Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Salurkan Bantuan Keuangan Khusus untuk Perangkat Desa
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah menyalurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp3,388 miliar kepada perangkat desa di Kabupaten Polewali Mandar. Dana tersebut diberikan sebagai tambahan penghasilan bagi kepala desa, KAUR, dan Kasi desa yang bertugas di 173 desa yang tersebar di 16 kecamatan.
Program ini merupakan komitmen Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk meningkatkan kesejahteraan aparat desa sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menangani masalah kemiskinan dan stunting. Gubernur menghadiri kegiatan sosialisasi petunjuk teknis (juknis) BKK tambahan penghasilan tersebut di Kantor Bupati Polewali Mandar, Jumat (13/3/2026).
Komitmen Gubernur untuk Kesejahteraan Aparat Desa
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh para perangkat desa dari seluruh wilayah Kabupaten Polewali Mandar. Program BKK memiliki total anggaran sebesar Rp3.388.000.000 yang akan diberikan kepada 173 desa tersebut. Bupati Polewali Mandar Syamsul Mahmud menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Gubernur Sulbar dalam memperhatikan kesejahteraan aparat desa.
Menurutnya, program tambahan penghasilan bagi perangkat desa ini merupakan janji yang telah disampaikan oleh Suhardi Duka sejak masa kampanye. Meski kondisi fiskal daerah masih terbatas, gubernur tetap menunjukkan kepedulian terhadap aparat desa yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat desa.
“Ini komitmen luar biasa dari Pak Gubernur. Sejak masa kampanye beliau sudah menyuarakan program ini. Walaupun situasi fiskal terbatas dan APBD juga terdampak, beliau tetap menunjukkan kepedulian kepada aparat desa yang menjadi ujung tombak pembangunan di daerah,” ujar Syamsul Mahmud.
Ia menambahkan bahwa sebelumnya, program seperti ini belum pernah ada. Namun, Gubernur memahami peran penting kepala desa sebagai pemerintahan terdepan yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh aparat desa agar menjalankan program tersebut sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
“Ini program yang sangat baik. Karena itu harus dikerjakan sesuai juknis dan aturan yang ada. Kita tidak ingin ada persoalan di kemudian hari. Niat baik gubernur ini harus kita jalankan dengan baik agar benar-benar berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Tambahan Penghasilan untuk Perangkat Desa
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menjelaskan bahwa program tambahan penghasilan ini merupakan bentuk komitmennya untuk memperhatikan kesejahteraan aparat desa. Menurutnya, kepala desa dan perangkat desa memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan pemerintahan serta melayani masyarakat, sementara penghasilan yang mereka terima selama ini masih terbatas.
“Kepala desa gajinya kecil, sementara tanggung jawabnya besar. Dana desa juga sekarang mengalami pemotongan. Karena itu, sebagai bentuk komitmen saya, program tambahan penghasilan ini kita hadirkan,” ujar Suhardi Duka.
Ia juga meminta agar persyaratan dalam pelaksanaan program tersebut tidak dibuat terlalu rumit sehingga seluruh desa dapat menjalankannya dengan baik. Menurutnya, yang paling penting adalah data yang digunakan harus benar, terutama terkait data kemiskinan dan stunting.
“Jangan terlalu banyak syarat sehingga ada desa yang kesulitan menjalankan program ini. Yang penting datanya benar, terutama data kemiskinan dan stunting,” jelasnya.
Program ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di Sulawesi Barat. Karena itu, Gubernur menekankan pentingnya sosialisasi petunjuk teknis kepada seluruh aparat desa agar program dapat segera berjalan dengan baik.
“Kalau semua sudah memahami juknis dan syaratnya tidak menyulitkan, maka program ini bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Sinergi antara Pemerintah dan Desa
Di akhir kegiatan, Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa harus terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang lebih maju dan sejahtera.
“Sinergi dan kolaborasi ini harus terus kita jaga demi masyarakat Polman dan Sulawesi Barat yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.









