"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Tugas Rumah Bernardo Tavares untuk Persebaya Kembali Menang

Pekerjaan Rumah Pelatih Persebaya Jelang Laga Lawan Bali United

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menghadapi tantangan besar menjelang laga Pekan 20 Super League 2025-2026. Dengan waktu hanya tiga hari tersisa sebelum pertandingan melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu, 7 Februari 2026, Tavares harus segera menyelesaikan beberapa PR penting untuk meningkatkan performa tim.

Kelemahan Tim yang Terungkap

Hasil imbang Persebaya saat menjamu Dewa United pada Minggu (1/2/2026) tidak hanya membuat kecewa, tetapi juga mengungkap kelemahan dalam permainan Bajul Ijo. Tavares menyebut bahwa pemainnya kurang cerdas dalam distribusi bola, terutama di babak kedua.

Pada laga tersebut, Persebaya unggul jumlah pemain sejak menit 37 setelah bek Dewa United, Nick Kuipers, menerima kartu merah. Namun, tim justru gagal memaksimalkan peluang ini. “Kami tidak cukup cerdas untuk mengoper bola dengan cepat,” ujar Tavares.

Permainan yang terlalu banyak menggiring bola membuat lini pertahanan lawan bisa masuk ke ruang kosong. “Ketika sampai di sana dan ingin memberikan bola, garis pertahanan sudah menutup ruang,” tambahnya.

Di babak pertama, Persebaya bermain lebih efektif baik dalam pergerakan dengan maupun tanpa bola. Namun, situasi berubah di babak kedua, sehingga Tavares merasa frustrasi.

Upaya Penyegaran Tak Berhasil

Tavares mencoba memperbaiki situasi dengan memasukkan pemain-pemain cepat seperti Rachmat Irianto dan Pedro Matos di awal babak kedua. Meski Matos bermain bagus dengan pergerakan di antara celah, bola tidak bergerak secara efektif. “Kami tahu cara mengoper. Tapi kami hanya menggiring bola,” jelas pelatih asal Portugal itu.

Upaya instan ini ternyata tidak berhasil mengatasi kelemahan utama Persebaya, yang harus segera diperbaiki sebelum laga melawan Bali United.

Masalah Komposisi Tim

Selain kelemahan teknis, Tavares juga menghadapi tantangan dalam komposisi tim. Sejumlah pemain pilar dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning dan cedera. Tiga pemain utama, yaitu Bruno Moreira, Milos Raickovic, dan Toni Firmansyah, akan absen di laga pekan 20 mendatang.

Di sisi lain, pemain baru Persebaya juga masih bergelut dengan kondisi kebugaran. Striker baru, Bruno Paraiba, yang sempat mencetak gol di laga debut, kini terancam absen karena cedera. Sementara itu, Gustavo Fernandes, pemain asing baru lainnya, juga sedang dalam masa pemulihan cedera.

Kembalikan Tren Kemenangan

Laga terakhir Persebaya melawan Dewa United menjadi momen mengecewakan bagi tim dan pendukung. Meskipun hasil imbang 1-1 bukanlah kekalahan, Tavares merasa frustrasi karena tim memiliki kesempatan untuk menang.

Gol Persebaya dicetak oleh Rivera di menit 23, sementara gol penyama kedudukan dari Dewa United datang dari Kafiatur di menit 30. Hasil ini menghentikan rentetan empat kemenangan berturut-turut yang sebelumnya diraih Persebaya.

Untuk kembali ke tren kemenangan, Tavares harus memimpin tim Bajul Ijo dengan strategi yang tepat. Meskipun bermain di kandang lawan, target kemenangan tetap menjadi prioritas. Dengan kemenangan atas Bali United, Persebaya berpeluang kembali ke jalur positif.

Saat ini, Persebaya menempati posisi kelima dalam klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan 32 poin. Meskipun hanya meraih satu poin di laga Pekan 19, mereka naik satu peringkat setelah menggeser Persita yang memiliki poin sama, tetapi kalah head to head.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *