"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Tips ban mobil hybrid untuk mudik 2026 dari Bridgestone

Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Meningkat Drastis

Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Kementerian Perhubungan memperkirakan pergerakan masyarakat mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, 76,24 juta orang atau 52,98 persen diproyeksikan menggunakan kendaraan pribadi. Lonjakan mobilitas ini berpotensi meningkatkan kepadatan di jalur tol dan arteri utama. Karena itu, kesiapan kendaraan menjadi faktor penentu keselamatan perjalanan jarak jauh, terutama bagi pengguna mobil hybrid.

PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) mengingatkan bahwa karakter mobil hybrid berbeda dari mobil konvensional. Bobot kendaraan lebih berat karena kombinasi mesin bensin dan motor listrik serta baterai. Dalam kondisi tersebut, ban menjadi komponen vital untuk menjaga efisiensi energi, stabilitas, dan keselamatan berkendara saat mudik Lebaran 2026.

Ban Jadi Kunci Efisiensi dan Keselamatan Mobil Hybrid



Bridgestone Indonesia menegaskan, pemilihan ban mobil hybrid tidak bisa disamakan sepenuhnya dengan mobil konvensional. Ban dengan hambatan gulir rendah atau low rolling resistance direkomendasikan untuk membantu meningkatkan jarak tempuh dan menekan konsumsi energi. Penggunaan ban yang tepat juga berkontribusi dalam mengurangi emisi CO2 serta menjaga stabilitas kendaraan berbobot lebih berat.

“Mudik Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga dan sanak saudara di kampung halaman tercinta. Persiapan ban yang tepat, khususnya bagi pengguna mobil hybrid, akan sangat membantu menjaga efisiensi energi sekaligus keselamatan di jalan,” ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, performa ban sangat menentukan stabilitas mobil hybrid saat melaju di jalur padat dan perjalanan panjang. Ban yang sesuai spesifikasi membantu konsumsi energi tetap optimal sepanjang perjalanan mudik.

Empat Langkah Persiapan Ban Sebelum Perjalanan Jauh



Untuk mendukung keselamatan mudik Lebaran 2026, Bridgestone Indonesia membagikan empat langkah penting yang wajib dilakukan sebelum perjalanan jauh:

  1. Periksa tekanan angin ban

    Tekanan harus sesuai rekomendasi pabrikan yang tercantum pada stiker di pilar pintu pengemudi. Pemeriksaan dilakukan saat ban dalam kondisi dingin menggunakan alat ukur yang valid. Pengecekan idealnya dilakukan setiap dua minggu. Tekanan yang tepat menjaga efisiensi energi dan kestabilan kendaraan.

  2. Cek kondisi fisik dan ketebalan tapak ban

    Pastikan alur ban tidak melewati batas TWI (tread wear indicator). Periksa adanya retakan, benjolan, atau keausan tidak merata. Lakukan spooring, balancing, dan rotasi ban sebelum perjalanan jauh untuk memastikan keausan merata dan kenyamanan tetap terjaga.

  3. Siapkan ban cadangan dan perlengkapan darurat

    Ban cadangan sebaiknya memiliki tekanan sedikit lebih tinggi. Pastikan kompresor, cairan sealant pada tire repair kit, kunci roda, dongkrak, dan senter dalam kondisi baik.

  4. Periksa sistem pendingin dan rem

    Pastikan sistem pendingin dan rem berfungsi dengan baik untuk menjaga keamanan selama perjalanan.

Perluas Jaringan TOMO di Jalur Strategis Mudik



Sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapan konsumen, Bridgestone Indonesia memperluas jaringan TOMO (toko model) di sejumlah jalur strategis mudik. Ekspansi dilakukan di Banten melalui TOMO BTTC SGJ Cikande. Di Jawa Tengah melalui TOMO Sumber Rejeki Jaya Perkasa Karanganyar. Serta relokasi TOMO Budi Mandiri 3 di Batam, Kepulauan Riau.

Fasilitas di jaringan tersebut mencakup spooring, balancing, tire changer, nitrogen, hingga sejumlah service bay untuk mempercepat layanan pemeriksaan dan perawatan ban mobil. Langkah ini ditegaskan sebagai komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan berkendara saat arus mudik Lebaran kali ini.

Melalui kombinasi edukasi teknis dan penguatan jaringan layanan, Bridgestone Indonesia berharap perjalanan mudik 2026 dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan efisien, khususnya bagi pengguna kendaraan hybrid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *