"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Timnas U22 Indonesia Dihujani Kritik Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025

Timnas U22 Indonesia Gagal Melaju ke Semifinal SEA Games 2025

Timnas U22 Indonesia gagal melanjutkan perjalanan mereka di ajang SEA Games 2025 setelah tersingkir di babak penyisihan grup. Meski berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1 dalam pertandingan terakhirnya di Stadion The 700th Anniversary of Chiang Mai, Jumat (12/12/2025), hasil tersebut tidak cukup untuk memastikan kualifikasi ke semifinal.

Sebelumnya, Timnas U22 Indonesia sukses menjadi juara SEA Games 2023 setelah mengalahkan Thailand di partai final. Namun, prestasi itu tidak terulang di edisi kali ini. Kegagalan ini juga menambah catatan yang kurang memuaskan bagi pelatih Indra Sjafri sepanjang tahun ini dalam mengarungi kompetisi internasional.

Tersingkirnya Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025 mendapat perhatian dari berbagai media asing, termasuk beberapa outlet Vietnam. Berikut adalah tanggapan dari beberapa media tersebut:

1. The Thao 27

Media Vietnam, The Thao 27, menulis artikel berjudul “Tim U22 Indonesia mencetak sejarah dengan tersingkir dari babak penyisihan grup SEA Games”. Mereka menyebut bahwa kemenangan atas Myanmar tidak cukup untuk mengantarkan Indonesia ke semifinal.

“Indonesia mengakhiri fase grup SEA Games 2025 dengan finis di luar empat besar. Kemenangan atas Myanmar tidak cukup untuk menyalip Malaysia dalam perebutan posisi runner-up terbaik,” tulis The Thao 27.

Media tersebut menilai kegagalan Indonesia di SEA Games 2025 sebagai sesuatu yang sulit diterima, mengingat skuad Garuda Muda diperkuat oleh banyak pemain berpengalaman. Mereka juga membandingkan situasi ini dengan SEA Games 2009, saat Indonesia juga tersingkir di fase grup.

“Catatan impresif tersebut membuat kegagalan di SEA Games 2025 terasa semakin signifikan,” tulis The Thao 27.

2. VN Express

Sementara itu, VN Express menyoroti ekspresi para pemain Indonesia yang tampak terpukul setelah dipastikan tersingkir di babak penyisihan grup. Meskipun meraih kemenangan 3-1 atas Myanmar, Indonesia hanya finis di posisi kedua Grup C dengan tiga poin.

“Namun, Indonesia kalah satu gol dari Malaysia dalam perebutan tiket semifinal untuk tim peringkat kedua terbaik,” tulis VN Express.

Media ini juga menyebut kehadiran lima pemain naturalisasi di skuad Indonesia U22 pada SEA Games ke-33. Diantaranya adalah Jens Raven dan Mauro Zijlstra, yang meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk. Mereka diharapkan mampu membantu Indonesia mempertahankan medali emas.

“Jens Raven menangis tersedu-sedu, sementara banyak rekan setimnya ambruk karena terkejut dan tak percaya saat tim U22 Indonesia tersingkir dari babak penyisihan grup,” tulis VN Express.

3. Vietnam Net

Vietnam Net menilai tidak ada keajaiban bagi Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025. Mereka menyebut bahwa Indonesia resmi menyandang status mantan juara. Media ini juga mengkritik banyaknya peluang yang terbuang serta keputusan pelatih Indra Sjafri yang dinilai kurang tepat.

“Setelah mengalahkan Myanmar U22 dengan skor 3-1, Indonesia U22 pulang dengan air mata,” tulis Vietnam Net.

4. Bao Moi

Media lokal Vietnam, Bao Moi, juga menyoroti kegagalan Indonesia di fase grup SEA Games 2025 di Thailand. Mereka menyebut bahwa meskipun menang 3-1, juara bertahan Indonesia U22 tetap tersingkir dan meninggalkan SEA Games ke-33 dengan kekecewaan mendalam.

“Hanya satu gol yang menentukan nasib sang juara,” tulis Bao Moi.

Mereka juga mengingatkan bahwa Indra Sjafri sebelumnya adalah sosok yang membawa Indonesia mengakhiri puasa panjang medali emas SEA Games. Namun, pada kesempatan kedua ini, pelatih berusia 61 tahun itu gagal mengulangi prestasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *