"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Foto-foto Pemakaman Siswi dan Staf Korban Serangan AS-Israel di Iran

Peristiwa Mencemaskan di Kota Minab, Iran



Upacara pemakaman yang penuh dengan duka dan kesedihan berlangsung di kota Minab, Iran selatan. Para pelajar dan staf sekolah yang meninggal dalam serangan yang menargetkan sebuah sekolah khusus untuk perempuan menjadi korban dari insiden ini. Pemerintah Iran menyebut serangan tersebut sebagai tindakan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap tempat pendidikan tersebut.

Menurut laporan pejabat Iran, lebih dari 160 orang tewas ketika sekolah itu dihantam serangan pada hari Sabtu (28/02). Sekolah tersebut berada dekat salah satu markas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Sampai saat ini, BBC News belum mampu memverifikasi jumlah korban secara independen, karena keterbatasan akses ke lokasi kejadian.

Militer AS mengklaim sedang melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut, sementara militer Israel mengatakan tidak mengetahui adanya operasi di wilayah tersebut. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang siapa sebenarnya yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Upacara Pemakaman yang Mengharukan



Ratusan orang hadir dalam upacara pemakaman yang disiarkan oleh stasiun televisi pemerintah Iran. Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada para korban yang gugur dalam serangan tersebut. Peti-peti jenazah yang ditutupi bendera Republik Islam Iran dibawa oleh truk melewati kerumunan yang penuh dengan rasa duka.

Dalam siaran tersebut, suara latar terdengar dari para ayah dan ibu yang kehilangan anak perempuan mereka. Rasa sakit dan kekecewaan terasa sangat jelas dalam setiap kata yang diucapkan. Banyak yang merasa bahwa kehilangan anak-anak mereka adalah bagian dari konflik yang terus berlangsung antara negara-negara besar.

Beberapa topik yang mungkin menarik minat Anda:
* Apakah negara-negara Teluk akan membalas serangan Iran dan bakal terseret dalam perang?
* Apa yang terjadi jika Iran menutup Selat Hormuz yang menjadi jalur minyak global?
* Ormas-ormas keagamaan di Indonesia kompak kecam serangan AS-Israel ke Iran

Penjelasan dari Pihak Berwenang Iran

Sekolah perempuan itu dihantam oleh tiga rudal pada pagi hari Sabtu (28/02). Lokasi sekolahnya berada sekitar 600 meter dari salah satu markas IRGC. Di Iran, hari kerja berlangsung dari Sabtu hingga Kamis, sedangkan Jumat merupakan hari libur. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah tersebut kemungkinan sedang dipadati para siswi saat serangan terjadi.





Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyebut insiden tersebut sebagai “tindakan biadab” dan “satu lagi lembaran hitam dalam catatan kejahatan tak terhitung yang dilakukan oleh para agresor”. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, juga mengunggah foto di media sosial yang menunjukkan kuburan yang sedang digali untuk 160 orang, dengan komentar:

“Beginilah rupa ‘penyelamatan’ yang dijanjikan oleh Trump dalam kenyataannya.”

BBC telah memverifikasi cuplikan video pasca-ledakan, yang menunjukkan asap membubung dari sebuah gedung saat kerumunan orang berkumpul di dekatnya. Beberapa orang tampak berteriak panik.

Wartawan-wartawan dari berbagai organisasi pemberitaan internasional sering kali ditolak visanya ke Iran. Kondisi ini secara signifikan membatasi proses pengumpulan informasi dan verifikasi peristiwa di sana.

Tanggapan dari Pihak AS

Pada Senin (02/03), BBC bertanya ke Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, apakah gedung sekolah tersebut terkena rudal Amerika?

“AS tidak akan dengan sengaja menargetkan sekolah,” kata Rubio.

“Kami tidak memiliki kepentingan, dan terus terang, tidak ada insentif untuk menargetkan infrastruktur sipil.”

“Saya tidak memiliki detail informasi mengenai apa yang menyebabkan insiden itu, tetapi yang jelas bahwa Amerika Serikat tidak akan menargetkan sekolah,” tambahnya.



Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan di media AS, juru bicara Komando Pusat AS (Centcom) Tim Hawkins mengatakan:

“Kami menanggapi laporan-laporan ini dengan serius.”

“Perlindungan warga sipil adalah hal yang paling utama, dan kami akan terus mengambil semua tindakan pencegahan yang tersedia untuk meminimalkan risiko bahaya yang tidak disengaja,” katanya.

Isu-isu Terkait Konflik

  • Pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, wafat dalam serangan AS dan Israel
  • AS-Israel serang Iran, di mana Rusia dan China?
  • ‘Korban pertama perang ini adalah 40 anak di Minab’ – Respons warga Iran atas serangan AS-Israel
  • ‘Ini bukan Dubai yang kami kenal’ – Kesaksian warga dan para turis saat Iran menyerang Uni Emirat Arab
  • Presiden Prabowo tawarkan jadi juru runding konflik AS-Israel dengan Iran – ‘Sangat tidak realistis’
  • Ayatollah Ali Khamenei wafat, siapa penerusnya dan apa yang mungkin terjadi selanjutnya?
  • Siapa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *