"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Nasib Timnas Indonesia vs Bulgaria ditentukan dalam 10 menit pertama, kata John Herdman

Nasib Timnas Indonesia Ditentukan di 10 Menit Awal

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan bahwa nasib tim akan ditentukan pada 10 menit awal saat menghadapi Bulgaria. Menurutnya, pertandingan akan berjalan sengit sejak awal dan harus dihadapi dengan baik.

Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria setelah sukses mengalahkan Saint Kitts dan Nevis. Laga ini merupakan bagian dari final FIFA Series 2026. Skuad Garuda akan bertemu dengan tim berjuluk The Lions di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3/2026).

Herdman menjelaskan bahwa duel melawan Saint Kitts dan Bulgaria memiliki pendekatan yang berbeda. Menurutnya, mereka harus lebih fokus sejak menit awal dan berjuang untuk mendapatkan skor.

Kondisi tidak akan mudah saat tim berjuluk The Lions bisa mencetak gol lebih dahulu. Mereka sadar pertandingan akan berjalan sengit sejak awal dan ini harus dihadapi dengan baik.

“Kalau kami memulai dengan lambat seperti saat melawan Saint Kitts, kami bisa dihukum,” ujarnya. “Melawan tim seperti Bulgaria, kalau mereka unggul lebih dulu, mereka tahu bagaimana menutup pertandingan.”

Pelatih berusia 50 tahun ini melihat menit-menit awal akan sangat menentukan hasil. Dia ingin skuad Garuda bisa langsung menekan dan bermain dengan kepercayaan diri tinggi. Ini sangat penting karena mereka cukup optimis bisa mendapatkan kemenangan dari laga melawan Bulgaria.

“Karena itu, kami harus tampil sangat profesional terutama di 10-15 menit awal. Lalu membiarkan atmosfer, dukungan suporter, kepercayaan diri, dan semangat tim menyatu,” terangnya.

Persiapan Jelang Pertandingan

Terkait persiapan, Herdman sudah memberikan waktu istirahat untuk semua pemain. Menurutnya, ini perlu untuk mengembalikan kebugaran dan mental pemain di tengah jadwal yang padat. Mereka juga sudah membahas rencana untuk laga malam nanti dan timnas bersemangat untuk bisa mendapatkan kemenangan.

“Kemarin para pemain juga mendapat sedikit waktu untuk diri mereka sendiri, itu penting. Hari ini kami bekerja keras, melakukan beberapa pertemuan taktik dan juga pembahasan terkait budaya tim. Saya rasa kami sudah siap,” tutup Herdman.

John Herdman, Si Jago Taktik

Bek timnas Indonesia, Kevin Diks, menilai John Herdman memiliki keunggulan di bidang taktikal. Herdman sukses mencatatkan debut manis dengan mengalahkan Saint Kitts dan Nevis pada ajang FIFA Series 2026 jumat lalu. Dengan permainan yang padu, timnas meraih kemenangan dengan skor 4-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Tantangan selanjutnya adalah melawan Bulgaria pada Senin malam nanti di laga final. Skuad Garuda akan kembali mendapatkan ujian berat dan mantan pelatih timnas Kanada tersebut dituntut untuk bisa mencari solusi.

Kevin menjelaskan semua pemain sadar untuk segera memahami keinginan Herdman. Waktu yang pendek membuat persiapan tim menjadi terbatas untuk FIFA Series ini. Namun, dia menilai pelatih baru timnas tersebut langsung bergerak cepat dan mencoba dekat dengan semua pemain.

“Menurut saya kami beradaptasi dengan sangat cepat. Apa yang dia inginkan sangat jelas. Dia tidak baru mulai minggu ini saja, sejak ditunjuk sebagai pelatih, dia sudah menghubungi banyak pemain, mungkin lebih dari 40 pemain,” kata Kevin Diks, dikutip dari BolaSport.

Pemain asal Borussia Monchengladbach ini melanjutkan, pelatih berusia 50 tahun menunjukkan dedikasi yang besar untuk skuad Garuda. Dia juga sosok yang bisa menjelaskan dengan baik rencana timnas dan ini tentu penting bagi pemain.

Sejauh ini program persiapan yang dirancang juga berjalan sesuai kebutuhan termasuk untuk mengembalikan kebugaran pemain. “Itu menunjukkan seperti apa sosoknya dan bagaimana dia mempersiapkan kami untuk periode ke depan. Bahkan sebelum berkumpul, dia sudah menunjukkan banyak hal yang diharapkan dari kami.”

“Persiapan adalah kunci untuk mencapai tujuan, dan menurut saya dia melakukannya dengan sangat baik. Semua itu sangat positif,” lanjutnya.

Dibandingkan pelatih lain, Kevin menyadari Herdman cukup detail dalam menyampaikan taktik. Tentunya, perbandingan terdekat adalah saat timnas masih dipimpin oleh Patrick Kluivert. Selain itu, dia juga mengerti kemampuan pemainnya dan coba memanfaatkan hal tersebut dengan baik.

Ini yang menjadi kekuatan utama dan skuad Garuda bisa lebih nyaman karena bermain di posisi terbaiknya. “Setiap pelatih tentu berbeda. Saya rasa pelatih sekarang sangat detail dan kuat secara taktik. Dia menuntut banyak dari kami, tapi juga tahu apa yang diharapkan dari setiap pemain. Kami jadi lebih solid karena dia menempatkan setiap pemain sesuai dengan kekuatannya. Itu sangat penting,” tutupnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *