Penyanyi Pinkan Mambo Ditertibkan Saat Mengamen di Pinggir Jalan
Penyanyi ternama, Pinkan Mambo, kembali menjadi sorotan setelah aksinya bernyanyi di pinggir jalan sambil melakukan siaran langsung (live) di TikTok ditertibkan oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub). Kejadian ini terjadi pada Kamis (2/4/2026), dan dianggap melanggar aturan penggunaan ruang jalan serta mengganggu ketertiban umum.
Petugas Dishub, Anjaya, menjelaskan bahwa lokasi yang digunakan oleh Pinkan Mambo tidak diperuntukkan untuk aktivitas seperti mengamen. Ia menegaskan bahwa area tersebut adalah wilayah khusus bagi pedagang, bukan tempat untuk tampil atau live streaming.
Pinkan Mambo dan suaminya, Arya Khan, tampil energik di bawah terik matahari sambil menyanyikan lagu-lagu dengan penuh semangat. Selain berharap dari saweran pengguna jalan, ia juga membuka siaran langsung di TikTok, menantikan dukungan dari para penonton daring.
Namun, aksi mereka akhirnya diusir oleh petugas Dishub karena dinilai melanggar aturan penggunaan ruang jalan. Menurut Anjaya, kegiatan tersebut bisa membahayakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
“Kalau bisa saya mau pindahin ke pos, kalau pas itu kan keamanan enggak jadi soal,” ujar Anjaya. Ia juga menekankan bahwa prioritas utama petugas adalah menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
Lebih lanjut, Anjaya mengungkapkan bahwa kegiatan seperti mengamen di jalan seharusnya memiliki izin resmi, bukan hanya sekadar izin lisan. “Kalau soal (Pinkan Mambo) izin (ngamen di jalan), dia nggak pakai surat-surat, cuma izin aja anggota (Dishub),” tambahnya.
Alasan Pinkan Mambo Mengamen di Pinggir Jalan
Setelah ditertibkan oleh Dishub, Pinkan Mambo dan Arya Khan memilih pergi ke tempat lain. Dalam wawancara dengan awak media, Pinkan mengaku melakukan aksi ngamen di jalan karena harus memenuhi kebutuhan anaknya. “Aku habis kerja, habis cari uang buat beli susu anak,” katanya dalam tayangan Intens Investigasi.
Penghasilan Pinkan Mambo dari aktivitas ngamen di pinggir jalan tergolong lumayan banyak, meskipun tidak stabil. “Kalau dibanding orang yang gajinya UMR pasti kitanya jauh dibanding itu.” Ia menjelaskan bahwa pendapatannya bisa bervariasi, mulai dari Rp2 juta hingga Rp40 juta, tergantung situasi dan jumlah penonton.
“Intinya besar gajinya, tapi besarnya ini relatif ya, bisa kadang-kadang cuma Rp2 juta, Rp3 juta, bisa Rp10 juta, bisa 20, 30, 40 juta, jadi kadang-kadang sepi kayak warung lah ya,” kata Pinkan.
Meski demikian, Pinkan tetap bersyukur dengan apa pun hasil yang ia dapatkan. “Kadang-kadang sepi, kadang-kadang naik ya. Kadang kita sudah capek juga cuma 1 juta doang gitu. Itu juga pernah gitu loh. Jadi ya disyukuri aja gitu,” ucapnya.
Selain alasan finansial, Pinkan juga mengungkapkan bahwa ia melakukan aksi ngamen di pinggir jalan karena ingin mencoba suasana baru. “Aku ya pokoknya intinya jawabannya itu kenapa live di jalan karena aku udah bosan nyanyi di panggung,” katanya.
Sebelumnya, Pinkan sempat viral karena berjualan donat. Kini, ia kembali menyapa publik dengan bernyanyi di ruang terbuka. Menggunakan speaker sederhana, Pinkan tampak tampil di tepi jalan sambil menyiapkan kardus sebagai wadah saweran dari warga yang melintas.











