"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Kabar Liga Italia: Perselisihan Osimhen dan Napoli, Tidak Boleh ke Juventus

Kabar Liga Italia: Victor Osimhen Mengungkap Perlakuan yang Tidak Adil dari Napoli

Striker Galatasaray, Victor Osimhen, mengungkapkan pengalaman buruknya selama bermain di Napoli. Ia menuduh klub tersebut memperlakukannya seperti hewan dan melakukan tindakan yang dianggap merendahkan. Insiden ini terjadi saat ia mencoba untuk pindah ke Juventus, yang akhirnya gagal karena intervensi dari Napoli.

Pengalaman Buruk dengan Napoli

Victor Osimhen mengatakan bahwa pada Desember 2023, ia menandatangani perpanjangan kontrak dengan Napoli. Namun, kesepakatan lisan yang disepakati tidak dipenuhi. “Kami memiliki kesepakatan lisan yang предусматриkan saya bisa pergi pada musim panas berikutnya,” katanya. “Namun, komitmen itu tidak sepenuhnya dihormati oleh pihak lain.”

Ia juga menyebut bahwa Napoli sering kali mengirimkannya ke berbagai tempat tanpa memberikan perlakuan yang layak. “Mereka memperlakukan saya seperti hewan,” tambahnya. “Saya bekerja sangat keras untuk membangun karier saya, dan saya tidak bisa menerima perlakuan seperti itu. Saya bukan boneka.”

Insiden di Media Sosial

Pada tahun 2023, Osimhen membantu Napoli meraih gelar Serie A pertama dalam 33 tahun. Namun, hubungan antara pemain dan klub mulai memburuk setelah Napoli mengunggah video yang dianggap rasialis di akun TikTok resmi mereka. Video tersebut menunjukkan kepala Osimhen sebagai “kelapa”, yang membuat banyak orang marah.

“Setelah Napoli mengunggah video itu di TikTok, sesuatu terjadi,” kata Osimhen. “Siapa pun bisa gagal mengeksekusi penalti, dan siapa pun bisa diejek karenanya. Napoli hanya melakukannya kepada saya, dan dengan sindiran tertentu pula.”

Pergi ke Galatasaray

Osimhen mengungkapkan bahwa Juventus pernah berupaya merekrutnya pada tahun 2024. Direktur olahraga Juventus, Cristiano Giuntoli, menghubunginya sebelum negosiasi dengan Galatasaray dimulai. “Saya berbicara dengan beberapa orang dari klub tersebut,” ujarnya. “Mereka menunjukkan ketertarikan, tetapi saya tahu bahwa De Laurentiis tidak akan membiarkan saya pergi.”

Meskipun ada permohonan dari pelatih baru Napoli, Antonio Conte, untuk mempertimbangkan kembali kepergiannya, Osimhen tetap memutuskan untuk meninggalkan klub. “Saya tidak ingin terus bekerja di tempat di mana saya tidak merasa bahagia,” katanya.

Pertandingan Melawan Juventus

Di tengah persaingan yang ketat, Osimhen membantu Galatasaray mengalahkan Juventus 5-2 dalam pertandingan leg pertama babak playoff Liga Champions. Meskipun tidak mencetak gol, ia memberikan dua assist yang penting dalam kemenangan tersebut. Pertandingan leg kedua dijadwalkan pada 25 Februari di Stadion Allianz di Turin.

Napoli dan De Laurentiis belum memberikan tanggapan publik terhadap komentar Osimhen.

Pemain Muda yang Menarik Perhatian

Selain Osimhen, ada juga pemain muda yang menarik perhatian klub-klub besar Serie A. Niccolo Fortini, bek kiri Fiorentina, menjadi incaran Juventus, Napoli, dan AS Roma. Dengan performa yang konsisten, Fortini dianggap sebagai bakat potensial yang bisa menjadi tulang punggung tim.

Minat dari Klub-Klub Besar

Juventus telah memantau Fortini dengan cermat dan merasa terdorong oleh perkembangan serta kematangannya di lapangan. Penampilannya menunjukkan kemampuan teknis, kesadaran taktis, dan ketenangan yang dibutuhkan untuk sukses di level tertinggi.

Napoli dan AS Roma juga mengamati perkembangan Fortini sepanjang musim ini. Kedua klub tersebut percaya bahwa ia dapat segera membuktikan dirinya sebagai bek kiri terbaik di Serie A. Keputusan penting bagi seorang talenta muda seperti Fortini akan sangat menentukan masa depannya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *