"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

UB Malang Siapkan 1.540 Komputer untuk UTBK 2026, Perketat Pengawasan

Persiapan Menyeluruh untuk UTBK SNBT 2026 di Universitas Brawijaya

Universitas Brawijaya (UB) tengah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Dalam persiapan ini, UB telah menyiapkan sebanyak 1.540 komputer dan 67 ruang ujian yang akan digunakan selama pelaksanaan UTBK.

Uji coba sistem juga telah dilakukan secara menyeluruh. Uji coba ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi dilakukan untuk memastikan stabilitas server pusat, kesiapan perangkat, serta alur teknis seperti pengaturan waktu ujian dan verifikasi Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU) di 17 lokasi berbeda.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UB, Prof Imam Santoso, menegaskan bahwa aspek integritas menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan UTBK tahun ini. “Kami memastikan seluruh ruang ujian benar-benar steril, baik dari sisi perangkat maupun lingkungan. Ini penting untuk menjaga integritas seleksi,” ujarnya.

Salah satu hal yang menjadi fokus utama adalah penguatan sistem pengawasan. UB mengombinasikan pengawasan langsung oleh petugas dengan dukungan teknologi guna mencegah potensi kecurangan yang semakin canggih, terutama yang berbasis digital. Prof Imam menekankan bahwa perkembangan teknologi memaksa perguruan tinggi untuk terus beradaptasi agar seleksi tetap kredibel.

  • Pengawasan yang diperkuat mencakup penggunaan teknologi canggih seperti CCTV dan sistem pemantauan real-time.
  • Petugas pengawas juga dilatih untuk mengenali tindakan tidak wajar selama ujian berlangsung.
  • Teknologi pendukung seperti sistem deteksi kecurangan digital dipasang di setiap ruang ujian.

Selain itu, UB juga menyiapkan berbagai langkah mitigasi risiko. Salah satunya adalah menyediakan genset di setiap lokasi ujian untuk mengantisipasi gangguan listrik. Sistem jaringan dan perangkat komputer telah diuji berkala demi memastikan kelancaran saat digunakan ribuan peserta secara bersamaan.

  • Genset disiapkan sebagai antisipasi jika terjadi pemadaman listrik.
  • Jaringan internet dan server diuji secara berkala untuk memastikan koneksi stabil.
  • Perangkat komputer diuji untuk memastikan ketahanan terhadap beban besar.

Dari sisi sumber daya manusia, persiapan juga dilakukan secara masif. Total 88 teknisi ruang dan 88 pengawas disiagakan di setiap sesi ujian. UB juga menugaskan 17 Penanggung Jawab Lokasi (PJL), 17 Penanggung Jawab Teknologi Informasi (PJTI), serta 17 admin IT untuk memastikan operasional berjalan tanpa kendala.

Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. UB telah menyiapkan 67 ruang ujian dengan dukungan 1.540 unit komputer yang tersebar di berbagai titik kampus.

Tahun ini, UB membuka 5.833 kuota melalui jalur SNBT serta 9.209 kursi melalui jalur mandiri. Tingginya jumlah kursi ini sejalan dengan animo pendaftar yang terus meningkat setiap tahun.

  • Kuota SNBT mencakup berbagai program studi unggulan UB.
  • Jalur mandiri menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin bergabung melalui proses seleksi sendiri.
  • Animasi pendaftar yang tinggi menunjukkan minat besar terhadap pendidikan di UB.

“Dengan jumlah pendaftar yang besar, tentu seleksi akan semakin ketat,” kata Prof Imam. “Kami memastikan bahwa mahasiswa yang diterima adalah mereka yang memiliki kapasitas akademik terbaik,” tambahnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *