"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Bintang Akmil 1996 Jadi Jenderal Bintang Tiga

Perjalanan Karier Alumni Akmil 1996 yang Meraih Pangkat Bintang Tiga

Alumni Akademi Militer (Akmil) 1996 kini menjadi sorotan dalam lingkungan TNI. Dalam satu kali mutasi, tiga dari mereka berhasil menembus pangkat Letnan Jenderal atau bintang tiga. Mereka adalah Pangdam Jaya Letjen Deddy Suryadi, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, dan Sekretaris Presiden Letjen Ariyo Windutomo. Proses promosi ini dianggap sebagai bagian dari kebijakan rotasi jabatan di tubuh TNI.

Ariyo Windutomo: Karier yang Cepat di Lingkungan Kementerian Pertahanan

Ariyo Windutomo, yang kini menjabat sebagai Sekretaris Presiden, resmi menyandang pangkat Letnan Jenderal TNI. Sebelumnya, ia berpangkat Mayor Jenderal dan menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Universitas Pertahanan (Unhan). Jabatan tersebut kini diisi oleh Mayjen TNI Agus Prangarso, yang sebelumnya menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Danseskoad).

Penunjukan Ariyo sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) merupakan bagian dari reorganisasi besar-besaran di tubuh TNI. Pemimpin TNI, Agus Subiyanto, mengambil kebijakan untuk merombak 76 perwira tinggi (pati) dalam proses mutasi tersebut.

Karier Ariyo dimulai setelah lulus dari Akmil 1996. Ia kemudian mengisi berbagai posisi strategis di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, seperti Kepala Bagian Kepegawaian Kemhan dan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan. Sebelum naik pangkat menjadi Letjen, ia juga menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Unhan.

Dalam beberapa tahun terakhir, karier Ariyo terbilang melesat cepat. Pada 2022, ia mendapat promosi menjadi Brigadir Jenderal saat menjabat Kepala Biro Umum Setjen Kemhan. Promosi ini didasarkan pada Keputusan Menteri Pertahanan Nomor KEP/1397/M/XI/2022 tertanggal 4 November 2022, serta diperkuat Surat Perintah Sekjen Kemhan Nomor SPRIN/1006/XI/2022 tertanggal 7 November 2022.

Sejak itu, Ariyo tercatat sebagai salah satu alumni Akmil 1996 yang berhasil menembus pangkat Mayjen TNI. Selama kariernya, ia mengemban berbagai posisi penting di Kementerian Pertahanan, mulai dari analis kepegawaian hingga pejabat struktural tingkat tinggi. Ia pernah menjabat Analis Madya pada Biro Kepegawaian Setjen Kemhan hingga Kepala Biro Umum Setjen Kemhan. Pengalamannya semakin lengkap saat bertugas sebagai Kepala Satuan Pengawas di Universitas Pertahanan.

Di luar tugas struktural, Ariyo juga dipercaya memegang peran strategis dalam kegiatan nasional. Ia pernah menjadi Ketua Panitia Parade Senja dan Gala Dinner pada peringatan HUT TNI ke-78 tahun 2023.

Mayjen Lucky Avianto: Lulusan Terbaik dan Karier di Kopassus

Letjen Lucky Avianto adalah salah satu alumni Akmil 1996 yang sukses dalam karier militernya. Ia lahir pada 2 Oktober 1974 di Jakarta dan lulus dari SMA Taruna Nusantara. Lucky Avianto juga merupakan penerima Adhi Makayasa Akmil 1996. Selain itu, ia juga lulusan terbaik Dikreg Seskoad Angkatan 49 tahun 2011, Dikreg 46 Sesko TNI tahun 2019, dan PPSA 24 Lemhannas tahun 2023.

Lucky Avianto memiliki kualifikasi dalam bidang infanteri baret merah. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Kompi Batalyon 23 Grup 2 Kopassus dan Kasi Intel Komando Operasi di NAD. Selain itu, ia juga pernah menjadi Wakil Komandan Batalyon 11 Grup 1 Kopassus, Kaspri Danjen Kopassus, dan Komandan Yonif 400 Raider pada tahun 2012.

Pengalaman kerjanya terus berkembang. Ia pernah menjabat sebagai Asrena Komandan Jenderal Kopassus dan Asops Danjen Kopassus sejak 2017–2018. Selain itu, ia juga pernah menjadi Komandan Grup 1 Para Komando dan Puskodalops Satgas Covid 19 tahun 2020.

Letjen Deddy Suryadi: Karier di Bawah Bimbingan TNI

Letjen Deddy Suryadi adalah salah satu perwira tinggi di lingkungan TNI yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta. Ia resmi menduduki jabatan tersebut sejak 27 Mei 2025, menggantikan Rafael Granada Baay. Perwira tinggi berpangkat Letnan Jenderal ini lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 14 September 1973.

Deddy merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996 dari kecabangan infanteri. Sebagian besar karier militernya ditempa di satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Dalam perjalanan kariernya, Deddy pernah dipercaya mengisi sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai ajudan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada periode 2017 hingga 2019.

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Korem 061/Suryakancana, Komandan Korem 074/Warastratama, hingga Wakil Komandan Jenderal Kopassus. Kariernya terus menanjak ketika dipercaya menjadi Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Komandan Jenderal Kopassus pada 2023.

Setelah memimpin Kopassus, Deddy kemudian dipercaya menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro pada 2024. Setahun kemudian, ia kembali mendapat promosi jabatan menjadi Pangdam Jaya yang mengomandoi wilayah pertahanan strategis di ibu kota negara.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *