Sejarah Nomor 9 AC Milan: Dari Legenda Hingga Kutukan yang Berlanjut
Nomor 9 di AC Milan selalu menjadi simbol kejayaan, terutama ketika dikenakan oleh Filippo Inzaghi. Pemain asal Italia itu tidak hanya menjadi penyerang utama, tetapi juga seorang legenda yang meninggalkan jejak tak terlupakan dalam sejarah klub. Namun, setelah ia pensiun pada tahun 2012, nomor tersebut tampaknya membawa kutukan bagi para penggantinya. Dari Alexander Pato hingga Luka Jovic, banyak pemain yang gagal memenuhi ekspektasi dan justru menghadapi masa-masa sulit.
Sejak Inzaghi meninggalkan San Siro, nomor 9 AC Milan telah menjadi salah satu nomor paling “misterius” di dunia sepak bola. Bahkan, untuk musim 2025/2026, nomor tersebut tidak memiliki pemilik, sebuah situasi yang sangat langka dalam sejarah klub. Kini, kehadiran Niclas Fullkrug dari Borussia Dortmund diharapkan bisa menjadi titik balik dalam sejarah nomor 9 ini.
Penerus-penerus yang Tidak Beruntung
Setelah Inzaghi, ada 12 striker yang pernah mengenakan jersey nomor 9 AC Milan. Sayangnya, hanya beberapa saja yang berhasil menunjukkan performa yang memuaskan. Berikut adalah daftar lengkap pemain-pemain yang pernah mencoba mengisi posisi tersebut:
-
Alexander Pato
Pato adalah penerus pertama Inzaghi. Meski berprestasi dengan nomor 7, ia tidak bisa menunjukkan performa yang baik saat mengenakan nomor 9. Hanya enam bulan di Milan, Pato mengalami cedera dan akhirnya kembali ke Brasil. -
Matri
Dipinjam dari Juventus, Matri juga gagal memberikan dampak signifikan. Ia hanya mencetak satu gol dalam 18 pertandingan sebelum dipinjamkan ke Fiorentina. -
Fernando Torres
Torres datang dengan reputasi besar, tetapi ia juga tidak mampu memenuhi harapan. Hanya satu gol dalam 10 pertandingan membuatnya kembali ke Atletico Madrid. -
Mattia Destro
Destro hanya bertahan singkat di Milan. Ia mencetak tiga gol dalam 15 pertandingan sebelum kembali ke AS Roma. -
Luiz Adriano
Adriano awalnya diharapkan bisa menjadi solusi, tetapi ia tidak puas dengan performanya dan beralih ke nomor 7. -
Gianluca Lapadula
Meskipun memiliki rata-rata gol yang bagus, hubungan Lapadula dengan Milan tidak harmonis. Ia akhirnya dipinjamkan ke Genoa. -
Andre Silva
Silva mencatatkan 10 gol dalam 41 pertandingan, tetapi produktivitasnya di Liga Italia tidak cukup memuaskan. -
Gonzalo Higuain
Higuain sempat menunjukkan potensi, tetapi etos kerjanya yang buruk membuatnya harus pergi ke Chelsea. -
Piatek
Piatek memulai dengan baik, tetapi penurunan performa saat mengenakan nomor 9 membuatnya dijual ke Bundesliga. -
Mandzukic
Kehadiran Mandzukic di Milan tidak berjalan mulus. Cedera dan performa yang tidak memuaskan membuatnya memutuskan pensiun. -
Olivier Giroud
Giroud adalah pengecualian. Ia menjadi idola baru di San Siro dengan 49 gol dalam 132 pertandingan. Namun, ia juga tidak bisa mematahkan kutukan nomor 9. -
Luka Jovic
Jovic menjadi penerus berikutnya, tetapi ia juga gagal memberikan hasil yang memuaskan. Musim 2025/2026 bahkan tanpa pemilik nomor 9.
Apakah Niclas Fullkrug Bisa Mematahkan Kutukan?
Niclas Fullkrug kini menjadi harapan baru bagi AC Milan. Ia datang dari Dortmund pada jendela transfer musim dingin Januari mendatang. Penggemar Milan berharap ia bisa menjadi penerus yang sukses, seperti Inzaghi. Tapi apakah dia benar-benar mampu mematahkan kutukan yang sudah berlangsung selama lebih dari satu dekade?











