Video yang viral di media sosial menunjukkan seorang pria menggendong bungkusan putih besar. Peristiwa ini terjadi di kawasan Krendang Selatan, Tambora, Jakarta Barat. Awalnya masyarakat mengira benda tersebut adalah mayat, namun ternyata bukan.

Pada awalnya, video tersebut menarik perhatian publik karena tampilan bungkusan yang mirip kain kafan. Masyarakat mulai membagikan dan membicarakan video tersebut di berbagai platform media sosial. Polisi juga turut campur untuk memastikan kebenaran dari video yang beredar.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa bungkusan tersebut bukanlah jasad manusia, melainkan seekor biawak. Binatang melata ini dibungkus dengan karung putih sehingga tampak seperti kain kafan. Penyelidikan dilakukan oleh Polsek Tambora dan Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini pertama kali muncul di media sosial pada hari Minggu (8/2/2026). Unggahan akun Instagram @warga.jakbar menunjukkan kejadian yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 18.58 WIB. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaus hitam dan celana putih sedang memanggul sesuatu di bahunya.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, peristiwa ini sempat didalami oleh aparat kepolisian. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah benda yang digendong pria tersebut benar-benar merupakan mayat atau bukan.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa pria dalam video tersebut memanggul biawak hidup. Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi serta mencocokkan identitas pria dalam video dengan rekaman CCTV.
“Sudah dipastikan memang biawak yang dibawa oleh pria tersebut,” ujar Arfan.
Selain itu, polisi juga melakukan pengecekan ke rumah kontrakan pria yang terekam dalam video. Hasilnya, ditemukan bahwa pria tersebut memang menggunakan baju yang sama seperti di video.
Sosok Pria yang Ternyata Gendong Biawak
Usut punya usut, pria yang terekam dalam video tersebut bernama Dedi Suherli (29), seorang pengamen jalanan. Dede menjelaskan kronologi saat ia menangkap biawak tersebut.
Kejadian bermula ketika Dede sedang mengamen di lampu merah Petojo, Jakarta Pusat. Ia melihat biawak di kali dekat tempatnya mengamen. Ia kemudian menangkap biawak tersebut karena berpikir dagingnya bisa dijual.
“Biawak itu ada di kali, saya lemparkan batu agar naik ke darat lalu saya pegang. Saya masukkan ke kardus dan bawa ke Lokasari, tapi tidak ada yang mau beli,” kata Dede.
Karena tidak ada pedagang yang membeli, Dede akhirnya membawa hewan tersebut pulang. Sebelum pulang, ia membuang kardus dan menggantinya dengan karung. Ia lalu membawa biawak tersebut melewati Krendang Selatan, yang akhirnya tertangkap kamera CCTV.
Dede juga memperagakan cara memanggul biawak saat berjalan kaki kepada Aiptu Zakaria. Ia meminta maaf atas aksinya yang membuat heboh.
“Minta maaf ya, Pak kalau saya salah. Udah bikin ramai, bikin viral. Maaf ya Pak, padahal bukan mayat itu biawak,” ucap Dede.
Polisi menegaskan bahwa Dede tidak dibawa ke Polsek karena tidak ada pelanggaran hukum. Dede juga menyatakan bahwa ia ingin memelihara biawak tersebut.











