"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

BWF Jamin Keamanan Atlet dan Pejabat Pergi ke All England Open 2026

Keselamatan Pemain dan Ofisial Dijamin oleh BWF

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah memberikan jaminan terkait keselamatan para pemain dan ofisial yang akan berangkat ke All England Open 2026, yang rencananya akan digelar pada 3 hingga 8 Maret di Utilita Arena, Inggris. Hal ini dilakukan di tengah situasi konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Perjalanan udara menuju acara tersebut menghadapi tantangan karena adanya gangguan operasional di Bandara Internasional Dubai akibat ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. BWF dan Badminton England menjaga pengawasan ketat terhadap semua tantangan perjalanan yang muncul dari situasi geopolitik saat ini.

“Kami tetap berhubungan secara teratur dengan tim dan pemain yang perjalanannya ke Birmingham untuk All England mungkin terpengaruh,” kata BWF dalam siaran resmi mereka. “Keselamatan dan kesejahteraan semua atlet, ofisial, dan personel pendukung tetap menjadi prioritas utama kami.”

BWF bekerja sama dengan penyelenggara turnamen dan asosiasi nasional untuk mengevaluasi kondisi perjalanan. Tim operasi mereka terus memantau situasi secara real-time dan siap membantu delegasi yang mengalami penundaan atau perubahan rute. Termasuk dalam hal ini adalah peninjauan dan persiapan kemungkinan kontingensi dalam jadwal kompetisi jika ada pemain yang mengalami keterlambatan kedatangan.

Pusarla V Sindhu Terjebak di Bandara Dubai

Pembatalan penerbangan juga menyebabkan petenis tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu, terjebak bersama pelatihnya, Irwansyah, di Bandara Internasional Dubai pada Minggu (1/3/2026). Ia harus melakukan transit di bandara tersebut setelah penerbangannya ditangguhkan karena ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sindhu sempat membagikan kabar terbarunya pada Senin (2/3/2026) tentang situasi dan kondisi terakhir. Pemain yang sejak tahun lalu dibimbing oleh pelatih asal Indonesia, Irwansyah, harus merelakan kesempatannya bertanding lagi di turnamen bulu tangkis tertua dunia tersebut.

Ia tidak dapat menjangkau Inggris dalam waktu yang tepat sebelum pertandingan babak pertama yang akan bergulir pada Rabu (4/3/2026). “Saya ingin berbagi pembaruan singkat,” kata PV Sindhu dalam update terbarunya melalui Instagram New Delhi TV.

“Pertama, terima kasih kepada semua yang telah menghubungi dan menanyakan kabar kami saat saya sedang transit dari Bangalore, tempat saya berlatih dan tinggal secara penuh waktu, menuju Birmingham di Inggris untuk berkompetisi di Kejuaraan All England. Dan setelah pesawat kami mendarat di Dubai, peristiwa di luar kendali kami mulai terjadi. Tak lama setelah itu, penerbangan juga ditutup. Beberapa jam terakhir sangat menegangkan.”

“Saya bisa mendengar suara-suara intersep di atas kepala. Beberapa jam kemudian, terjadi ledakan sangat dekat dengan tempat kami terperangkap di Bandara Dubai. Pelatih saya hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi ledakan dan harus segera meninggalkan area tersebut. Mengalami hal seperti ini dalam jarak yang sangat dekat benar-benar mengguncang. Anda tidak pernah mengharapkan hal-hal seperti ini terjadi pada diri Anda atau orang-orang terdekat Anda. Namun, terkadang situasi di luar kendali Anda.”

Axelsen Menenangkan Penggemarnya

Dalam perkembangan lain, mantan petenis nomor 1 dunia asal Denmark yang berbasis di Dubai, Viktor Axelsen, memberikan pernyataan untuk menenangkan para penggemarnya tentang kekhawatiran akan keselamatannya setelah kota itu menjadi target serangan udara.

“Hai semuanya. Saya menghargai semua pesan. Kami semua aman di Dubai dan mengikuti pedoman lokal yang diberikan oleh pihak berwenang. Tidak perlu panik,” tulis Axelsen di Instagram-nya setelah menerima pesan-pesan yang mengkhawatirkan dari para penggemarnya.

Juara Olimpiade dua kali ini telah menjadikan Kompleks Olahraga Nad Al Sheba di Dubai sebagai basis latihannya sejak 2021. Axelsen tidak berkompetisi di All England untuk sepenuhnya fokus pada pemulihan dari operasi punggung yang dijalaninya tahun lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *