Refleksi Akhir Tahun Gubernur Papua: Capaian dan Prioritas Pembangunan Tahun 2026
Gubernur Papua, Matius Fakhiri, menyampaikan refleksi akhir tahun yang menggambarkan berbagai capaian program pembangunan sepanjang tahun 2025. Acara ini digelar di kantor Gubernur Papua di Dok II Jayapura, Rabu, 31 Desember 2025. Hadir dalam acara tersebut sejumlah awak media serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.
Pada kesempatan ini, Gubernur Matius Fakhiri juga menyampaikan beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Program-program ini dirancang untuk mendukung visi Papua Cerah dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif.
Prioritas Pembangunan Tahun 2026
Berikut adalah beberapa prioritas pembangunan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Papua:
-
Penguatan tata kelola pemerintahan yang responsive
Penguatan ini akan dilakukan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Papua. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menjalankan tugas pemerintahan. -
Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Papua
Fokus pada pengembangan SDM yang unggul dan inklusif. Dalam hal ini, pemerintah berkomitmen untuk memastikan tidak ada lagi kasus kematian ibu hamil dan bayi karena pelayanan di rumah sakit. -
Program Keluarga Sehat dan Ibu Hamil (Kartu Kasih)
Menghadapi kasus kematian ibu dan anak di sejumlah rumah sakit di Papua, Gubernur Matius Fakhiri telah menyiapkan program Kartu Kasih yang bertujuan untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik. -
Pembangunan kesejahteraan sosial
Dilakukan melalui Jaminan Lanjut Usia, pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir. Selain itu, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak juga menjadi fokus utama. -
Pemantapan keamanan dan kedamaian
Fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta pembinaan politik dan demokrasi. -
Penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal
Program ini mencakup Cetak Sawah seluas 5.380 Ha, sarana prasarana pendukung seperti gudang produksi, alat pasca panen padi, alsintan, penyediaan benih padi, perluasan areal kelapa sawit 5.000 Ha, pengembangan peternakan ayam petelur dan pedaging, serta pembangunan pabrik pakan dan budidaya sapi. -
Percepatan pembangunan daerah tertinggal
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur, perluasan jangkauan dan mutu moda transportasi darat, laut, dan udara. Selain itu, pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan Kawasan Berikat dan Kawasan Industri, didukung oleh penataan Bandara Sentani sebagai bandara internasional.
Apresiasi kepada Pemerintah Pusat
Gubernur Matius Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo atas perhatian luar biasa kepada masyarakat Papua melalui program strategis nasional. Beberapa program yang telah menyentuh langsung masyarakat antara lain:
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Pembangunan 3 juta rumah
- Koperasi Merah Putih
- Cek Kesehatan gratis
- Pembangunan rumah sakit vertical dan sekolah rakyat
Gubernur berharap program-program ini dapat mendukung upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan untuk Merawat Persatuan dan Kebersamaan
Di akhir refleksi, Gubernur Matius Fakhiri mengajak masyarakat untuk merawat persatuan dan kebersamaan sebagai modal dasar dalam mewujudkan Papua Cerah. Ia juga mengajak masyarakat untuk mensyukuri nikmat Tuhan dan kerja sama dalam berkarya di atas tanah Papua.
“Matahari terbit di ufuk timur, cahaya terang menyapa manis, Papua Cerdas Rakyatnya Makmur, hidup sejahtera dan harmonis,” ujar Gubernur Matius Fakhiri menutup penyampaian refleksi akhir tahun.












