"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Dua polisi tewas tertimpa truk TNI di jalur evakuasi longsor Cisarua

Kecelakaan Tragis dalam Penanganan Bencana Longsor di Bandung Barat

Upaya penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berujung pada kehilangan dua personel polisi yang gugur dalam kecelakaan lalu lintas. Peristiwa tragis ini terjadi saat para petugas sedang melaksanakan tugas evakuasi dan bantuan darurat.

Peristiwa Kecelakaan yang Mengguncang

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sore sekitar pukul 15.31 WIB di Jalan Cimeta, Kampung Cimeta, RT 03 RW 09, Desa Tugumukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dua personel Polsek Cisarua, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlindas dan terhimpit antara dua truk milik TNI di jalur evakuasi.

Menurut informasi yang diperoleh, kedua anggota tersebut sedang menuju lokasi bencana untuk membantu penanganan longsoran tanah. Saat itu, sepeda motor korban melaju beriringan dengan sebuah truk TNI yang sedang melakukan latihan. Di jalur sempit dan menurun, kendaraan korban terjebak ketika truk di depan tiba-tiba berhenti, sementara truk di belakang gagal menghindar. Akibatnya, tabrakan beruntun tidak terhindarkan.

Kondisi Medan yang Rumit

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Yudha Satyo Raharjo, mengonfirmasi bahwa kedua korban meninggal dunia akibat luka fatal setelah terhimpit beban berat kendaraan militer. Ia menjelaskan bahwa evakuasi sempat terkendala karena posisi kendaraan yang sulit dijangkau di tengah medan curam.

Pernyataan Kapolda Jawa Barat

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Setiawan, saat meninjau posko bencana pada Minggu (25/1/2026), menegaskan bahwa kedua personel tersebut gugur dalam misi kemanusiaan. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, Kapolri memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat anumerta satu tingkat lebih tinggi. “Negara memberikan penghormatan terakhir bagi mereka yang gugur di medan pengabdian,” tegas Rudy.

Jenazah kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan secara militer pada Sabtu malam serta Minggu pagi.

Penyelidikan Lebih Lanjut

Sementara itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama Polisi Militer (PM) akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aspek teknis kendaraan dan prosedur konvoi kendaraan berat di lokasi bencana guna mencegah insiden serupa terulang kembali.

Bencana Longsor yang Menambah Deretan Bencana

Tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Provinsi Jawa Barat, menambah daftar deretan bencana di Indonesia setahun terakhir. Belum usai duka masyarakat akibat banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra, kini longsor kembali melanda wilayah di Pulau Jawa.

Longsor tepatnya menerjang Kampung Babakan RT 05 RW 11, Kelurahan Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (26/1/2026), sekitar pukul 02.00 WIB. Kapolres Cimahi, Jawa Barat, AKBP Niko Adi Putra, mengungkapkan sejauh ini terdapat 10 orang yang menjadi korban bencana longsor di daerah tersebut.

Material tanah yang bercampur air deras dari lereng Gunung Burangrang menerjang pemukiman warga secara mendadak saat sebagian besar penduduk tengah terlelap tidur. “Kurang lebih 24 orang yang sudah berhasil dilakukan evakuasi, kami nanti akan validkan datanya. Data sampai dengan saat ini di kami, datanya 10 (korban meninggal dunia), 21 selamat, kalau daftar (korban) hilang, data kami ada 89. Tentunya akan kami validkan datanya,” papar Niko, Sabtu, dikutip dari YouTube Kompas TV.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *