Kasus Kecelakaan di SPBU Bener Masuk Tahap Mediasi
Kasus kecelakaan mobil Honda Mobilio yang menabrak taman SPBU Bener hingga mengenai motor dan operator pada Senin (2/3/2026) kini memasuki tahap mediasi. Proses ini dilakukan untuk mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Seluruh korban dipastikan hanya menjalani rawat jalan, tidak ada yang dirawat inap maupun dalam kondisi kritis. Hal ini disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen, Ipda Zefanya Ardian Premana, yang mewakili Kasatlantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satrio Leksono. Ia menyatakan bahwa kondisi korban secara keseluruhan stabil dan tidak ada yang mengalami cedera parah.
“Semua korban kecelakaan di SPBU Bener tidak ada yang dirawat inap, hanya rawat jalan dan tidak memerlukan opname. Kondisi korban secara keseluruhan stabil dan tidak ada yang kritis,” kata Zefanya, Kamis (5/3/2026).
Proses mediasi saat ini masih berjalan dan surat pernyataan dari pihak-pihak terkait sudah dibuat. Meski demikian, hasil akhir dari proses mediasi belum diketahui secara pasti.
Enam Orang Terluka Akibat Kecelakaan
Sebanyak enam orang terluka karena kecelakaan di SPBU Pertamina Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen pada Senin (2/3/2026). Mobil Honda Mobilio nopol AE-1435-JT menerobos dan menabrak Honda Beat bernopol AD-4557-AWE. Akibatnya, enam orang mengalami luka-luka.
Pengemudi mobilio adalah Rizal Kristina (20), yang membawa penumpang yakni Dicky Alamsyah (29), Anis Purwanto (40), Kisna Deni (29), dan Octavia Putri Ramdhani (24). Mereka adalah warga Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Sementara itu, motor Honda Beat dikemudikan Septian Wisnu Effendi (33), warga Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.
Penjelasan Kasatlantas Polres Sragen
Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirto Satrio Leksono membenarkan kejadian ini. Dia mengatakan, akibat kejadian ini, ada enam orang terluka. Masing-masing lima orang dirawat di RSUD Sragen dan satu orang dirawat di RSI Amal Sehat Sragen.
“Pengemudi mobil mengalami luka lecet bahu kanan dan lutut kaki kanan. Dicky Alamsyah mengalami pusing, lecet dahi kanan, patah tangan kanan, lengan kiri lecet. Anis Purwanto mengalami nyeri pada leher dan perut dan mereka dibawa ke RSUD Sragen, sedangkan Kisna Deni dan Octavia Putri Ramdhani tidak terluka,” ucap dia, Senin (2/3/2026) lalu.
“Sementara itu, Septian Wisnu Effendi mengalami lecet pada bibir bawah dan dagu robek serta dibawa ke RSUD Sragen. Operator SPBU mengalami hematoma kepala kiri dan dirawat di RSI Amal Sehat Sragen,” ungkap dia.
Kronologi Kecelakaan
Kejadian tersebut terjadi pukul 11.15 WIB. “Kecelakaan yang terjadi tadi siang terjadi di depan SPBU Bener, tepatnya di Jalan Raya Sragen–Ngawi, Dukuh Pedakan, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen,” kata Kukuh, Senin (2/3/2026).
Ia mengatakan, kejadian bermula saat mobil Honda Mobilio berjalan dari arah barat ke timur. Sedangkan motor yang dikendarai Septian Wisnu Effendi (33) sedang mengisi BBM pada motornya yang saat itu dilayani operator bernama Sri Rukmini (39), warga Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.
“Mobil itu melaju hingga sampai di lokasi kejadian diduga hilang kendali karena hendak menyalip truk dari kiri, sehingga oleng ke kiri membentur pembatas Taman SPBU hingga terguling dan membentur operator dan pengendara motor sedang mengisi BBM di Dispenser 1 SPBU bener,” kata dia.











