Berita Populer Regional: Dari Kecaman Terhadap Pedagang Es Hingga Kasus Pembunuhan Anak
Berikut rangkuman berita populer regional selama 24 jam terakhir yang menarik perhatian masyarakat:
1. Suderajat, Pedagang Es Dituduh Berbohong dan Dianggap Memiliki Gangguan Mental
Suderajat (49), pedagang es gabus asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menjadi sorotan setelah dituduh berbohong mengenai status rumahnya. Awalnya, ia viral karena mendapat simpati dari warga setelah diduga dianiaya oleh aparat. Namun, kini ia dikecam karena dianggap tidak jujur dalam menjelaskan kondisi tempat tinggalnya.
Camat Bojonggede Tenny Ramdhani menyampaikan bahwa Suderajat memang memiliki rumah sendiri. Ia hanya sementara tinggal di kontrakan karena rumahnya sedang diperbaiki melalui program bantuan Rutilahu. Menurut Tenny, kebingungan tentang status rumah Suderajat disebabkan oleh informasi yang tidak lengkap. Meski begitu, Suderajat juga dikabarkan memiliki gangguan mental, sehingga komunikasinya dinilai sulit.
2. Misteri Bocah 4 Tahun di Cilacap Tewas, Jasadnya Terbungkus Karung Dekat Septic Tank Rumah Tetangga
Penemuan jasad bocah perempuan berusia 4 tahun membuat geger warga di Kecamatan Cilacap Tengah, Jawa Tengah. Jasad korban ditemukan terbungkus kantung plastik hitam dan disembunyikan di pojok kamar mandi dekat septic tank rumah kontrakan tetangganya. Bocah tersebut dilaporkan hilang sejak Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah pencarian intensif, jasad korban akhirnya ditemukan pada Jumat pagi oleh petugas kepolisian.
Menurut tetangga korban, Novi, tidak ada yang mencurigakan dari rumah kontrakan tersebut. Penghuninya bahkan ikut serta dalam pencarian sejak malam hari. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana jasad bisa disembunyikan selama beberapa hari tanpa diketahui oleh warga sekitar.
3. Awal Mula Mbah Kirno Dikurung 20 Tahun di Kandang Besi, Dicap Sakti, Keluarga Ketakutan

Kasus Mbah Kirno (60), seorang lansia yang dikurung di kandang besi selama 20 tahun oleh keluarganya sendiri, menjadi perhatian publik. Alasan keluarga mengurungnya adalah karena ketakutan terhadap kemampuannya yang dianggap membahayakan dan memiliki kesaktian. Kandang besi berukuran kecil berada di belakang rumahnya, dan selama masa dikurung, Mbah Kirno rutin diberi makan dan minum.
Akhirnya, setelah puluhan tahun lamanya, Mbah Kirno dibebaskan dari kandang besi oleh anggota Polres Lamongan, Ipda Purnomo. Kejadian ini mencerminkan masalah struktural seperti kemiskinan, kesehatan mental, dan lemahnya perlindungan sosial di masyarakat.
4. Pernyataan Hogi Minaya Usai Bebas dari Jeratan Hukum: Kini Tenang, Siap Kerja Lagi

Adhe Pressly Hogi Minaya alias Hogi Minaya akhirnya bebas setelah lima bulan sebagai tersangka atas kasus tewasnya dua penjambret yang dipepetnya. Kejaksaan Negeri Sleman resmi menghentikan perkara tersebut dengan menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2). Hogi mengaku lega setelah melewati proses hukum yang panjang dan menguras tenaga. Ia berharap bisa kembali bekerja seperti biasa dan membuka lembaran baru dalam hidupnya.
5. Kronologi Perampokan Rumah Bos Sate Kambing di Boyolali, Bocah 6 Tahun Tewas di Kamar Mandi

Di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terjadi perampokan yang menewaskan bocah berinisial AO (6) di kamar mandi rumahnya. Ibu korban, Daryanti, mengalami luka di leher setelah disayat pelaku menggunakan senjata tajam. Diduga pelaku membawa kabur sepeda motor dan perhiasan. Pelaku diketahui merupakan tetangga korban yang memiliki utang kepada korban.
Kejadian ini menunjukkan betapa rentannya anak-anak dalam kasus kekerasan, terutama ketika pelaku membawa senjata tajam. Hal ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya keamanan dan perlindungan bagi kelompok rentan.











