Harga Tiket Piala Dunia 2026 yang Mengundang Protes
Harga tiket Piala Dunia 2026 yang diumumkan oleh FIFA menimbulkan reaksi keras dari para penggemar sepak bola. Sejumlah penggemar menyebut harga tiket yang ditetapkan sebagai tidak masuk akal dan terlalu mahal, bahkan hingga mencapai angka ratusan juta rupiah.
Tiket untuk pertandingan final Piala Dunia 2026 dijual dengan harga tertinggi lebih dari 10.000 dolar AS (sekitar Rp170 juta) melalui penjualan terbuka. Final akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, pada tanggal 19 Juli mendatang. Stadion ini memiliki kapasitas sebesar 82.500 kursi penonton, menjadikannya salah satu stadion sepak bola terbesar di Amerika Serikat.
Pada hari Rabu kemarin, FIFA kembali membuka penjualan tiket untuk pertandingan final. Namun, banyak pengguna yang mengalami kendala dalam proses pembelian. Menurut Dale Johnson dari BBC Sport, yang bergabung dalam antrean virtual, ia hanya mendapatkan pesan kesalahan saat mencoba membeli tiket. FIFA mematok harga 10.990 dolar AS untuk tiket termahal yang tersedia, yang dianggap sebagai tiket masuk umum termahal untuk pertandingan sepak bola.
ESPN mencatat bahwa harga tiket Kategori 2 dinaikkan hingga maksimal 7.380 dolar AS, sedangkan tiket Kategori 3 hingga maksimal 5.785 dolar AS. Hal ini membuat banyak penggemar merasa tidak puas.
Seorang penggemar menulis: “Seluruh pengalaman (membeli tiket) adalah bencana.” Ia menambahkan, “Mengantre selama 9,5 jam hanya untuk tidak bisa membeli tiket pertandingan yang tersisa. Harganya benar-benar memalukan.”
Penggemar lain berkata: “Seharusnya ini acara yang patut dirayakan, ini hanya keserakahan.” Sementara penggemar ketiga berujar dengan marah: “Astaga, sungguh memalukan.”
Penetapan Harga yang Tidak Masuk Akal
Dalam sebuah pernyataan, Asosiasi Pendukung Sepak Bola menyampaikan kekecewaannya terhadap penetapan harga tiket FIFA. Mereka menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 merupakan yang termahal dalam sejarah bagi pendukung yang melakukan perjalanan, mulai dari tiket pertandingan hingga perjalanan dan akomodasi.
“Masalah ini bukan hanya bagi penggemar Inggris, tetapi juga bagi penggemar di seluruh dunia,” kata mereka. “Penetapan harga tiket FIFA yang tidak masuk akal dan kebijakan yang tidak transparan telah menyebabkan banyak penggemar menyimpulkan bahwa mereka tidak mampu untuk menghadiri acara sepak bola global terbesar ini.”
Tanggapan FIFA
FIFA memberikan penjelasan tentang sistem penetapan harga dinamis yang berlaku di Amerika Serikat. Dalam wawancara dengan media AS CNBC pada bulan Maret, presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa harga tiket dapat meningkat atau menurun tergantung permintaan.
“Dalam empat minggu, kami menerima permintaan untuk penyelenggaraan Piala Dunia selama seribu tahun,” katanya. “Kami telah menerima permintaan tiket dari lebih dari 200 negara di seluruh dunia.”
“Semua orang ingin menjadi bagian dari sesuatu yang istimewa. Harganya sudah ditetapkan, tetapi khususnya di AS ada yang namanya penetapan harga dinamis, artinya harga akan naik atau turun.”
“Itu bagian dari pasar yang kita geluti. Harga untuk beberapa pertandingan akan naik. Itu bukan masalah dalam artian permintaannya ada. Harga adalah konsekuensi dari itu.”
Reaksi Penggemar
Banyak penggemar sepak bola mengkritik langkah FIFA yang dianggap terlalu ambil untung. Mereka merasa bahwa harga tiket yang terlalu tinggi menghalangi akses bagi para penggemar biasa, sehingga mengurangi semangat untuk menyaksikan pertandingan besar seperti Piala Dunia.











