"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Peluang Jokowi Ampuni Roy Suryo Cs Terkait Ijazah Palsu, Ketua Bara JP: Pasti Maafkan Semua

Tiga Orang yang Dikabarkan Tak Dimaafkan oleh Jokowi

Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma disebut sebagai tiga individu yang tidak akan dimaafkan oleh mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Jokowi. Namun, pernyataan ini tidak berasal langsung dari mulut Jokowi sendiri, melainkan melalui ucapan Willem Frans Ansanay, Ketua Umum Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP), saat berdiskusi dengan Jokowi di kediamannya di Kota Solo, Jawa Tengah, pada hari Jumat, 19 Desember 2025.

Pada kesempatan itu, Jokowi tidak mengungkap identitas ketiga orang yang disebut tidak dimaafkan. Meski demikian, informasi tersebut menyebar dan menjadi topik perbincangan di kalangan masyarakat dan media. Willem menyampaikan bahwa Jokowi mengatakan bahwa tidak semua dari 12 nama yang terlibat dalam kasus ini akan diberi maaf. Ia juga menegaskan bahwa tiga orang yang dianggap ekstrem dalam menolak fakta ijazah Jokowi benar dan melakukan tindakan tertentu akan tetap diproses hukum.

Pandangan dari Kekuasaan Jokowi

Andi Azwan, Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), menganggap bahwa ketiga orang tersebut masih memiliki peluang untuk dimaafkan oleh Jokowi. Ia menekankan bahwa Jokowi adalah seorang negarawan dan mantan pemimpin negara yang pasti akan memaafkan semua pihak yang bersalah atau yang merasa tidak bersalah asalkan meminta maaf kepada beliau.

“Saya rasa sebetulnya tidak ada perkataan beliau (Jokowi) tidak memaafkan, apalagi beliau ini adalah seorang negarawan dan juga mantan pemimpin republik ini,” ujar Andi dalam acara Interupsi di iNews, Kamis, 1 Januari 2026.

Ia juga menegaskan bahwa proses hukum terhadap kasus ijazah Jokowi tetap berjalan seperti biasanya. Meski begitu, Andi mengingatkan bahwa kubu Jokowi tidak pilih-pilih dalam hal memaafkan. “Kalau dikatakan bahwasanya ada tiga orang [yang tidak dimaafkan], itu tidak menurut saya karena beliau juga mengatakan, ‘Kita terima semua yang minta maaf.’”

Pernyataan Jokowi tentang Maaf

Pada hari Rabu, 24 Desember 2025, Jokowi menjelaskan bahwa masalah memaafkan adalah urusan pribadi. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Urusan maaf memaafkan itu urusan pribadi. Urusan hukum ya urusan hukum, prosesnya biar berjalan apa adanya,” kata Jokowi di Solo.

Ia menekankan kembali bahwa urusan maaf-memaafkan adalah hal pribadi, sementara proses hukum harus dihormati. Hal ini menunjukkan bahwa Jokowi memisahkan antara sikap pribadi dan proses hukum yang harus dijalani.

Tanggapan Roy Suryo

Roy Suryo menanggapi pernyataan Jokowi yang menyebut bahwa tiga orang tidak akan dimaafkan. Menurut Roy, pernyataan Jokowi tidak memiliki pengaruh sama sekali terhadap dirinya. Ia menegaskan bahwa apa pun yang dikatakan Jokowi tidak akan memengaruhi dirinya.

“Bagi saya enggak ngaruh, enggak ngaruh (Jokowi) mau ngomong apa saja enggak ngaruh. Omongannya dari dulu kaya gitu aja.”

Roy kemudian mengungkit pernyataan Jokowi yang pernah menyebut bahwa dalam kasus tudingan ijazah palsu ini, dia hanya melaporkan peristiwanya, bukan nama-nama. Ia menilai pernyataan ini adalah kebohongan karena dalam gelar perkara khusus, nama-nama terlapor jelas tercantum beserta pasal-pasal yang dikenakan.

“Dulu juga ngomong dia, ‘Saya tidak melaporkan nama tapi saya hanya melaporkan peristiwa’, bohong.”

“Ketika gelar perkara khusus, ternyata nama-namanya dilaporkan, pasal-pasalnya ada. Kan bohong lagi orang itu,” tambah Roy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *