"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Momen Menkeu Purbaya Hadiri Wisuda Putra Sulung di UI, Wanita Muda Ikut Foto, Calon Mantu?

Momen Bahagia Menkeu Purbaya di Wisuda Putra Sulung

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini hadir dalam acara wisuda putra sulungnya, Yuda Purboyo Sunu, yang lulus dari Universitas Indonesia. Acara tersebut menjadi momen penting yang dibagikan oleh Yuda melalui akun Instagram pribadinya dengan caption singkat, “Akhirnya lulus juga,” yang menunjukkan kebahagiaannya.

Menkeu Purbaya dan istrinya hadir kompak dalam acara wisuda tersebut. Ia mengenakan setelan jas berwarna hitam, sedangkan sang istri tampil anggun dalam balutan kebaya merah. Yuda Purboyo Sunu terlihat memakai toga UI dengan selempang bertuliskan namanya, menandakan bahwa ia telah resmi menyandang gelar Sarjana Teknik Mesin.

Meski momen tersebut sangat spesial, ada satu hal yang membuat netizen penasaran. Dalam foto-foto yang diunggah, tidak terlihat putra kedua Menkeu Purbaya, Yudo Sadewa. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang alasan ketidakhadirannya dalam acara wisuda kakaknya. Namun, fokus utama para netizen justru tertuju pada sosok seorang gadis muda berkebaya hijau yang tampak mencuri perhatian.

Gadis muda tersebut dikenal sebagai pacar Yuda Purboyo Sunu, menurut informasi yang bocor dari komentar istri Menkeu Purbaya di Facebook. Akun @innekefitria27 menyebut bahwa wanita tersebut adalah kekasih Yuda, sementara banyak netizen lain memberikan pujian terhadap penampilannya yang cantik dan modern. Beberapa video singkat juga menunjukkan bahwa ia duduk di sebelah Yuda dalam mobil, serta terlihat berpose mesra dalam beberapa foto.

Netizen pun memberikan ucapan selamat atas kelulusan Yuda Purboyo Sunu. Banyak yang berharap ilmu yang diperoleh akan bermanfaat bagi sesama dan membawa berkah. Ucapan seperti “Maa syaa Allaah mudah2an ilmunya bermanfaat utk sesama dan barokah..Aamiin.” dan “Alhamdulillah semoga makin bersyukur atas nikmat nya mas bro yaa selamat n sukses gelar baru penuh berkah tuk banyak umat amanah nya” menjadi bukti dukungan besar dari masyarakat.

Bela Program MBG Presiden Prabowo

Selain momen keluarga, Menteri Keuangan Purbaya juga kembali memperkuat pendiriannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari strategi utama pembangunan ekonomi yang bertumpu pada tiga pilar utama: pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan, dan stabilitas sosial politik.

Menkeu Purbaya menilai bahwa tanpa pemerataan dan stabilitas sosial, target pertumbuhan ekonomi tinggi tidak akan tercapai. Ia meminta publik tidak terlalu banyak mengkritik MBG dan program-program serupa, karena mereka memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional.

Ia menjelaskan bahwa strategi Sumitronomics yang diterapkan pemerintah mencakup tiga aspek utama. Pertumbuhan ekonomi tinggi hanya bisa dicapai jika disertai dengan pemerataan dan stabilitas sosial politik. Tanpa pilar-pilar tersebut, pertumbuhan ekonomi tidak akan berkelanjutan.

Purbaya juga bercerita pengalaman tahun lalu, ketika protes terjadi di berbagai daerah pada Agustus 2025. Ia menilai bahwa kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan pemerataan. Sejak September 2025, pemerintah mulai menghidupkan kembali mesin pertumbuhan ekonomi melalui kombinasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil.

Dari sisi fiskal, pemerintah mempercepat belanja kementerian dan lembaga agar dana cepat masuk ke sistem perekonomian. Selain itu, pemerintah juga mengalihkan likuiditas ke sektor perbankan untuk mempercepat pertumbuhan kredit. “Terus, saya geser uang Rp 200 triliun ke perbankan kan. Orang bilang, ada banyak yang skeptis, apa manfaatnya? Yaitu menambah agensi sistem perekonomian sehingga kredit bisa tumbuh lebih cepat,” katanya.



Menurut Purbaya, kombinasi dorongan fiskal, moneter, dan sektor swasta itulah yang berhasil membalik arah ekonomi pada akhir kuartal tahun lalu. Ia meyakini bahwa perbaikan ekonomi akan berdampak langsung pada stabilitas sosial politik. Ketika ekonomi membaik dan lapangan kerja tersedia, tensi sosial dinilai akan mereda. Ke depan, pemerintah akan terus menjalankan strategi tiga pilar tersebut untuk menjaga pertumbuhan sekaligus stabilitas nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *