Insiden Rasial di Liga Champions dan Respons Mourinho serta Rosenior
Jose Mourinho kembali menjadi sorotan setelah memberikan komentar yang menimbulkan kontroversi terkait insiden rasial yang dikeluhkan oleh Vinicius Jr. Pemain Real Madrid tersebut menyatakan bahwa Gianluca Prestianni melakukan pelecehan rasial terhadapnya selama pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid. Insiden ini memicu reaksi kuat dari pemain, bahkan membuat pertandingan dihentikan selama 10 menit dan kedua tim meninggalkan lapangan.
Vinicius merasa sangat kesal dengan ucapan yang dilontarkan oleh Prestianni setelah ia mencetak gol yang membawa timnya unggul di Estádio da Luz. Setelah pertandingan, Mourinho mengungkapkan pandangannya yang berbeda. Ia mengisyaratkan bahwa Vinicius sendirilah yang memprovokasi situasi tersebut. Saat ditanya apakah Vinicius telah “menghasut” para pemain Benfica dan penonton dengan selebrasinya, Mourinho menjawab:
“Ya, saya percaya begitu. Saya ingin mandiri, saya tidak ingin mengatakan saya percaya Prestianni dan tidak percaya Vini karena mereka mengatakan dua hal yang sama sekali berbeda. Saya ingin mandiri, dan saya tidak berkomentar tentang itu.”
Ia juga menyarankan kepada Vinicius agar tidak terlalu berlebihan dalam merayakan gol. Mourinho berkata: “Saat kamu mencetak gol seperti itu, kamu cukup merayakan dan berjalan kembali.” Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Benfica bukan klub rasis, dengan mengatakan: “Tokoh terbesar dalam sejarah klub ini [Benfica] adalah orang kulit hitam. Klub ini, sama sekali bukan klub rasis. Jika dalam pikirannya itu ada hubungannya dengan hal itu, maka inilah Benfica.”
Tanggapan Liam Rosenior atas Komentar Mourinho
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, memberikan respons emosional terkait insiden ini dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Burnley. Ia menyampaikan dukungan penuh kepada Vinicius dan menegaskan bahwa segala bentuk rasisme tidak dapat diterima. Rosenior berkata:
“Ini menyedihkan. Ada konteks yang perlu dipahami terkait situasi ini. Selalu harus ada konteks di baliknya.”
Ia menekankan bahwa rasisme, terutama di sepak bola, adalah tindakan yang tidak dapat diterima. Meskipun demikian, Rosenior tidak ingin berkomentar lebih jauh karena penyelidikan masih berlangsung. Ia menjelaskan:
“Saya tidak dapat berbicara tentang insiden yang masih dalam penyelidikan. Saya tidak akan berbicara tentang insiden itu.”
Rosenior juga berbagi pengalamannya sendiri sebagai korban rasisme. Ia berkata: “Saya sendiri pernah mengalami pelecehan rasial. Saya tahu orang lain juga pernah mengalami pelecehan rasial.”
Ia menambahkan: “Yang harus dipahami orang adalah ketika Anda dihakimi karena sesuatu yang seharusnya Anda banggakan, itu adalah perasaan terburuk yang pernah bisa Anda bayangkan.”
Pandangan Rosenior Terhadap Komentar Mourinho
Seorang reporter kemudian bertanya kepada Rosenior tentang komentar Mourinho yang menunjukkan bahwa Vinicius memprovokasi situasi tersebut. Rosenior menolak untuk menanggapi secara langsung, tetapi ia menegaskan kembali bahwa setiap pemain atau manajer yang terbukti bersalah melakukan rasisme ‘seharusnya tidak berada di dunia sepak bola.’
Ia menjawab: “Sekali lagi, ini soal konteks. Yang ingin saya katakan adalah, terlepas dari bagaimana seorang pemain merayakan, ras seharusnya tidak pernah menjadi masalah.”
Ia menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung, sehingga ia tidak ingin membuat penilaian. Rosenior berkata: “Saya tidak tahu konteks di mana Jose mengatakan apa yang dia katakan, dan saya tidak akan membuat penilaian tentang hal itu.”
Ia menambahkan: “Saya tidak akan menghakimi sampai Anda mendapatkan fakta-faktanya. Sulit bagi saya untuk menghakimi. Yang akan saya katakan adalah jika ada pemain atau pelatih yang terbukti bersalah melakukan rasisme, mereka seharusnya tidak berada di dunia olahraga. Sesederhana itu.”
Perkembangan Chelsea di Liga Premier
Chelsea saat ini berada di posisi kelima di Liga Premier dan akan berusaha meraih tiga poin penuh melawan Burnley yang terancam degradasi pada Sabtu sore.











