Penyelidikan Kematian Selebgram Lula Lahfah
Penyelidikan terhadap kematian selebgram Lula Lahfah telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Berdasarkan hasil penyelidikan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau upaya melawan hukum dalam kasus ini. Namun, penyebab pasti kematian korban masih belum bisa dijelaskan karena keluarga menolak proses autopsi.
Pada hari Jumat, 23 Januari 2026, Lula Lahfah ditemukan meninggal di kamar apartemennya di Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Ditemukan juga tabung Whip Pink dan obat-obatan di lokasi kejadian. Polisi memutarkan sejumlah rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aktivitas Lula Lahfah sebelum ia meninggal.
Rekaman CCTV menunjukkan bahwa Lula bersama rekanannya berinisial VA keluar dari apartemen menggunakan lift. Setelah itu, Lula dan VA terlihat masuk ke sebuah kafe di Jakarta Selatan. Mereka kemudian kembali ke apartemen menggunakan kendaraan pribadi.
Kemudian, terlihat sosok lain berinisial C turun dari lantai tersebut menuju area basement. Pihak kepolisian juga menemukan bukti bahwa korban sempat menjalani pengobatan di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan pada hari yang sama. Rekam medis dan bukti pembayaran rumah sakit menjadi salah satu bukti dalam penyelidikan.
Selain itu, asisten rumah tangga (ART) korban berinisial A terekam CCTV turun ke lobi untuk mengambil sebuah titipan. Bungkusan tersebut kemudian dibawa ke atas dan diletakkan di dalam unit. Setelah itu, Lula dan saksi C kembali ke apartemen.
Pada hari kejadian, Lula tidak melakukan aktivitas rutin seperti berolahraga pagi. Hal ini membuat asisten rumah tangganya curiga. A mencoba mengecek ke unit apartemen, tetapi tidak mendapatkan respon dari dalam. Akhirnya, sekuriti bersama tim engineering apartemen membuka paksa unit Lula sekira pukul 17.47 WIB. Di dalam, Lula Lahfah ditemukan sudah dalam kondisi kaku dan tidak bernyawa di unit yang terkunci dari dalam.
Reza Arap Datang dengan Jaket Hoodie
CCTV kembali merekam kedatangan VA dan C ke unit apartemen, hingga akhirnya menghubungi Reza Arap selaku pacar Lula. Reza Arap datang mengenakan jaket hoodie, topi hingga masker dengan tertunduk lesu. Ia tiba menaiki lift tersebut sekira pukul 19.21 WIB.
Salah satu saksi mencoba untuk menghubungi pacar dari Saudari LL dan menginfokan bahwa kondisi terakhir apa yang terjadi di unit kamar apartemen. Saat itu, Reza Arap tiba bersama tim dokter yang dihubungi asisten Reza berinisial C untuk mengecek kondisi pacarnya tersebut.
Oleh karena itu, di CCTV yang sama di lift terlihat saudara RA pacar dari saudari LL di sini sudah hadir bersama dengan tim dokter dari saudari C yang mencoba untuk menghubungi dokter kenalan dari saudari C. Setelah dipastikan Lula Lahfah meninggal dunia, kamera CCTV di lift barang ditunjukkan.
Di sana, terlihat dua orang membawa kantong jenazah berwarna orange menggunakan tempat tidur yang didorong memasuki lift barang sekira pukul 21.20 WIB. Reza Arap terlihat terus menunduk sambil melihat telepon genggamnya sampai akhirnya masuk ke dalam lift dengan kondisi lemas di samping kantong jenazah Lula Lahfah.
Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke RS Fatmawati. Keterangan rumah sakit menyebut korban meninggal akibat kehabisan napas dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Penyebab Kematian Belum Terjawab
Meskipun penyelidikan telah dilakukan, penyebab pasti kematian Lula Lahfah masih belum bisa dijelaskan. Pihak kepolisian tidak bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya Lula Lahfah lantaran pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi. Alasan pihak keluarga tidak menginginkan jenazah Lula diautopsi lantaran tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh Lula.
Polisi akan mendalami asal usul dari mana Whip Pink yang ditemukan di apartemen, TKP Lula Lahfah meninggal. Diketahui, dalam hal ini, menemukan satu buah tabung whip pink berukuran 2.050 gram dalam keadaan kosong. Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan terkait asal usul tabung tersebut.












