Kecelakaan Akibat Pengejaran Pelaku Jambret di Musi Rawas
Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Musi Rawas mengalami luka parah setelah terjatuh saat mengejar pelaku jambret. Kejadian ini berawal dari aksi penjambretan yang dilakukan dua orang tak dikenal, sehingga memicu kejar-kejaran dan akhirnya kecelakaan.
Peristiwa Terjadi Saat Pagi Hari
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 18.15 WIB di Jalan Soekarno, Kecamatan Megang Sakti, Desa Megang Sakti II, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Korban bernama Sumiah, seorang ibu rumah tangga, menjadi korban penjambretan oleh dua pria tak dikenal yang menggunakan motor Honda Beat warna hitam.
Korban bersama temannya, Suprihatin, sedang dalam perjalanan pulang dari Kecamatan Purwodadi menuju Kecamatan Megang Sakti. Di tengah perjalanan, mereka dipepet oleh dua pelaku. Karena motor korban melaju dengan kecepatan rendah, pelaku dengan mudah mengambil dompet dan handphone milik korban yang berada di dashboard sebelah kiri motor.
Aksi Kecelakaan dan Luka Parah
Melihat kejadian itu, korban kaget dan langsung mengejar pelaku. Namun, karena kecepatan tinggi, temannya merasa takut dan meminta untuk diturunkan. Korban pun menurunkan temannya tepat di depan Tugu Motong, kemudian melanjutkan pengejaran ke arah Proyek Mataram.
Sayangnya, saat mengejar pelaku, korban tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Hal ini disebabkan oleh kondisi jalan yang tidak rata serta adanya gundukan semen. Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka serius di bagian wajah.
Kerugian Materi dan Pengajuan Laporan
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp3,5 juta. Kerugian ini terdiri dari satu unit handphone merek Vivo warna hitam senilai Rp2 juta dan uang tunai sebesar Rp1,5 juta.
Setelah kejadian, suami korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Megang Sakti agar diproses sesuai hukum yang berlaku. Laporan korban tertuang dalam laporan polisi nomor: LP/B/6/IV/2026/SPKT/Polsek Megang Sakti/Polres Mura/Polda Sumsel, tanggal 8 April 2026.
Penanganan Oleh Pihak Berwajib
Kanit Reskrim Polsek Megang Sakti, IPDA Novra Robialda, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan. Proses penyelidikan meliputi pengambilan keterangan saksi-saksi, olah TKP, dan pencarian para pelaku yang masih dalam proses pengejaran.
Korban dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka berat di bagian wajah dan harus menjalani perawatan intensif.
Kondisi Terkini Korban
Saat ini, korban masih dalam kondisi kritis dan belum bisa diberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kesehatannya. Keluarga korban berharap pihak berwajib dapat segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan.
Kesimpulan
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindakan kriminal seperti penjambretan. Selain itu, pentingnya kesadaran diri dalam menghadapi situasi darurat, seperti kecelakaan akibat pengejaran pelaku. Dengan adanya laporan resmi dan tindakan cepat dari pihak berwajib, diharapkan kasus ini dapat segera terselesaikan.









