuri perhatian dunia advokat di Banyumas. Aris Munadi, anggota DPC Peradi Purwokerto, dilaporkan hilang sejak Sabtu (22/11/2025). Ia berpamitan dari rumahnya di Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang, untuk menuju Jeruklegi, Cilacap, diduga terkait sebuah perkara hukum yang sedang ia tangani.

Awalnya, istri Pak Aris yang menghubungi pengurus Peradi. Mereka langsung menyarankan melapor ke polisi. Laporan resmi ke Polresta Banyumas dibuat pada Selasa (25/11/2025).

Perkembangan besar muncul saat mobil yang dikendarainya ditemukan terparkir tanpa pengemudi di Desa Mekarsari, Kutowinangun, Kebumen. Namun keberadaan Aris tetap menjadi teka-teki hingga akhirnya kabar penemuannya dalam kondisi tak bernyawa hari ini menjadi pukulan berat bagi keluarga dan rekan sejawat.

Perkara yang Ditangani

Menurut Ketua DPC Peradi Purwokerto, Happy Sunaryanto, sebelum hilang Aris berpamitan dari rumah di Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang, Banyumas, untuk pergi ke Jeruklegi, Cilacap. Diduga ia tengah menangani sebuah perkara di daerah tersebut.

Pamitnya dia ke Jeruklegi, Cilacap, tapi tidak merinci sedang menangani kasus apa. Ini yang juga masih kita telusuri. Kontak terakhir dengan keluarga terjadi Sabtu (22/11/2025), dua hari sebelum laporan dibuat.

Sementara itu Kasatreskrim Polresta Banyumas, Andryansah Rithas Hasibuan, saat dikonfirmasi menyebut sudah ada lima saksi yang diperiksa terkait hilangnya Aris. Ada lima saksi, dari Kutowinangun dan pihak keluarga.

Kelurga dan rekan sejawat Aris di Peradi Purwokerto berharap proses penyelidikan segera menemukan titik terang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *