Kematian Dewhinta Anggary, Cucu Seniman Legendaris Betawi
Kabar duka kembali mengguncang keluarga besar seniman legendaris Betawi, Mpok Nori. Dewhinta Anggary, cucu almarhum yang dikenal sebagai seorang perempuan muda, ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026). Kejadian ini mengejutkan seluruh pihak terkait, termasuk kerabat dan masyarakat sekitar.
Kondisi Korban yang Mengenaskan
Jenazah Dewhinta ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Ia mengalami luka sayatan yang parah pada bagian leher dan kepala, serta mengeluarkan banyak darah. Pihak keluarga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Cipayung dan Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Menurut informasi yang diperoleh, korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh mantan suaminya sendiri. Pelaku diketahui merupakan warga negara Iran yang tinggal tidak jauh dari kontrakan korban. Hal ini membuat kejadian ini semakin memicu rasa penasaran dan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Kronologi Penemuan Jasad
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, ibu dan adik korban datang ke kontrakan dengan maksud membangunkan Dewhinta untuk berangkat bekerja. Namun, mereka merasa curiga karena pintu rumah terkunci rapat dari dalam dan tidak ada respon dari korban.
Adik korban akhirnya memutuskan masuk melalui jendela yang tidak terkunci. Di dalam, ia menemukan kakaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala dan leher.
“Di situ kakak sudah terkapar,” ujar Sania Destiani, kerabat korban.
Penangkapan Pelaku
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara kepolisian, pelaku mengarah pada mantan suami korban yang berinisial FD (35), seorang warga negara Iran. Diketahui bahwa keduanya baru saja berpisah sekitar satu bulan yang lalu atas permintaan FD.
Menurut Sania, pelaku sempat datang ke rumah korban untuk meminjam sepeda motor. Sehari sebelum korban ditemukan tewas, FD juga beberapa kali terlihat di sekitar lokasi rumah korban oleh sejumlah saksi.
FD berhasil diringkus oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB. Ia ditangkap saat mencoba melarikan diri melalui ruas jalan tol ke arah Merak. Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa saat ini pelaku telah diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan mendalam.
Sosok WNA Iran Terduga Pembunuhan
Sosok di balik kematian Dewhinta Anggary, cucu dari seniman legendaris Betawi, almarhumah Mpok Nori, mengarah kuat pada mantan suami korban. Terduga pelaku yang merupakan mantan suami siri korban adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial FD (35).
Dewhinta ditemukan pertama kali oleh ibu dan adiknya di kontrakan di Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu, (21/3/2026) tepat di hari lebaran sekira pukul 03.00 wib dini hari. Kerabat korban, Sania Destiani (16) menuturkan bahwa korban sudah berpisah dengan FD sebulan lalu.
Antara pelaku dan korban sebelumnya saling mengenal saat Dewhinta tinggal di Malaysia beberapa tahun lalu. “Dia (pelaku) belum KTP Indonesia, bisa bahasa Indonesia sedikit doang. Biasanya kalau ngomong lebih sering pakai bahasa Inggris. Kalau pekerjaan dia apa saya kurang tahu,” tutur Sania.
Meski sudah tidak lagi berstatus suami-istri, FD diketahui masih tinggal di lingkungan yang sama dengan korban. Ia mengontrak sebuah rumah yang lokasinya tidak berjauhan dari kediaman Dewhinta di kawasan Cipayung.











