Peristiwa Penghinaan terhadap Suku Sunda oleh YouTuber Resbob
Beberapa waktu lalu, seorang YouTuber bernama Resbob membuat heboh publik setelah menghina Viking dan suku Sunda. Hal ini menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang langsung angkat bicara terkait kasus tersebut.
Dedi Mulyadi menyampaikan pernyataannya dengan tegas saat sedang melakukan kunjungan ke lokasi bencana di Aceh. Ia memperhatikan perbedaan fokus masyarakat antara warga Aceh dan warga Sunda. Warga Aceh, kata Dedi, sedang sibuk dengan pemadaman listrik pasca banjir, sementara warga Sunda tengah ramai membicarakan kasus Resbob.
“Kami berharap masyarakat Sunda tetap tenang dan tidak mudah terbawa emosi meskipun kasus ini memicu kegaduhan besar di media sosial,” ujar Dedi dalam pernyataannya. Ia juga menekankan pentingnya pengendalian diri dan menjaga sikap santun.
Selain itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib. “Biarkan hukum yang menangani, jangan kotori mulut dan tangan kita lagi,” katanya melalui Insta Story.
Reaksi dari Komunitas Viking Persib Club
Komunitas suporter Persib Bandung, Viking Persib Club, merespons cepat terhadap pernyataan Resbob. Mereka merasa dilecehkan dan dihina, sehingga secara resmi melaporkan Resbob ke Polda Jawa Barat pada malam hari setelah pernyataannya viral di media sosial.
Laporan polisi ini diajukan oleh Ferdi, seorang anggota Viking yang juga seorang advokat. Ia menyebut bahwa langkah ini diambil berdasarkan instruksi ketua umum Viking, Tobias Ginanjar. Dalam laporan tersebut, Viking menggunakan UU ITE Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45A Ayat 2 dengan ancaman pidana hingga 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.
James Rasyid, perwakilan Viking Persib Club lainnya, menyatakan bahwa masalah ini bukan hanya menyinggung komunitasnya saja, tetapi juga menyinggung suku Sunda. Ia berharap pelaporan ini dapat segera ditindaklanjuti agar isu ini tidak meluas.
Klarifikasi dari Resbob
Setelah beberapa hari heboh, akhirnya Resbob menampakkan wajahnya untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Dalam video klarifikasinya, ia mengungkap bahwa dirinya dibesarkan oleh ibu sambung dari suku Sunda yang berasal dari Tasikmalaya.
Resbob mengaku mendapat banyak teguran akibat pernyataannya yang viral. Ia menyampaikan klarifikasi bahwa ucapan yang keluar dari mulutnya bukanlah bentuk ujaran kebencian. Ia menjelaskan bahwa ia sejak kecil diasuh oleh orang-orang Sunda, sehingga tidak memiliki rasa benci terhadap warga Sunda.
Adimas Firdaus, pemilik akun Resbob, menyatakan bahwa ia tidak pernah memiliki masalah atau perselisihan dengan orang Sunda. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada sedikit pun kebencian terhadap seluruh orang Sunda.











