BANDUNG—Tim bola voli putri Bandung bjb Tandamata akan berusaha maksimal dalam seri Malang, putaran kedua Proliga 2026 saat menghadapi Jakarta Electric PLN Mobile (JEP) di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (07/2/2026).
Bagi tim yang dilatih oleh Risco Herlambang Matulessy, pertandingan ini menjadi momen penting untuk mencairkan “tabungan ambisi” mereka. Jika tidak mampu meraih kemenangan, maka mereka bisa terjebak dalam persaingan ketat menuju final four.
Setelah seri Gresik, peluang Bandung bjb Tandamata untuk melaju ke final four masih terbuka. Saat ini, tim asuhan Risco berada di posisi keempat klasemen sementara kelompok putri dengan sembilan poin dari tujuh pertandingan. Mereka hanya unggul sedikit dari Jakarta Popsivo Polwan (JPP) yang juga memiliki sembilan poin.
Artinya, pekerjaan berat menanti Cindy Tiara Berliyan dan rekan-rekannya jika gagal membawa pulang poin maksimal dari Malang. Dalam pertandingan kali ini, hasil terbaik yang bisa diraih Bandung bjb Tandamata adalah tiga poin. Sementara itu, lima tim lainnya seperti JEP, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP), Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Jakarta Livin’ Mandiri (JLM), serta Medan Falcons (MFN) bisa meraih enam poin.
Saat ini, GPP memimpin klasemen dengan 20 poin, sementara JPE ada di urutan kedua dengan 15 poin, disusul JEP dengan 11 poin. JLM berada di posisi keenam dengan tujuh poin, sedangkan MFN sebagai juru kunci dengan satu poin. Artinya, ketiga tim tersebut memiliki peluang besar untuk menjauh jika mampu meraih kemenangan di dua pertandingan selanjutnya.
Di sisi lain, ketiga tim di bawah Bandung bjb Tandamata—yaitu JPP, JLM, dan MFN—berpotensi mendekat atau bahkan menyalip mereka jika tidak mampu meraih kemenangan. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain selain kemenangan bagi tim asuhan Risco dalam laga-laga berikutnya jika ingin tetap bertahan dalam persaingan menuju final four.
Manajer tim Bandung bjb Tandamata, Asep Sukmana, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah pemulihan mental dan mengembalikan rasa percaya diri para pemain. Pasalnya, Cindy dan kawan-kawan baru saja mengalami dua kekalahan berturut-turut tanpa memetik satu pun set kemenangan.
Pertama, saat kalah 0-3 (15-25, 29-31, 23-25) dari GPP di Bandung. Kedua, menyerah 0-3 (17-25, 20-25, 18-25) dari JPE di Gresik.
“Dua kali kekalahan tentunya sangat mengecewakan kami. Itu jadi bahan evaluasi secara menyeluruh,” ujar Asep.
Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menyurutkan semangat tim. Setelah seri Malang, masih ada seri Bojonegoro dan Sentul yang bisa dimaksimalkan dalam perburuan poin. Namun, untuk mengalahkan JEP, tampaknya bukan perkara mudah.
Tim BUMN ini belum pernah kalah dari Bandung bjb Tandamata sejak Proliga 2023. Artinya, JEP selalu mampu mengalahkan Bandung bjb Tandamata dalam lima pertemuan berturut-turut. Catatan positif ini membuat JEP berada “di atas angin” menjelang pertandingan di Malang.
Ironisnya, kemenangan terakhir yang diraih Bandung bjb Tandamata atas JEP terjadi saat masih dilatih Alim Suseno pada 2023 lalu. Hal ini menyisahkan “rasa penasaran” bagi tim asuhan Risco yang pernah “nyaris menang” atas JEP di Medan, 17 Januari lalu. Namun, keberuntungan masih memihak JEP yang bisa menyudahi laga dengan skor 3-2 (20-25, 25-23, 25-27, 25-18, 15-13).
Persaingan Sehat
Terkait persaingan sehat antara Risco dan Alim, sejatinya tidak hanya terjadi di Proliga. Paling menonjol terjadi ketika partai final PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 lalu. Saat itu, Alim melatih tim bolavoli putri Jawa Timur (Jatim) dan Risco menukangi tim bolavoli putri Jawa Barat (Jabar). Di bawah asuhan Risco, Jabar akhirnya harus puas dengan medali perak usai menyerah 1-3 (25-22, 23-25, 23-25, 23-25).
Di sisi lain, laga ini juga bisa mendatangkan emosional tersendiri bagi Alim dalam menjegal langkah Bandung bjb Tandamata menuju final four. Maklum, Alim kini sudah berada di “sebrang jalan” sebagai asisten pelatih JEP.
Persaingan sehat juga wajib ditunjukkan duo pemain asing Bandung bjb Tandamata. Maklum, konsistensi Sonaly Cidrao menjadi sorotan setelah tampil di bawah performa dalam beberapa laga terakhir dan baru saja menyumbang 112 poin hingga sejauh ini. Alasan itulah yang membuat pihak klub perlu mendatangkan legiun anyar dari Italia, Giulia Angelina sebagai pengganti Sonaly.
Hadirnya Angelina diharapkan bisa mendongkrak serangan tim, sekaligus memudahkan komunikasi bersama Ana, sapaan Anastasia Guerra yang juga berasal dari Italia.
“Tentunya pergantian pemain, terutama pemain asing menjadi salah satu pertimbangan kami,” kata Asep.
Dengan pengalaman, prestasi, hingga tinggi badan yang dimiliki, Angelina menunjukkan potensi untuk bersaing dengan Neriman Ozsoy dalam perebutan pemain asing terbaik musim ini, sekaligus mendongkrak posisi Bandung bjb Tandamata di klasemen sementara kelompok putri.
Pun, libero Bandung bjb Tandamata, Dya Hawa Nur Fitria, menegaskan bahwa timnya juga punya kolektifitas yang tinggi sehingga tidak terlalu bergantung pada satu pemain saja.
Dya bahkan memastikan bahwa Bandung bjb Tandamata masih solid meski baru menelan dua kekalahan secara berturut-turut.
“Kita ingin tunjukkan kalau bjb Tandamata masih tim yang solid dan semoga kita bisa segera bangkit dari puasa kemenangan ini,” kata pemain yang turut membawa Bandung bjb Tandamata menjuarai Proliga 2023.
“Kedepan, saya berharap agar kami bisa main lepas, menikmati permainan. Dan konsisten di setiap pertandingan. Yang penting tetap fokus ke proses dan evaluasi,” katanya.











